5 Cara Paling Efektif Dalam Mendapatkan Nice Market - IDS Digital College

5 Cara Paling Efektif Dalam Mendapatkan Nice Market

Niche market memang penting dalam dunia bisnis, termasuk pula bisnis online. Secara umum niche market bisa diartikan sebagai kelompok konsumen yang memiliki ketertarikan produk namun produk tersebut memiliki spesifikasi khusus. Tujuannya memang untuk menangkap sebagian kecil calon konsumen di pasaran.

Namun, kamu jangan salah meski sasarannya hanya sebagian calon pembeli khusus namun keuntungan yang didapat cukup tinggi. Kamu pun lebih bisa menguasai pasar sebab pesaingnya cenderung tidak banyak. Contohnya saja, di Indonesia memang banyak perusahaan penyedia layanan hosting. Namun, tidak semua sama dan memiliki perbedaan yang mendasar. Terutama dari segi pelayanan yang diberikan, harga serta Service Level Agreement (SLA) atau jaminan yang diberikan ketika kamu menggunakan layanan tersebut.

Perbedaan niche market dan mass market

Dalam dunia pemasaran produk bisnis memang dikenal dua konsep yakni niche market dan mass market. Perbedaan utamanya adalah terletak pada besar kecilnya target pasarnya. Mass market memiliki kecenderungan target pasar yang cukup luas. Sementara untuk niche market sasarannya lebih spesifik atau khusus. Seperti namanya, fokusnya pun lebih kecil sehingga lebih mudah melakukan segmentasi pasar.

Berbeda halnya dengan niche market, mass market juga memiliki kecenderungan abai terhadap segmentasi pasar. Dalam mass market konsumen sifatnya heterogen dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Sehingga terkadang kesulitan menemukan konsumen yang loyal. Selain heterogen, kompetitornya pun juga semakin banyak. Sedangkan untuk niche market lebih tersegmentasi dengan baik.

Mengapa harus memilih niche market?

Niche market memiliki banyak manfaat bagi kelangsungan bisnis online yang sedang kamu jalani. Tidak hanya mengenai pendapatan saja, tetapi juga aspek lainnya. Dalam bukunya yang berjudul ‘How to Start an Online Business: Create a Business Around Your Lifestyle’, Emilie Pelletier menyebutkan setidaknya ada empat hal yang menjadi alasan mengapa kamu perlu memilih niche market. Berikut di antaranya.

  • Peluang pendapatan yang tinggi

Kamu pasti sudah mengetahui tren yang terjadi di masyarakat bukan? Masyarakat cenderung memilih produk yang saat itu sedang tren atau hits. Produk seperti ini memiliki permintaan yang lebih tinggi, dan memiliki kecenderungan harga yang lebih mahal. Bila kamu menentukan bisnis online yang sedang hits maka, bukan tidak mungkin pesanan produk akan semakin tinggi. Dengan demikian peluang untuk mendapatkan pendapatan atau hasil yang lebih besar semakin terbuka lebar.

  • Lebih menikmati pekerjaan

Niche market juga memberikan kamu keleluasaan menjalankan bisnis online sesuai dengan minat dan kemampuan atau dalam bahasa kekinian adalah passion. Jika kamu menekuni bisnis dengan mendasarkan pada passion, akan lebih mudah dalam menentukan tipe-tipe pembeli ideal dan mana pasar yang berpotensi mendapatkan pendapatan tinggi. Hasil seperti inilah yang akan membuatmu lebih menikmati pekerjaan yang dijalani.

  • Memasarkan produk dengan mudah

Memilih niche market adalah pilihan yang tepat. Sebab kamu akan mengetahui apa yang calon konsumen butuhkan. Termasuk pertimbangan apa sajakah yang ada di benak pembeli sebelum memilih barang dari produkmu dan sebagainya. Di situlah kamu bisa menerapkan strategi pemasaran dan juga strategi menggunakan bahasa komunikasi yang tepat ketika menawarkan produk tersebut.

  • Kamu bisa makin dikenal

Selain keuntungan yang besar dan potensi penghasilan tinggi, adanya niche market juga membuka peluang kamu untuk dikenal luas banyak orang. Kita bisa ambil contoh Bob Sadino, meski telah tiada namanya dikenal sebagai pelopor agrobisnis yang sukses di tanah air. 

Kisahnya menginspirasi banyak orang untuk melakukan agrobisnis yang sebelumnya dipandang sebelah mata. Kini, banyak bermunculan wirausahawan baru dalam agrobisnis dan menjualnya secara online. Tentu ini sebuah inovasi dalam bisnis  produk pertanian di Indonesia khususnya.

Untuk mendapakan niche market anda memerlukan cara berikut ini.

1. Lakukan Pencarian Jati Diri

Jika Anda tidak terlalu peduli dan menyukai pekerjaan yang akan Anda lakukan, kemungkinan besar Anda tidak akan berhasil. Menjadi pengusaha akan sering menghadapi pasang surut bisnis, dan satu-satunya cara untuk melewati masa-masa itu adalah dengan memiliki kepedulian atau hasrat untuk pekerjaan tersebut.

Niche Anda harus muncul secara alami dan sesuai dengan tujuan, minat, dan nilai-nilai Anda. Untuk membantu Anda, cobalah tanyakan pertanyaan di bawah ini kepada diri Anda sendiri:

  • Keterampilan khusus apa yang saya miliki?
  • Apa yang akan saya lakukan bahkan ketika saya tidak dibayar untuk melakukan itu?
  • Apa aktivitas yang membuat saya senang melakukannya hingga sering lupa waktu?
  • Apakah ada masalah yang ingin saya selesaikan baik untuk diri sendiri maupun orang lain?
  • Jika saya memiliki semua waktu dan uang di dunia, dan saya tahu saya tidak akan gagal, apa yang akan saya lakukan?

Kunci untuk menemukan niche market yang ideal adalah mengidentifikasi diri Anda sendiri, apa kegiatan yang Anda sukai, dan apa yang Anda kuasai.

2. Survei Target Pasar Anda

Setelah Anda memiliki ide awal untuk sebuah niche market, lakukan survei pada target pasar Anda untuk mengidentifikasi masalah yang mereka hadapi. Bergabunglah ke dalam komunitas online, menjadi bagian dari mereka, dan Anda akan mengetahui masalah target pasar Anda dengan lebih detail. Tawarkan bantuan kepada mereka, dan mulailah menguji coba produk Anda.

3. Pelajari Kompetitor Anda

Tidak peduli niche market mana yang akan Anda targetkan, Anda harus mengidentifikasi kompetitor Anda yang paling potensial. Anda dapat melakukan ini dengan menggunakan Google Keyword Planner untuk mencari tahu keyword apa yang digunakan oleh audiens Anda. Jika Anda berhasil menemukan keyword yang potensial dengan sedikit kompetisi, ini adalah kesempatan emas bagi Anda untuk masuk ke pasar tersebut.

Pelajari bagaimana pesan pemasaran dari kompetitor Anda, lihatlah konten mereka dan ukur seberapa bernilai konten tersebut?

4. Hitung Potensi Keuntungan Anda

Setelah Anda memiliki seluruh data yang diperlukan, mulai dari siapa konsumen Anda hingga kompetitor Anda, kini saatnya Anda untuk memproyeksikan potensi keuntungan yang dapat diperoleh dari niche pasar tersebut.

5. Mencari Keyword

Cara yang paling sederhana adalah mencari tahu berapa banyak pencarian untuk keyword yang Anda targetkan. Keyword yang memiliki volume pencarian setidaknya 10.000 per bulan dapat menjadi indikator yang bagus.

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat