Berbagai Jenis Tes Masuk Kuliah yang Penting untuk Diketahui, Kamu Mau Pilih yang Mana?
Berbagai Jenis Tes Masuk Kuliah yang Penting untuk Diketahui, Kamu Mau Pilih yang Mana?
Jika kamu merupakan siswa SMA tingkat akhir dan berencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan dan ingin kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), ada beberapa tes masuk kuliah yang dapat ditempuh. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melakukan perubahan seleksi bersama masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menjadi 3 yaitu jalur prestasi atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), jalur tes atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN), serta jalur mandiri.
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Pertama-tama, kita akan membahas mengenai berbagai jenis seleksi masuk perguruan tinggi negeri yaitu:
- Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
Seleksi yang dikenal sebagai jalur undangan ini melakukan proses seleksi calon mahasiswanya berdasarkan prestasi dan portofolio akademik para siswa. Pada awalnya, siswa dinilai dari kompetensi sekolah dan prestasi seperti akreditasi sekolah, nilai rapot, dan persyaratan lain tergantung dari PTN yang dituju.
Ada perubahan skema SNMPTN 2023 menurut Mendikbud Ristek Nadiem Makarim yaitu:
- Minimal 50 persen rata-rata nilai rapor semua mata pelajaran
- Maksimal 50 persen komponen penggali minat dan bakat yang meliputi nilai maksimal 2 mata pelajaran pendukung dan prestasi serta portofolio untuk program studi seni dan olahraga.
- Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMBPTN)
Pada tahun 2023, SBMPTN tidak lagi menguji beberapa mata pelajaran atau Tes Kemampuan Akademik (TKA). siswa akan mengikuti Tes Potensi Skolastik (TPS) yang fokus terhadap pengukuran kemampuan penalaran pemecahan masalah. Selain itu TPS pun mengukur potensi kognitif, penalaran matematika, literasi bahasa Indonesia, serta literasi bahasa Inggris.Â
- Jalur Mandiri PTN
Ada banyak Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menyelenggarakan jalur mandiri seperti SIMAK UI, UM UGM, SMUP UNPAD, dan lain sebagainya. Jika pada tahun sebelumnya jalur ini ditentukan oleh masing-masing PTN, Kemendikbud Ristek kali ini membuat peraturan baru sehingga seleksi jalur mandiri diselenggarakan lebih transparan.
Berikut aturan seleksi jalur mandiri PTN terbaru:
- Jumlah calon mahasiswa yang akan diterima oleh masing-masing prodi/fakultas
- Metode penelitian calon mahasiswa yang terdiri dari tes mandiri, kerjasama tes melalui konsorsium perguruan tinggi, memanfaatkan nilai dari hasil seleksi nasional berdasarkan tes, serta metode penilaian lainnya yang diperlukan
- Besaran biaya atau metode penentuan besaran biaya yang dibebankan bagi calon mahasiswa yang lulus seleksi
- Calon mahasiswa atau masyarakat dapat melaporkan melalui kanal pelaporan whistleblowing system milik Irjen Kementerian jika memiliki bukti adanya pelanggaran peraturan
- Sekolah Tinggi Kedinasan
Jika kamu tertarik untuk masuk ke Sekolah Tinggi Kedinasan, kamu bisa cek syarat masuknya di laman sekolah yang dituju. Seleksinya biasanya terdiri dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) kemudian lanjut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Setelah itu seleksi dilanjutkan dengan seleksi kesehatan, psikotes, dan tes kesamaptaan (fisik). Di akhir tes, calon mahasiswa akan menjalani seleksi wawancara serta penilaian panitia penentu akhir.
- Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN)
Seleksi ini merupakan jalur khusus bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah tinggi vokasi. Pada jalur ini, sekolah dapat melakukan registrasi, mengisi biodata, data jurusan, dan rekomendasi siswa yang akan mengikuti sistem SNMPN.
- Seleksi PTKIN
PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) adalah sebutan bagi kampus yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Untuk seleksi PTKIN, ada 2 jenis pendaftaran yaitu melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) dan Ujian Masuk (UM).Â
Seleksi SPAN dilaksanakan menggunakan nilai rapor dan prestasi lainnya dan tanpa ujian tertulis. Selain itu, seleksinya pun tidak dipungut biaya pendaftaran. Sedangkan UM PTKIN merupakan jalur ujian masuk PTKIN yang diikuti oleh beberapa perguruan tinggi.
- SMMPTN Barat
Seleksi ini merupakan jalur mandiri yang dilakukan secara serentak pada 25 PTN yang berlokasi di Indonesia bagian barat. Jenis seleksinya dibagi 2 yaitu kelompok ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dan Sosial dan Humaniora (Soshum). Para calon mahasiswa pun dapat memilih maksimal 2 program studi [ada perguruan tinggi yang menjadi peserta SMMPTN Barat.
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Swasta
Selain Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta pun memiliki proses seleksi sendiri. Walau setiap PTS memiliki ketentuan dan persyaratan yang berbeda-beda, kurang-lebih seleksi masuk seleksi masuk perguruan tinggi swasta adalah sebagai beriku:
- Jalur Akademik
Jalur yang pertama ini merupakan jalur pendaftaran bagi para calon mahasiswa yang memenuhi syarat dan melalui proses evaluasi yang dilakukan oleh panitia penerimaan mahasiswa baru pada masing-masing PTS. Biasanya para calon mahasiswa akan diminta untuk melampirkan nilai rapor selama bersekolah di SMA atau SMK.
- Jalur Prestasi
Jalur ini merupakan jalur yang bisa diikuti oleh calon mahasiswa yang memiliki prestasi pada bidang akademik atau non-akademik. Biasanya para calon mahasiswa yang memilih jalur ini tidak perlu mengikuti rangkaian tes yang ditetapkan oleh PTS.
- Jalur Tes Reguler
Jalur terakhir adalah jalur reguler yang dapat diikuti oleh siapa pun calon mahasiswa, asalkan memenuhi ketentuan dan syarat dari PTS yang dituju. Tetapi jika para calon mahasiswa memilih jalur ini, maka akan diminta untuk mengikuti serangkaian tes yang telah ditetapkan kemudian seleksi akan dilakukan berdasarkan hasil tes t ersebut.
Semoga setelah mendapatkan informasi mengenai jenis tes masuk kuliah di atas pun kamu jadi lebih paham dan mengetahui proses mana yang akan kamu lakukan ya! Selain itu, apa pun kampus yang kamu pilih nantinya dan di mana pun kamu akan keterima, baik PTN atau pun PTS, tentu hasil tersebut adalah yang terbaik untuk kamu jalani.Â
Tidak keterima di PTN? Jangan sedih, bergabunglah dengan IDS Digital College!
Jika kamu tidak diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), jangan khawatir. IDS DC hadir sebagai alternatif pendidikan yang menawarkan program pendidikan berkualitas di bidang teknologi dan sains.
IDS DC adalah lembaga pendidikan yang fokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan di bidang teknologi informasi, komputer, sains, dan inovasi. Kami menawarkan kurikulum yang relevan dengan perkembangan terkini dalam dunia teknologi dan sains, serta didukung oleh tenaga pengajar yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya.
Bergabung dengan IDS DC memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, dan memperoleh keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam era digital ini. Program-program pendidikan kami dirancang secara khusus untuk mempersiapkan lulusan yang siap berkontribusi dalam dunia kerja yang kompetitif.
Di IDS DC, kamu akan mendapatkan fasilitas yang lengkap, lingkungan belajar yang kondusif, serta dukungan dalam mengembangkan kreativitas dan minat di bidang teknologi dan sains. Kami juga menyediakan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek riset dan pengembangan yang inovatif.
Jadi, jangan sedih jika tidak keterima di PTN. Bergabunglah dengan IDS DC dan mulailah perjalananmu dalam menggapai kesuksesan di dunia teknologi dan sains. Bersama-sama, IDS DC akan menjelajahi potensi tak terbatas dalam era digital ini.

