Tesla Sebut Teknisinya Mencuri Rahasia Perusahaan Selang Beberapa Hari Diterima Bekerja - IDS Digital College

Tesla Sebut Teknisinya Mencuri Rahasia Perusahaan Selang Beberapa Hari Diterima Bekerja

Dunia otomotif pasti tak asing dengan kehadiran Tesla. Sebagai kendaraan yang menawarkan konsep energi listrik, fitur-fitur yang ada pada Tesla dirancang oleh para engineer dengan sangat matang. Di antaranya, seperti autopilot, akselerasi yang kencang, sensor ultrasonic, kamera surround, penggerak All Wheel Drive (4WD), dan masih banyak lagi. Namun, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk itu menghadapi kendala dikarenakan mantan software engineer-nya dianggap mencuri file rahasia Tesla. Artikel di bawah ini akan membahas kejadian lengkapnya. 

 

Pencurian Rahasia Dagang

Seorang mantan software engineer Tesla Inc. diperintahkan untuk menghadap ke hakim dan mendapati tuduhan bahwa tiga hari dalam masa bekerjanya telah mencuri file rahasia dan mentransfernya ke akun penyimpanan pribadi. Seperti yang disampaikan oleh Bloomberg, Alex Khatilov mencuri lebih dari 6.000 skrip atau file kode, yang mengotomatiskan berbagai fungsi bisnis ungkap Tesla dalam kasus pencurian rahasia dagangnya itu.

 

Tesla meyakinkan Hakim Distrik AS Yvonne Gonzalez Rogers kalau ancaman yang ditimbulkan cukup serius. Sehingga, Khatilov diberi perintah penahanan pada hari Jumat dan mengharuskannya untuk segera menyimpan dan mengembalikan semua file, catatan, serta email ke perusahaan dari jarak jauh, tanggal 4 Februari lalu.

 

Khatilov Terkejut

Tesla tentu saja lebih agresif dalam kasus ini dengan mengajukan tuntutan hukum terhadap mantan karyawan lain dan perusahaan saingan yang dituduh memburu para insinyur dan mencuri data hak miliknya.

 

Khatilov merupakan seorang software automation engineer dan jadi salah satu dari beberapa insinyur terpilih untuk punya akses file yang menurut perusahaan tidak terkait dengan pekerjaannya. Tesla mengatakan harus menuntut Khatilov karena sudah berbohong soal pencurian data dan mencoba menghapus bukti tersebut. 

 

Namun, ternyata Khatilov sendiri merasa terkejut atas gugatan tersebut. Ia sempat mengatakan dalam sebuah wawancara setelah dipekerjakan pada tanggal 28 Desember lalu, Tesla mengirimkan file yang berisi informasi untuk karyawan baru. Dia mengatakan mentransfer data tersebut ke akun cloud Dropbox pribadi untuk digunakan nanti lewat komputer pribadinya.

 

“Tidak ada yang melarang saya menggunakan Dropbox,” kata Khatilov. “Saya tidak tahu mengapa mereka mengklaim itu informasi sensitif, saya tidak memiliki akses ke informasi sensitif apa pun.” Perusahaan yang ingin mempertahankan perlindungan atas file biasanya memblokir instalasi mereka yang tidak tepat,” tambahnya.

 

Dipecat dari Tesla

Beberapa hari setelah ia mentransfer file menggunakan Dropbox, Khatilov menyampaikan serta menunjukkan kepada Tesla bahwa data yang ditransfer lewat Dopbox dihapus atas permintaan perusahaan. Namun, selang beberapa jam Tesla menelpon dan memberitahu bahwa Khatilov dipecat. 

 

File Berharga Tesla

Menurut Tesla, setelah penyelidik menemukan ribuan file rahasia di penyimpanan pribadi Khatilov, insinyur tersebut mengatakan bahwa ia lupa tentang itu dan mencoba menghancurkan data tersebut pada awal wawancara. Pihak dari Tesla pun tidak mengerti apakah sebelumnya Khatilov telah menyalin atau mengirim file ke lokasi lain. 

 

Dalam wawancara, Khatilov berkata bahwa ia tidak mengirimkannya kepada siapa pun dan kemana pun. “Skrip tersebut sangat berharga bagi Tesla, dan itu akan menjadi pesaing,” klaim perusahaan dalam gugatan tersebut. “Akses ke skrip ini akan memungkinkan para insinyur di perusahaan lain untuk merekayasa ulang proses Tesla untuk membuat sistem serupa dalam waktu singkat dan dengan biaya yang sedikit” sebut perusahaan. 

 

Kasus yang dialami Tesla dan Alex Khatilov hanya bisa dijadikan pelajaran untuk tetap berhati-hati. Tapi, jangan sampai takut untuk menjadi software engineer, ya. Kalau benar-benar tertarik kamu bisa belajar dan mendalami ilmunya lewat program S1 Software Engineering di IDS Digital College!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat