Data Engineer, Data Scientist, dan Data Analyst - IDS Digital College

Perbedaan Peran dan Tugas: Data Engineer, Data Scientist, dan Data Analyst

Perbedaan Peran dan Tugas: Data Engineer, Data Scientist, dan Data Analyst


Data Analitik vs Data Analisis

Industri digital yang sering disebut sebagai industri 4.0 membawa kebiasaan baru bahkan profesi-profesi baru yang bisa dimanfaatkan oleh pencari kerja di masa mendatang. Salah satunya adalah data engineer. Profesi ini jelas tidak ada pada masa ketika teknologi belum semaju ini. Maka dari itu penting untuk dipelajari lebih lanjut.

Seperti namanya, data engineer mempunyai tugas untuk mengelola sebuah data. Data apa yang dikelola? Hal itu tergantung pada job desk yang sedang ia kerjakan. Namun, sebagian besar, lembaga atau instansi yang membutuhkan jasa dari seorang pengolah data adalah perusahaan-perusahaan besar. Tujuannya untuk menganalisis, memberikan gambaran, atau menjelaskan suatu keadaan tertentu.

Oleh karena itu, profesi data engineer ini sangatlah dibutuhkan pada industri digital seperti sekarang. Lebih-lebih pada masa yang akan datang. Artikel ini membahas tentang pengertian, job desk Data Engineer dan perbedaannya dengan data scientist serta data analyst.

Pengertian Data Engineer

data engineering

Data engineer adalah sebuah profesi yang sangat populer pada tahun-tahun belakangan. Sejak tahun 2012, profesi ini merupakan kata kunci pencarian yang cukup banyak dicari di Google. Fakta popularitas tersebut didukung dengan terus naiknya kata kunci tersebut sampai tiga kali lipat pencarian.

Profesi ini bertugas untuk mengelola dan mengatur database sebuah perusahaan. Data engineer adalah pihak pertama yang akan menangani data perusahan. Seorang pengolah data adalah pihak yang mengatur dan mengelola proses arsitektur data di tempat ia ditugaskan.

Infrastruktur yang dimaksud adalah berupa database, pipeline, atau warehouse. Oleh karena itu, para data engineer akan membangun sebuah sistem agar bisa diintegrasikan dengan sistem lainnya sehingga dapat mempermudah proses data untuk skala yang lebih besar.

Untuk menjadi seorang pengolah data yang handal dan bisa dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar, kamu perlu menguasai beberapa skill yang tidak boleh absen untuk dipelajari. Antara lain seperti bahasa pemrograman Python, SQL, Cloud Computing, Data dan Keamanan Sistem, dan Big Data Engineering.

Job Desk Data Engineer

Data Analyst

Jika kamu sudah mengetahui artinya dan ingin mengetahui lebih jauh tentang profesi ini, maka kamu wajib mengetahui job desknya. Hal ini berbanding lurus dengan skill-skill yang perlu kamu siapkan jika benar-benar ingin menjadi seorang data engineer profesional.

1. Mengumpulkan dan Mengolah Data

Job desk pertama dan paling utamanya adalah mengumpulkan data kemudian mengolahnya. Setiap perusahaan memiliki satu sumber informasi, maka dari itu perlu untuk mengumpulkan dan mengembangkan data tersebut sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Saat melakukan tugas ini, Ia sangat wajib mengutamakan ketelitian agar tidak salah dalam melakukan input data.

2. Membersihkan Data

Seorang data engineer juga perlu untuk membersihkan data setelah data itu digabungkan. Tujuannya adalah untuk mencari anomali dari data tersebut, yaitu proses dalam database yang menghasilkan efek samping yang tidak diharapkan.

Anomali itu bisa terjadi karena struktur tabel yang kurang maksimal seperti penggabungan data yang masih kotor dan tidak valid. Hal itu perlu dicari metode khusus agar bisa diatasi. Oleh karena itu,  wajib memiliki keahlian dalam mengambil keputusan yang baik.

3. Meningkatkan Arsitektur Data Warehouse

Job desk ketiga adalah merancang struktur arsitektur dari data warehouse yang berhasil dianalisis. Semua data yang sudah dilakukan pembersihan akan dimasukkan ke dalam sebuah data warehouse. Setelahnya, data engineer hanya perlu untuk merancang alur penyimpanan data para perangkat lunak dengan mendefinisikan struktur model menggunakan DFD, ERD, dan arsitektur lainnya.

Perbedaannya dengan Data Scientist serta Data Analyst

Data Analitik vs Data Analisis

Meskipun sama-sama bergerak di bidang data di sebuah perusahaan. Namun, data engineer dan data scientist serta data analyst memiliki beberapa perbedaan. Tugas dari seorang data analyst adalah menganalisis data, membaca arah dari sebuah bisnis, menafsirkan data, dan lain sebagainya. Selain itu, seorang data analyst juga harus mempunyai kemampuan seperti matematika dan statistika.

Sementara itu, data scientist tidak hanya digunakan untuk coding, namun juga mampu mengubah kumpulan data yang belum terstruktur menjadi sesuatu yang lebih mudah untuk dipahami. Data scientist juga mempunyai tugas penting dalam memahami sebuah bisnis. Hal itu karena sebuah perusahaan akan membutuhkan jasa untuk menghasilkan rekomendasi produk yang bisa ditawarkan kepada konsumen.

Dalam dunia yang semakin tergantung pada data, peran Data Engineer, Data Scientist, dan Data Analyst menjadi semakin penting. Ketiganya saling melengkapi untuk memastikan pengelolaan dan analisis data yang efektif. Memahami perbedaan antara ketiga peran ini penting bagi perusahaan yang ingin mengoptimalkan nilai dari data yang dimiliki.

ids digital college

Jadilah Data Engineer Profesional! Temukan peluang karir di bidang teknologi data dengan bergabung di IDS Digital College. IDC membuka pintu kesempatan bagi Kamu yang berminat dan dapatkan pendidikan berkualitas dari para ahli industri dan persiapkan diri untuk masa depan yang cerah. Daftar kuliah sekarang juga!

Posted in: News