Jangan Asal Shopping! Kamu Wajib Tahu Seputar Online Shopping Scams

Jangan Asal Shopping! Kamu Wajib Tahu Seputar Online Shopping Scams

Salah satu tindakan untuk mencegah penipuan di dunia siber yaitu dengan meningkatkan kesadaran tentang Cyber Security Indonesia. Kamu bisa loh, sekaligus ekstensi D3 ke S1 untuk jurusan Cyber Security di IDS Digital College. Program ekstensi D3 ke S1 ini nggak cuma mengajarkan bagaimana cara merancang sistem security, tapi juga mempraktekkan pengujian sistem dan masih banyak lagi. Sebab, banyak scam yang terjadi khususnya pada kasus online shopping. Lalu, bagaimana para scammers menjalankan aksinya? Simak penjelasan berikut. Menipu dengan Web Palsu Banyak dari situs web yang dibuat para scammers menawarkan barang-barang mewah seperti merek pakaian, perhiasan, dan elektronik populer dengan harga yang sangat rendah. Terkadang konsumen menerima barang yang dibayar tapi barangnya palsu, atau bahkan tidak menerima barang apapun. Kamu harus lebih berhati-hati dalam berbelanja online. Sebab, para scammers bisa menjalankan aksi penipuannya melalui metode pembayaran. Mereka sering meminta calon korban untuk membayar menggunakan wesel, pre-loaded money card, atau wire transfer. Jika kamu membayarnya dengan cara ini, maka kecil kemungkinan untuk menerima barang yang dibeli. Memperhatikan Tanda-Tanda Penipuan Salah satu cara untuk mencegah agar kamu tidak mudah tertipu saat belanja online yaitu dengan memperhatikan tanda-tanda atau iklan yang mencurigakan. Biasanya, para scammers mengiklankan produk atau barang yang seakan-akan memiliki fitur dan manfaat yang luar biasa. Jika kamu mendapati hal ini, maka berhati-hatilah. Ada juga para scammers yang bersikeras menuntut para korban untuk segera melakukan pembayaran. Mereka meminta untuk membayar di muka dengan iming-iming voucher yang nantinya akan didapat oleh konsumen. Melindungi Diri Agar Tidak Terjaring Scam Sebelum berbelanja, pastikan situs web atau halaman sosmed dari toko yang dituju memiliki kebijakan tentang pengembalian uang dan memastikan kebijakan tersebut terdengar adil. Situs belanja yang baik akan memiliki dan menerapkan proses penanganan keluhan secara terperinci jika terjadi kesalahan. Ketika kamu menggunakan situs web ritel, sebaiknya cari tau lebih dulu terkait informasi mengenai toko. Selain itu, saat melakukan pembayaran online, pastikan hanya membayar item menggunakan layanan pembayaran yang aman. Jika pada alamat URL-nya tercantum ‘https’ dan terdapat simbol gembok tertutup, maka situs pembayaran tersebut aman digunakan, contohnya seperti PayPal. Hindari untuk menyetujui aturan apapun dengan orang asing yang meminta pembayaran di muka melalui wesel, transfer dana internasional, atau mata uang elektronik, seperti Bitcoin. Jangan pernah juga untuk memberikan rincian kartu kredit atau rekening online kepada orang tidak dikenal. Kasus penipuan online dapat dihindari jika ditangani dengan tepat. Pemahaman tentang ilmu cyber security Indonesia sebenarnya bisa kamu pelajari semasa kuliah dengan mengambil jurusan Cyber Security atau mengikuti ekstensi D3 ke S1 agar jauh lebih terperinci dalam mempelajarinya. Bagaimana Jika Tertipu? Jika kamu menjadi salah satu korban penipuan, cobalah untuk menghubungi pengecer atau layanan yang digunakan untuk berbelanja lebih dulu. Bila tidak merasa puas akan tanggapan yang diberikan dan terasa mencurigakan, kamu bisa mengatur pengembalian tagihan melalui bank atau sertifikat kredit jika membayarnya dengan kartu kredit. Cara lainnya yaitu bisa dengan menghubungi agen perlindungan konsumen untuk mencari bantuan. Kamu harus lebih berhati-hati lagi ketika bertransaksi online. Sebab, para scammers bisa menjalankan aksinya kapan saja dan menyasar siapa saja. Kesadaran akan pentingnya Cyber Security Indonesia sangat berguna di dunia serba digital seperti sekarang ini. Di IDS Digital College, kamu bisa nggak cuma bisa kuliah jurusan Cyber Security, tapi juga ekstensi D3 ke S1. Ingin tau informasi lebih banyak tentang program ekstensi D3 ke S1 di IDS Digital College? Kunjungi website-nya, ya!

Salah satu tindakan untuk mencegah penipuan di dunia siber yaitu dengan meningkatkan kesadaran tentang Cyber Security Indonesia. Kamu bisa loh, sekaligus ekstensi D3 ke S1 untuk jurusan Cyber Security di IDS Digital College. Program ekstensi D3 ke S1 ini nggak cuma mengajarkan bagaimana cara merancang sistem security, tapi juga mempraktekkan pengujian sistem dan masih banyak lagi. Sebab, banyak scam yang terjadi khususnya pada kasus online shopping. Lalu, bagaimana para scammers menjalankan aksinya? Simak penjelasan berikut.  

Menipu dengan Web Palsu 

Banyak dari situs web yang dibuat para scammers menawarkan barang-barang mewah seperti merek pakaian, perhiasan, dan elektronik populer dengan harga yang sangat rendah. Terkadang konsumen menerima barang yang dibayar tapi barangnya palsu, atau bahkan tidak menerima barang apapun. 

Kamu harus lebih berhati-hati dalam berbelanja online. Sebab, para scammers bisa menjalankan aksi penipuannya melalui metode pembayaran. Mereka sering meminta calon korban untuk membayar menggunakan wesel, pre-loaded money card, atau wire transfer. Jika kamu membayarnya dengan cara ini, maka kecil kemungkinan untuk menerima barang yang dibeli. 

Memperhatikan Tanda-Tanda Penipuan

Salah satu cara untuk mencegah agar kamu tidak mudah tertipu saat belanja online yaitu dengan memperhatikan tanda-tanda atau iklan yang mencurigakan. Biasanya, para scammers mengiklankan produk atau barang yang seakan-akan memiliki fitur dan manfaat yang luar biasa. Jika kamu mendapati hal ini, maka berhati-hatilah. 

Ada juga para scammers yang bersikeras menuntut para korban untuk segera melakukan pembayaran. Mereka meminta untuk membayar di muka dengan iming-iming voucher yang nantinya akan didapat oleh konsumen. 

Melindungi Diri Agar Tidak Terjaring Scam

Sebelum berbelanja, pastikan situs web atau halaman sosmed dari toko yang dituju memiliki kebijakan tentang pengembalian uang dan memastikan kebijakan tersebut terdengar adil. Situs belanja yang baik akan memiliki dan menerapkan proses penanganan keluhan secara terperinci jika terjadi kesalahan. 

Ketika kamu menggunakan situs web ritel, sebaiknya cari tau lebih dulu terkait informasi mengenai toko. Selain itu, saat melakukan pembayaran online, pastikan hanya membayar item menggunakan layanan pembayaran yang aman. Jika pada alamat URL-nya tercantum ‘https’ dan terdapat simbol gembok tertutup, maka situs pembayaran tersebut aman digunakan, contohnya seperti PayPal. 

Baca Juga: Fitur Keamanan Baru Instagram, Cyber Security Indonesia Makin Terjamin

Hindari untuk menyetujui aturan apapun dengan orang asing yang meminta pembayaran di muka melalui wesel, transfer dana internasional, atau mata uang elektronik, seperti Bitcoin. Jangan pernah juga untuk memberikan rincian kartu kredit atau rekening online kepada orang tidak dikenal. 

Kasus penipuan online dapat dihindari jika ditangani dengan tepat. Pemahaman tentang ilmu cyber security Indonesia sebenarnya bisa kamu pelajari semasa kuliah dengan mengambil jurusan Cyber Security atau mengikuti ekstensi D3 ke S1 agar jauh lebih terperinci dalam mempelajarinya. 

Bagaimana Jika Tertipu?

Jika kamu menjadi salah satu korban penipuan, cobalah untuk menghubungi pengecer atau layanan yang digunakan untuk berbelanja lebih dulu. Bila tidak merasa puas akan tanggapan yang diberikan dan terasa mencurigakan, kamu bisa mengatur pengembalian tagihan melalui bank atau sertifikat kredit jika membayarnya dengan kartu kredit. Cara lainnya yaitu bisa dengan menghubungi agen perlindungan konsumen untuk mencari bantuan. 

Kamu harus lebih berhati-hati lagi ketika bertransaksi online. Sebab, para scammers bisa menjalankan aksinya kapan saja dan menyasar siapa saja. Kesadaran akan pentingnya Cyber Security Indonesia sangat berguna di dunia serba digital seperti sekarang ini. Di IDS Digital College, kamu bisa nggak cuma bisa kuliah jurusan Cyber Security, tapi juga ekstensi D3 ke S1. Ingin tau informasi lebih banyak tentang program ekstensi D3 ke S1 di IDS Digital College? Kunjungi website-nya, ya!

Posted in: News



    error

    Enjoy this blog? Please spread the word :)

    WhatsApp chat