Git dan Github, Kenali Pengertian dan Perbedaan di antara keduanya
Git dan Github, Kenali Pengertian dan Perbedaan di antara keduanya
Semakin berkembang sebuah teknologi, maka berkembang pula fitur dan fasilitas yang memudahkan untuk manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Salah satu pekerjaan yang sangat melibatkan teknologi adalah programmer.
Seorang programmer haruslah menguasai beberapa tools atau alat yang bisa memudahkan mereka dalam bekerja, di antaranya adalah Git dan Github. Git dan Github adalah dua platform yang dirikan oleh sebuah perusahaan yang mempunyai tujuan dan fitur yang berbeda.
Git dan Github bisa membantu seorang programmer dalam menyusun kode script secara tim, karena seluruh pekerjaanya bisa dipantau dan dievaluasi dengan mudah. Berikut ini adalah pengertian Git dan Github dan perbedaan di antara keduanya.
Apa itu Git?
Git adalah sebuah software yang berbasis Version Control System yang bertugas untuk mencatat perubahan pada seluruh file atau repository sebuah proyek. Seorang developer biasanya menggunakan Git untuk distributed revision. Tujuannya agar database yang tersimpan tidak hanya pada satu tempat.
Penerapan prosedur tersebut berguna agar semua orang yang terlibat dalam penyusunan kode bisa menyimpan database tersebut. Prosedur tersebut akan membantu antar divisi proyek untuk memantau dan menghubungkan antar ekstensi yang berbeda dengan cara yang lebih sederhana.
Apa itu Github?
Sedangkan Github adalah sebuah layanan cloud (repository) yang berguna untuk menyimpan dan mengelola sebuah proyek. Github harus terkoneksi dengan internet sehingga bisa digunakan tanpa harus menginstall software. Dampaknya, komputer akan terasa lebih ringan.
Konsep kerja Github hampir mirip dengan Git, yaitu bisa menulis source code secara individu atau tim. Jika dikerjakan dengan tim, maka pengguna bisa melihat siapa penulis kode dan tanggal berapa kode tersebut dibuat.
Pada tahun 2018, Github diakuisisi oleh Microsoft dan setelah itu platform ini menjadi lebih berkembang pesat. Bahkan dikatakan mayoritas programmer lebih mengenal Github dalam program VCS daripada para pesaingnya.
Git vs Github, Apa Perbedaannya?
1. Bentuk Pengoperasian
Perbedaan yang utama antara Git vs Github adalah pada bentuk pengoperasian dan fungsinya. Keduanya sama-sama memudahkan penggabungan dan pembagian kode, namun bedanya Git merupakan open source software yang dirancang untuk merangkum riwayat sumber dari coding.
Sedangkan Github merupakan layanan hosting berbasis web sebagai repositori Git. Github juga menawarkan seluruh DVCS SCM yang diperkaya dengan berbagai fitur seperti manajemen tiket, manajemen proyek, hingga pelacakan bug. Melalui Github developer bias membagikan, mengakses, dan menyimpan salinan repositori dari jarak jauh.
2. Menangani Commands yang Berbeda
Seorang developer yang menggunakan Git bisa memakai command-line tool, yaitu sebuah kode dan dapat digabungkan menuju perangkat lokal. Sedangkan Github menyediakan interface gratis yang berbasis pada cloud sebagai tempat menyelesaikan tugas mereka.
Git menangani commands yang berbeda dan cenderung fokus pada tugas-tugas SCM yang eksklusif seperti push and pull, reset, commit, fetch, dan merge. Sedangkan Github berfungsi sebagai tuan rumah terhadap repository Git dalam penyimpanan kode di lokasi yang terpusat.
3. Fitur-fitur
Fungsi Git dan Github secara umum memang berbeda. Oleh karena itu, keduanya juga memiliki fitur yang berbeda. Berikut ini adalah fitur-fitur yang ditawarkan oleh Git:
– Kompatibilitas: Git cenderung lebih kompatibel dengan seluruh sistem operasi.
– Branching: Fitur Branching yang dapat membantu membuat modifikasi pada proyek tanpa mempengaruhi versi aslinya.
– Reliabilitas: Pencadangan data pada server pusat bisa selalu dilakukan meskipun server pusat rusak. Data-data tidak akan hilang dan dapat kembali dengan mudah.
– Kecepatan: Git bisa menangani proyek berskala besar dengan lebih efisien.
– Ekonomis: Git bisa dioperasikan secara gratis dan berhasil dirilis melalui General Public License (GPL).
Sedangkan Github juga mempunyai beberapa fitur-fitur yang tidak kalah berguna untuk mempermudah kinerja para programmer. Berikut ini adalah fiturnya:
– Drag and drop Gist: Gist adalah widget Github yang berguna menerima hosting dari kode di dalam file.
– File finder: Fitur ini dipakai untuk menavigasikan file yang ada di repository proyek secara cepat. Fitur ini bisa diaktifkan dengan cara menekan tombol T atau mengetikkan nama file yang dituju.
– Emoji Github: Fitur ini merupakan sekumpulan emoticon yang dipakai untuk mengekspresikan sesuatu sesuai dengan keinginan . Emoji ini bisa ditambahkan menuju Wiki dan README.md
Git.io: Fitur ini berguna untuk mempersingkat URL dari Github dalam memudahkan pembagian repositori ke tujuan yang berbeda-beda
Linking lines: Fitur linking lines berguna untuk membagi garis tertentu pada sebuah file dengan menambahkan #L dan diikuti nomor baris.
Demikian adalah perbedaan Git vs Github yang perlu kamu ketahui. Meskipun nama kedua tools ini sedikit mirip namun Git dan Github memiliki fungsi yang berbeda. Selain itu, keduanya juga berasal dari perusahaan yang berbeda. Git dikelola oleh Linux sedangkan Github milik Microsoft.
