Impact Virus Covid-19 Terhadap Development Game-game Besar - IDS Digital College

Impact Virus Covid-19 Terhadap Development Game-game Besar

Covid-19 berhasil mengguncang dunia sejak awal tahun 2020. Virus yang disebut berasal dari Kota Wuhan ini menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Berdasarkan update tanggal 05 April 2020, 2019 negara terdampak virus corona. Lebih dari satu juta kasus terkonfirmasi dengan angka kematian mencapai 58.620. Tak hanya kematian manusia, berbagai industri juga ikut terjun payung dan tidak bisa bekerja optimal seperti biasa. Seperti industri perfilman, musik, dan masih banyak lainnya.

Industri game di dunia juga ikut terimbas akibat merajalelanya virus corona. Meski tak secara langsung seperti dunia hiburan, tetap saja banyak pelaku beserta pengembang game yang cukup terkejut dengan dampak virus corona. Seperti di bawah ini.

Trafik Website Game Meningkat

Penyebaran virus corona yang tidak terkendali membuat pemerintah mengeluarkan keputusan untuk mengurangi pertemuan intens dengan orang di luar rumah. Istilahnya social distancing demi mengurangi angka penyebaran. Perusahaan yang bergerak di industri game pun ikut mengeluarkan kebijakan bagi karyawannya untuk bekerja dari rumah atau work from home. Hal tersebut tentu saja demi keselamatan dan kesehatan karyawannya.

Namun, beberapa perusahaan yang menerapkan sistem WFH kepada karyawannya menilai kurang efektif. Pasalnya proyek pembuatan game membutuhkan koordinasi semua divisi secara langsung. Pun adanya aplikasi yang membantu WFH, hal tersebut tidak cukup mendorong kinerja seperti biasanya.

Kendati dampak virus corona mengurangi aktivitas pengembang dan pelaku game bekerja, tak dipungkiri jika trafik website game meningkat tajam selama penerapan kebijakan social distancing. Penggunaan game selama jam sibuk naik hingga 75%. Lalu lintas penggunaan web juga naik 20%, sementara video mencapai 12 persen. Banyaknya orang yang berdiam diri di rumah dan berkurangnya hiburan membuat mereka beralih ke game. Sayangnya persentase tersebut tidak dapat diketahui fluktuasinya dari minggu ke minggu.(Laporan Verizon).

Rilis Game Tertunda

Dampak virus corona terhadap development game-game besar tidak hanya mengganggu aktivitas bekerja sehari-hari. Namun, terpaksa banyak perilisan game yang ditunda karena dapat memicu penyebaran virus lebih banyak. Beberapa game yang mengalami penundaan. Salah satunya The Outer Worlds yang dikembangkan oleh Private Division bersama perusahaan game asal Tiongkok, Virtuous. Penundaan ini dikarenakan tidak beroperasinya Virtuous setelah kemunculan isu corona. Private Division sendiri mengungkapkan jika perilisan tetap akan dilaksanakan dengan waktu yang belum ditentukan. 

Penundaan Kompetisi Game 

Tak hanya perilisan game, banyak kompetisi kelas internasional yang terpaksa ditunda. Keputusan krusial tersebut diambil demi kebaikan bersama setelah penyebaran virus corona makin menjadi. Beberapa kompetisi yang terpaksa ditunda akibat dampak virus corona antara lain

1. Overwatch League 2020
Blizzard sebagai pelaksana Overwatch League 2020 mengambil keputusan sulit untuk menunda turnamen. Sebelum penundaan, Blizzard sempat relokasi tempat dari Guangzhou, Shanghai, dan Hangzhou ke Korea Selatan. Namun, penyebaran yang menjadi-jadi, turnamen akhirnya dijadwalkan ulang. 

2. Asia Pacific Predator League 2020
Berikutnya adalah turnamen mengusung game PUBG Mobile dan Dota 2 yang rencananya digelar pada tanggal 19-23 Februari 2020 di Filipina. Acer sebagai penyelenggara menunda hingga bulan Juni atau Juli 2020, melihat perkembangan Covid-19.

3. PUBG Global Series : Berlin
Setelah isu corona dideklarasi oleh WHO, PUBG Corp bergerak cepat untuk mengumumkan perihal turnamen PUBG Global Series. Selain penundaan, PUBG Corp juga menyatakan akan menjadwalkan ulang jika isu corona sudah berstatus aman.

4. League of Legends Pro League 2020 Spring Split
Kompetisi lain yang juga ditunda akibat terdampak virus corona adalah League of Legends Pro League 2020 Spring Split. Kompetisi ini sebenarnya sudah berjalan selama seminggu. Namun, langsung dihentikan sejak tanggal 5 Februari dan menunggu keadaan Tiongkok aman. 

Selain penundaan perilisan dan turnamen, beberapa konferensi game juga dibatalkan. Tentunya, banyak biaya yang terkuras karena penundaan tersebut. Lekas sembuh bumi dan kembali ke dalam kondisi normal.

 

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


WhatsApp chat