Jenis Ancaman Serta Tantangan Keamanan Siber - IDS Digital College

Kenali Jenis Ancaman Serta Tantangan Keamanan Siber yang Menghantui Perkembangan Teknologi

Kenali Jenis Ancaman Serta Tantangan Keamanan Siber yang Menghantui Perkembangan Teknologi


Di tengah gempuran perkembangan teknologi, tak bisa dihindari bahwa muncul tantangan selanjutnya yaitu tantangan keamanan siber. Dengan penggunaan internet yang semakin meningkat, serta teknologi yang semakin berkembang, membuat jumlah ancaman atau ancaman siber menjadi meningkat juga. Bahkan di Indonesia, disebut-sebut mengalami serangan siber 12,8 juta pada tahun 2018 dan melonjak hingga 74,2 juta serangan siber pada tahun 2020 (Laporan Honeynet Project, BSSN).

Bagi kamu yang tertarik juga mengenai macam-macam tantangan keamanan siber, baca terus artikel ini sampai habis agar lebih memahaminya.

keamanan siber

Mengenai Keamanan Siber

ISO (International Organization for Standardization) 27032:2012 mendefinisikan keamanan siber atau cybersecurity sebagai upaya yang dilakukan dalam menjaga kerahasiaan (confidentially), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability) dari informasi di cyberspace. Cyberspace merupakan lingkungan yang kompleks yang merupakan hasil dari interaksi yang terjadi antara orang dengan perangkat lunak serta layanan di internet. Hubungan tersebut didukung oleh perangkat teknologi informasi dan komunikasi serta koneksi jaringan yang tersebar di seluruh dunia.

Dapat disimpulkan bahwa keamanan siber merupakan tindakan yang dilakukan untuk melindungi sistem komputer dari serangan digital atau akses yang ilegal. Ada beberapa elemen yang termasuk ke dalam cybersecurity atau keamanan siber yang digunakan untuk memastikan secara keseluruhan. Elemen-elemen tersebut yaitu:

  • Application security
  • Information security
  • Cloud security
  • Network security
  • Disaster recovery/business continuity planning
  • Operational security
  • End-user education

Jenis-jenis Ancaman Keamanan Siber

Ancaman keamanan siber bisa berbeda-beda tergantung modus operasi pelaksanaannya dan biasanya terjadi di cyberspace. Berikut beberapa jenis ancaman keamanan siber:

  • Cyber Crime

Jenis ancaman ini berawal di Amerika Serikat pada tahun 1960-an dan terjadi hingga saat ini. Seseorang akan dinyatakan  melakukan cyber crime jika melakukan akses secara ilegal seperti transmisi ilegal atau manipulasi data untuk tujuan tertentu seperti menciptakan gangguan dan mencari keuntungan finansial. Cyber crime dapat dilakukan oleh satu orang individu atau sekelompok orang.

Biasanya para pelaku cyber crime merupakan orang-orang yang sudah ahli dalam melakukan hacking. Seringkali proses cyber crime juga dilakukan dari tempat berbeda tetapi dalam waktu yang bersamaan. Beberapa contoh tindakan yang termasuk ke dalam cyber crime adalah pencurian identitas (identity theft), pembobolan kartu kredit, atau memata-matai suatu target (cyber espionage).

  • Cyber Warfare

Terjadinya komunikasi via internet dan teknologi memberikan banyak kemudahan tetapi juga meningkatkan masalah baru yaitu cyber warfare. Cyber warfare merupakan perang yang terjadi dalam cyberspace dan melakukan penyerangan yang terjadi dalam komputer dan internet. Biasanya wilayah yang diserang dalam cyber warfare bukanlah wilayah fisik tetapi biasanya objek dalam cyber warfare merupakan cyberspace yang dikuasai oleh suatu negara.

  • Cyber Terrorism

Suatu aktivitas dikatakan cyber terrorism jika aktivitas tersebut dilakukan oleh sejumlah jaringan atau kelompok teroris yang bertujuan untuk mengganggu keamanan sosial, politik, dan ekonomi dari suatu negara dengan memanfaatkan kekuatan teknologi internet. 

Tantangan Keamanan Siber

Selain dari jenis ancaman, tentu akan ada tantangan keamanan siber lainnya terutama bagi perusahaan, yaitu:

  • Ancaman dari Luar

Selain mengamankan ancaman siber yang terjadi dari dalam perusahaan, para perusahaan juga sebaiknya memperketat akses data perusahaan dari orang luar perusahaan. Hal ini dikarenakan semua data dan peralatan yang terhubung dengan internet dapat diakses oleh siapa pun yang memiliki akses internet.

  • Keamanan Data

Perusahaan pasti memiliki banyak data yang bersifat pribadi dan fatal jika sampai bocor ke masyarakat luas. Jika kebocoran data terjadi, maka perusahaan akan rugi serta para karyawan pun akan merasa dirugikan.

  • Ancaman insider

Pentingnya untuk memberikan edukasi kepada karyawan di dalam perusahaan untuk selalu menjaga rahasia perusahaan serta tidak sembarangan menyebarkan data perusahaan. Selain dari karyawan, vendor pun memiliki potensi untuk melakukan hal-hal yang mengancam keamanan perusahaan.

  • Ketidakpastian regulasi

Cepatnya perkembangan teknologi menyebabkan regulasi menjadi tidak pasti karena perubahan dan perkembangan tersebut. Hal ini menjadi tantangan bagi keamanan siber suatu perusahaan.

Tantangan keamanan siber sebaiknya diketahui oleh perusahaan bahkan suatu negara. Karena baik perusahaan atau pun negara memiliki data-data krusial yang tidak boleh diketahui sembarangan orang. Oleh karena itu, penting untuk memiliki ahli IT dalam suatu perusahaan atau negara untuk menghindari ancaman siber yang dapat terjadi kapan pun dan membahayakan suatu perusahaan atau negara.

Minat untuk berkarier di bidang IT atau sedang mencari sekolah IT? Yuk bergabung di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Indo Daya Suvana (IDS Digital College). IDS Digital College adalah institusi pendidikan formal jenjang Strata 1 (S1) dan Magister (S2) yang dirancang dengan pendekatan Real World Project yang akan membuat kamu siap menghadapi tantangan karir, bisnis dan pertumbuhan teknologi. Pada program S1 tersedia peminatan pada Cyber Security (CS), Software Engineering (SE) dan Multimedia Technology (MT). IDS Digital College bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) menyelenggarakan pendidikan Program S2 Startup Teknologi yang berada di bawah Magister Inovasi Sistem dan Teknologi.

Posted in: News