Kemanan Siber Pada Internet of Things (IoT) - IDS Digital College

Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kemanan Siber Pada Internet of Things (IoT)

Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kemanan Siber Pada Internet of Things (IoT)


IoT

Salah satu tantangan yang muncul di era perkembangan teknologi seperti sekarang adalah keamanan siber. Keamanan siber pada era Internet of Things (IoT) seperti sekarang pun merupakan isu penting agar data yang pemanfaatan teknologi bisa tepat guna. Di artikel ini, akan dibahas mengenai keamanan siber pada Internet of Things (IoT) yang sebaiknya kamu ketahui.

Mengenal Internet of Things (IoT)

Secara umum, Internet of Things (IoT) adalah sebuah kemampuan untuk menghubungkan objek-objek cerdas dan memungkinkannya untuk berinteraksi dengan objek lain, lingkungan, mau pun dengan peralatan kkomputasi cerdas lainnya melalui jaringan internet. Dengan adanya IoT membuat organisasi dapat menganalisis dan menindaklanjuti data serta membantu untuk membuat keputusan secara real time.

Tantangan dalam Kemanan Siber Pada Internet of Things (IoT)

keamanan siber

Di era IoT seperti sekarang, muncullah tantangan-tantangan baru dalam keamanan siber yang bisa mengganggu kemanan data, manipulasi perangkat, serangan DDos (Distributed Denial of Service), bahkan hingga akses ilegal ke infrastruktur vital. 

Berikut beberapa tantangan lainnya dalam keamanan siber pada era IoT:

  1. Kerentanan pada Perangkat

Keterbatasan sumber daya pada perangkat IoT merupakan salah satu tantangan pada keamanan siber, seperti keterbatasan pada daya komputasi atau penyimpanan memori yang terbatas. Dengan adanya keterbatasan ini, membuat perangkat-perangkat menjadi rentan terhadap serangan yang mengandalkan kelemahan perangkat tersebut.

  1. Privasi dan Perlindungan Data

Biasanya perangkat IoT digunakan untuk proses pengumpulan data. Ternyata, hal tesebut juga bisa mengganggu keamanan dari IoT karena pengumpulan data terus menerus pada perangkat IoT meningkatkan risiko privasi terganggu sehingga menyebabkan penyalahgunaan data pribadi.

  1. Komunikasi yang Tidak Terenkripsi

Dengan protokol komunikasi yang tidak terenkripsi secara default, meningkatkan risiko terjadi intersepsi data serta manipulasi pada perangkat-perangkat IoT.

  1. Skala dan Keragaman

Semakin bertambahnya jumlah pernagkat IoT yang terhubung dengan internet, semakin beragam pula sistem operasi dan platform yang digunakan. Hal-hal tersebut pun membuat kompleksitas manajemen keamanan menjadi meningkat dan membuat para pengembang solusi keamanan sulit untuk konsisten.

Risiko Keamanan IoT Serta Solusinya

IoT

Ada beberapa risiko yang bisa mengganggu kemanan IoT yaitu:

  1. Perangkat IoT Diserang Dengan Metode Brute Force

Metode brute forcce biasanya masih digunakan untuk mendapatkan akses kepada akun pengguna, sistem perusahaan, dan jaringan secara tidak sah. Kamu bisa mencegah serangan ini dengan tidak menggunakan default passwords. 

  1. Masalah di Cloud Storage

Banyak perusahaan yang saat ini beralih ke cloud storage untuk menyimpan data-datanya. Padaha ada satu kekurangan sistem ini yaitu bisa menyebabkan terjadinya kehilangan dan pencurian data. Satu hal yang bisa dilakukan agar pencurian tidak terjadi adalah dengan melakukan perencanaan mitigasi ketika terjadi downtime.

  1. Keamanan Fisik dan Gangguan Dari Luar

Memori atau komputasi yang diserang bisa kehilangan informasi di dalamnya. Biasanya cara para penyerang adalah degan berinteraksi dengan perangkat IoT yang rusak. Cara untuk mencegah agar tidak terjadi masalah ini adalah dengan memprioritaskan keamanan fisik, seperti mempekerjakan penjaga keamanan. Serta melakukan audit dan inspeksi rutin pada perangkat.

  1. Serangan Botnet

Serangan ini bisa terjadi jika operator yang memiliki kuasa untuk mengendalikan botnet memanfaatkannya untuk beberapa kejahatan siber seperti email spam dan phishing, serangan DDoS, serta pencurian informasi pribadi. Para perusahaan bisa mencegah serangan botnet dengan cara menggunakan teknologi anti spam.

  1. Serangan Man-In-The-Middle (MiTM)

Pesan-pesan yang dikirim melalui IoT seringkali tidak terenkripsi, sehingga hal ini pun meningkatkan kemungkinan terjadinya serangan MiTM. Oleh karena itu, sebaiknya kamu memasang software enkripsi agar bisa menjamin koneksi yang aman.

Beberapa hal tentang keamanan siber pada Internet of Things (IoT) tersebut semoga membuatmu semakin sadar mengenai keamanan data serta privasi dala saat menggunakan internet ya!

Tertarik untuk kuliah jurusan IT? Yuk kuliah di IDS Digital College!

Banner DC S1

IDS Digital College adalah Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Indo Daya Suvana (IDS Digital College), sebuah kampus startup dengan sertifikasi internasional yang diakui di lebih dari 195 negara. IDS Digital College menawarkan program pendidikan formal jenjang Strata 1 (S1) dan Magister (S2) dengan pendekatan Real World Project yang siap membekali kamu dalam menghadapi tantangan karier, bisnis, dan pertumbuhan teknologi.

Program S1 mereka menawarkan peminatan yang relevan dengan metaverse, seperti Cyber Security (CS), Software Engineering (SE), dan Multimedia Technology (MT). Dengan mengikuti pendidikan di IDS Digital College, kamu akan siap menghadapi perubahan dan permintaan dalam industri metaverse yang dinamis. Program pendidikan mereka yang terakreditasi dan fokus pada proyek nyata akan mempersiapkanmu dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan

Posted in: News