5 Tips Aman Saat Membuka Internet Agar Privasi Terjaga - IDS Digital College

5 Tips Aman Saat Membuka Internet Agar Privasi Terjaga

Tidak bisa dipungkiri, hingga saat ini masalah keamanan siber atau cyber security masih menghantui pengguna internet di seluruh dunia. Hal ini juga termasuk tingkat cyber security Indonesia. IBM, sebagai salah satu perusahaan teknologi terdepan yang kini telah berusia lebih dari 100 tahun, turut bergerak di bidang cyber security demi menciptakan aktivitas internet yang aman. Mereka memberikan sejumlah tips aman bagi pengguna agar terhindar dari kejahatan siber yang bisa merugikan. Simak, ya! Menjaga Username dan Password Langkah yang utama agar kamu aman dalam beraktivitas di internet yaitu dengan menjaga data seperti username dan password di berbagai akun yang digunakan. Hindari untuk username dan password kepada siapapun lewat internet. Aktivitas ini dianggap sangat riskan jika pertukaran pesan yang dilakukan dapat dilacak oleh peretas. Menggunakan password yang sama di berbagai akun lain juga membuatnya semakin bahaya jika terungkap ke orang yang tak bertanggung jawab. Selain itu, wajib waspada saat menggunakan perangkat teknologi di ruang publik seperti warnet untuk login salah satu akun. Bersihkan semua History dan cache untuk meninggalkan jejak. Jangan Asal Klik Dilansir dari Kumparan, menurut Paul Garvey, VP Cybersecurity IBM Asia Pacific, saat ini salah satu masalah terbesar dari para pengguna internet adalah kebiasaan 'asal klik'. Ketika muncul suatu permintaan atau pertanyaan, Garvey mengatakan orang-orang langsung mengklik 'Next' begitu saja tanpa membaca dengan benar apa yang dipilihnya. "Generasi pengguna internet anak muda begitu mudahnya mengklik 'Next, next, dan next' di internet. Padahal, mereka tidak tahu apa yang mereka bagikan, kepada siapa, dan bagaimana," jelas Garvey. Para pengguna internet diimbau untuk tidak asal dalam mengklik apapun yang ada di internet, termasuk situs tidak dikenal yang bisa mengarahkan ke situs berbahaya. Hati-Hati Menggunakan Wi-Fi Gratis di Tempat Umum Wi-Fi gratis mungkin terdengar begitu menguntungkan bagi kamu yang tidak bisa terkoneksi dengan internet. Metode seperti scamming, mulai dilakukan hacker dengan menggunakan jaringan Wi-Fi publik palsu. Kamu wajib waspada jika menemukan jaringan Wi-Fi publik dengan nama misterius. Jika sampai terhubung, kemungkinan besar data pribadimu dapat dicuri. Awareness atau tingkat kewaspadaan semacam ini dapat berpengaruh pada tingkat cyber security Indonesia untuk jadi lebih baik. Waspada Email Palsu Metode pencurian data yang dilakukan oleh hacker beragam, termasuk memanfaatkan email sebagai sarana untuk mengelabui pengguna internet. Modusnya, mereka akan mengirimkan email kepada pengguna yang seolah-olah dikirimkan dari suatu perusahaan secara meyakinkan. Di dalam pesan tersebut terdapat link atau tautan yang harus diklik. Namun saat dibuka, link tersebut mengarahkan pengguna menuju ke halaman aneh yang tidak berhubungan dengan isi email. Kamu harus waspada, bisa saja diarahkan ke situs berbahaya yang dapat mencuri informasi pribadi. Melakukan Cek dan Ricek Langkah sederhana seperti melakukan cross check sangat disarankan saat berinternet. Tentu ini bertujuan untuk memastikan apa yang kamu bagikan, link yang dibuka, atau konten yang didownload sudah aman. Saat mengunjungi situs tertentu, terkadang muncul opsi mendownload suatu konten secara tiba-tiba. Hal semacam ini harus kamu perhatikan, sebab bisa saja file yang didownload mengandung malware berbahaya. Sudah saatnya kita harus aware dengan cyber security, terutama bagi yang sehari-harinya berhadapan dengan internet. Menerapkan sejumlah tips tadi dapat membantu kamu terhindar dari kejahatan siber. Tertarik untuk mengetahui lebih banyak lagi soal cyber security Indonesia? Yuk, kuliah program Cyber Security di IDS Digital College! Cek website-nya untuk informasi lebih lanjut, ya.

Tidak bisa dipungkiri, hingga saat ini masalah keamanan siber atau cyber security masih menghantui pengguna internet di seluruh dunia. Hal ini juga termasuk tingkat cyber security Indonesia. IBM, sebagai salah satu perusahaan teknologi terdepan yang kini telah berusia lebih dari 100 tahun, turut bergerak di bidang cyber security demi menciptakan aktivitas internet yang aman. Mereka memberikan sejumlah tips aman bagi pengguna agar terhindar dari kejahatan siber yang bisa merugikan. Simak, ya!

1. Menjaga Username dan Password

Langkah yang utama agar kamu aman dalam beraktivitas di internet yaitu dengan menjaga data seperti username dan password di berbagai akun yang digunakan. Hindari untuk username dan password kepada siapapun lewat internet. Aktivitas ini dianggap sangat riskan jika pertukaran pesan yang dilakukan dapat dilacak oleh peretas. 

Menggunakan password yang sama di berbagai akun lain juga membuatnya semakin bahaya jika terungkap ke orang yang tak bertanggung jawab. Selain itu, wajib waspada saat menggunakan perangkat teknologi di ruang publik seperti warnet untuk login salah satu akun. Bersihkan semua History dan cache untuk meninggalkan jejak. 

2. Jangan Asal Klik

Dilansir dari Kumparan, menurut Paul Garvey, VP Cybersecurity IBM Asia Pacific, saat ini salah satu masalah terbesar dari para pengguna internet adalah kebiasaan ‘asal klik’. Ketika muncul suatu permintaan atau pertanyaan, Garvey mengatakan orang-orang langsung mengklik ‘Next’ begitu saja tanpa membaca dengan benar apa yang dipilihnya.

“Generasi pengguna internet anak muda begitu mudahnya mengklik ‘Next, next, dan next’ di internet. Padahal, mereka tidak tahu apa yang mereka bagikan, kepada siapa, dan bagaimana,” jelas Garvey. Para pengguna internet diimbau untuk tidak asal dalam mengklik apapun yang ada di internet, termasuk situs tidak dikenal yang bisa mengarahkan ke situs berbahaya.

3. Hati-Hati Menggunakan Wi-Fi Gratis di Tempat Umum

Wi-Fi gratis mungkin terdengar begitu menguntungkan bagi kamu yang tidak bisa terkoneksi dengan internet. Metode seperti scamming, mulai dilakukan hacker dengan menggunakan jaringan Wi-Fi publik palsu. Kamu wajib waspada jika menemukan jaringan Wi-Fi publik dengan nama misterius. Jika sampai terhubung, kemungkinan besar data pribadimu dapat dicuri. Awareness atau tingkat kewaspadaan semacam ini dapat berpengaruh pada tingkat cyber security Indonesia untuk jadi lebih baik. 

4. Waspada Email Palsu

Metode pencurian data yang dilakukan oleh hacker beragam, termasuk memanfaatkan email sebagai sarana untuk mengelabui pengguna internet. Modusnya, mereka akan mengirimkan email kepada pengguna yang seolah-olah dikirimkan dari suatu perusahaan secara meyakinkan. Di dalam pesan tersebut terdapat link atau tautan yang harus diklik.

Baca Juga: Cyber Crime Mulai Mengintai Email dan Medsos, Begini Cara Melindunginya!

Namun saat dibuka, link tersebut mengarahkan pengguna menuju ke halaman aneh yang tidak berhubungan dengan isi email. Kamu harus waspada, bisa saja diarahkan ke situs berbahaya yang dapat mencuri informasi pribadi. 

5. Melakukan Cek dan Ricek 

Langkah sederhana seperti melakukan cross check sangat disarankan saat berinternet. Tentu ini bertujuan untuk memastikan apa yang kamu bagikan, link yang dibuka, atau konten yang didownload sudah aman. Saat mengunjungi situs tertentu, terkadang muncul opsi mendownload suatu konten secara tiba-tiba. Hal semacam ini harus kamu perhatikan, sebab bisa saja file yang didownload mengandung malware berbahaya. 

Sudah saatnya kita harus aware dengan cyber security, terutama bagi yang sehari-harinya berhadapan dengan internet. Menerapkan sejumlah tips tadi dapat membantu kamu terhindar dari kejahatan siber. Tertarik untuk mengetahui lebih banyak lagi soal cyber security Indonesia? Yuk, kuliah program Cyber Security di IDS Digital College! Cek website-nya untuk informasi lebih lanjut, ya.

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat