Yuk, Cari Tahu Apa Itu Stack dan Bagaimana Implementasinya Bagi Programmer! - IDS Digital College

Yuk, Cari Tahu Apa Itu Stack dan Bagaimana Implementasinya Bagi Programmer!

Bagi orang yang bekerja di dunia IT, khususnya para programmer, pasti sudah tidak asing dengan istilah stack. Melansir TechTerms, stack adalah salah satu struktur data yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan objek ataupun variabel. Karakteristik dari stack sendiri adalah LIFO (last in first out), yang artinya data terakhir yang masuk adalah data yang akan keluar terlebih dahulu. Oleh karena itu, seperti namanya, objek yang terkumpul terlihat seperti tumpukan. Konsep inilah yang sering digunakan dalam pemrograman untuk memudahkan dalam mengorganisasi data. Kelebihan dan Kekurangan Stack Secara umum kelebihan dari stack adalah membuat penggunanya lebih mudah untuk mengorganisir penyimpanan komputer. Namun, selain itu stack juga memiliki kelebihan dan kekurangan lain, diantaranya adalah: Kelebihan Membantu mengelola data dengan metode LIFO Dapat membersihkan objek secara otomatis Tidak mudah rusak Mengontrol memori secara mandiri Kekurangan Stack memiliki memori yang sangat terbatas Jika terlalu banyak objek, ada kemungkinan stack akan meluap atau overflow Tidak memungkinkan akses acak, karena tumpukan paling atas harus dikeluarkan terlebih dahulu untuk mengakses tumpukan paling bawah Implementasi Stack untuk Programmer Setelah mengetahui apa itu stack dan kelebihan serta kekurangannya, selanjutnya marilah kita cari tahu bagaimana implementasi stack. Melansir dari Study Tonight, pada umumnya stack akan diimplementasikan dengan menggunakan array atau linked list. 1. Array Dikutip dari After Academy, salah satu implementasi dari stack yang paling sederhana dan menawarkan akses acak ke pengguna berdasarkan indeks biasa disebut dengan array. Implementasi stack dengan menggunakan array memiliki kelebihan yaitu mudah untuk diimplementasikan. Karena dalam implementasi stack menggunakan array, programmer dapat menggunakan bahasa pemrograman seperti C, C++, Java, Phyton, dan C#. Sedangkan, kekurangan menggunakan array adalah penggunaannya yang tidak terlalu dinamis. Pasalnya, hal itu tidak tumbuh dan menyusut, tergantung pada kebutuhan saat proses. 2. Linked list Sama halnya dengan array, linked list juga mudah digunakan untuk mengimplementasikan stack. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, operasi dasar dari stack adalah menambahkan data (push) dan menghapus data (pop). Melansir dari Study Tonight, dengan menggunakan linked list, operasi push bisa diganti dengan metode addAtFront dan operasi pop bisa diganti dengan fungsi yang menghapus node depan dari linked list. Sama seperti array, linked list juga menggunakan bahasa pemrograman seperti C, C++, Java, Phyton, dan C#. Kelebihan dari implementasi stack menggunakan linked list adalah dapat bertambah dan berkurang sesuai dengan kebutuhan saat runtime. Sementara kekurangannya adalah harus membutuhkan memori ekstra karena ada pointer di dalamnya. Secara garis besar, stack merupakan struktur data yang membantu atau memudahkan programmer dalam mengatur penyimpanan komputer dan pemrograman. Setelah membaca penjelasan tersebut, apakah kamu semakin tertarik untuk mendalami dunia IT? Buat kamu yang ingin lebih mendalami terkait teknologi di atas, kamu bisa mengambil program kerja sambil kuliah di jurusan teknik informatika IDS Digital College. Program studi Software Engineering, akan mengajarkan kamu mengenai prinsip dan teknik untuk mendesain perangkat lunak dari segi fungsional, efektifitas, dan menangani kompleksitas pembangunan sebuah sistem yang relevan. Tak cuma program kerja sambil kuliah, IDS Digital College juga menyediakan program ekstensi D3 ke S1 buat kamu yang ingin mendapat gelar sarjana dengan waktu yang lebih fleksibel.

Bagi orang yang bekerja di dunia IT, khususnya para programmer, pasti sudah tidak asing dengan istilah stack. Melansir TechTerms, stack adalah salah satu struktur data yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan objek ataupun variabel. Karakteristik dari stack sendiri adalah LIFO (last in first out), yang artinya data terakhir yang masuk adalah data yang akan keluar terlebih dahulu. Oleh karena itu, seperti namanya, objek yang terkumpul terlihat seperti tumpukan. Konsep inilah yang sering digunakan dalam pemrograman untuk memudahkan dalam mengorganisasi data.

Kelebihan dan Kekurangan Stack

Secara umum kelebihan dari stack adalah membuat penggunanya lebih mudah untuk mengorganisir penyimpanan komputer. Namun, selain itu stack juga memiliki kelebihan dan kekurangan lain, diantaranya adalah:

Kelebihan

  • Membantu mengelola data dengan metode LIFO
  • Dapat membersihkan objek secara otomatis
  • Tidak mudah rusak
  • Mengontrol memori secara mandiri

Kekurangan

  • Stack memiliki memori yang sangat terbatas
  • Jika terlalu banyak objek, ada kemungkinan stack akan meluap atau overflow
  • Tidak memungkinkan akses acak, karena tumpukan paling atas harus dikeluarkan terlebih dahulu untuk mengakses tumpukan paling bawah

Implementasi Stack untuk Programmer

Setelah mengetahui apa itu stack dan kelebihan serta kekurangannya, selanjutnya marilah kita cari tahu bagaimana implementasi stack. Melansir dari Study Tonight, pada umumnya stack akan diimplementasikan dengan menggunakan array atau linked list.

1. Array

Dikutip dari After Academy, salah satu implementasi dari stack yang paling sederhana dan menawarkan akses acak ke pengguna berdasarkan indeks biasa disebut dengan array. Implementasi stack dengan menggunakan array memiliki kelebihan yaitu mudah untuk diimplementasikan. Karena dalam implementasi stack menggunakan array, programmer dapat menggunakan bahasa pemrograman seperti C, C++, Java, Phyton, dan C#. Sedangkan, kekurangan menggunakan array adalah penggunaannya yang tidak terlalu dinamis. Pasalnya, hal itu tidak tumbuh dan menyusut, tergantung pada kebutuhan saat proses.

2. Linked list

Sama halnya dengan array, linked list juga mudah digunakan untuk mengimplementasikan stack. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, operasi dasar dari stack adalah menambahkan data (push) dan menghapus data (pop). Melansir dari Study Tonight, dengan menggunakan linked list, operasi push bisa diganti dengan metode addAtFront dan operasi pop bisa diganti dengan fungsi yang menghapus node depan dari linked list. Sama seperti array, linked list juga menggunakan bahasa pemrograman seperti C, C++, Java, Phyton, dan C#. Kelebihan dari implementasi stack menggunakan linked list adalah dapat bertambah dan berkurang sesuai dengan kebutuhan saat runtime. Sementara kekurangannya adalah harus membutuhkan memori ekstra karena ada pointer di dalamnya.

Baca Juga : 6 Tipe Struktur Data yang Wajib Kamu Tau Saat Jadi Programmer

Secara garis besar, stack merupakan struktur data yang membantu atau memudahkan programmer dalam mengatur penyimpanan komputer dan pemrograman. Setelah membaca penjelasan tersebut, apakah kamu semakin tertarik untuk mendalami dunia IT? Buat kamu yang ingin lebih mendalami terkait teknologi di atas, kamu bisa mengambil program kerja sambil kuliah di jurusan teknik informatika IDS Digital College. Program studi Software Engineering, akan mengajarkan kamu mengenai prinsip dan teknik untuk mendesain perangkat lunak dari segi fungsional, efektifitas, dan menangani kompleksitas pembangunan sebuah sistem yang relevan. Tak cuma program kerja sambil kuliah, IDS Digital College juga menyediakan program ekstensi D3 ke S1 buat kamu yang ingin mendapat gelar sarjana dengan waktu yang lebih fleksibel.

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat