Pandemi Tak Jadi Penghalang, Pendapatan Startup Wahyoo Naik 4 Kali Lipat - IDS Digital College

Pandemi Tak Jadi Penghalang, Pendapatan Startup Wahyoo Naik 4 Kali Lipat

Tahukah kamu tentang aplikasi Wahyoo? Aplikasi karya anak bangsa ini merupakan platform jasa bagi pengusaha warung makan, yang menyediakan berbagai layanan, seperti penjualan pulsa, edukasi usaha katering, program asistensi bisnis, hingga standarisasi kebersihan tempat usaha. Startup Wahyoo ini sudah berdiri sejak Mei 2017 dan berhasil berkembang dengan sangat cepat. Hal tersebut berdasarkan penjelasan dari CEO Wahyoo, Peter Shearer yang mengaku bahwa sepanjang 2020, bisnis startup yang dijalankannya mengalami peningkatan yang sangat pesat. Bahkan, bisnis di bidang kulinernya ini mengalami peningkatan hingga 4 kali lipat di tahun 2020. Kemungkinan peningkatan bisnis hingga 4 kali lipat tersebut didorong karena tingkat literasi digital pelaku usaha di bidang kuliner, akibat adanya pandemi tahun lalu. Mengingat, selama pandemi Covid-19 banyak pelaku usaha yang mulai menjajakan dagangannya lewat platform digital agar tetap bisa bertahan. Oleh karena itu, startup Wahyoo pun ikut berkembang. Apalagi platform digital ini memberikan kemudahan pada pemilik warung makan dalam mendapatkan bahan masakan secara online. Peter sendiri mengatakan jika selama pandemi berlangsung, tidak semua pemilik warung yang menjadi mitra Wahyoo ikut terdampak, beberapa tetap bisa menjalankan usahanya. "Ada beberapa warung makan rekanan kami yang tidak bisa survive. Tapi, ada juga mereka yang tidak terlalu kena dampak karena sebelah warung mereka ini ada pabrik," jelasnya. Meski begitu, secara omset warung-warung rekanan Wahyoo memang mengalami penurunan 25 persen sampai 50 persen. "Ada juga yang mengeluhkan kalau omset mereka berkurang 25 persen atau 50 persen," tambahnya. Cara Kerja Wahyoo Saat ini Wahyoo sudah bekerja sama dengan berbagai brand ternama di Indonesia, seperti Redoxon, Teh Pucuk, Betadine, Le Minerale, Tora Bika dan Happy Tos. Hal tersebut berdampak pada pemilik warung makan rekanan Wahyoo yang punya kesempatan untuk menjual sekaligus mempromosikan brand tersebut di warung makan mereka. Dengan memanfaatkan jumlah pengunjung yang datang ke warung makan setiap harinya, kegiatan pemasaran tersebut bisa dimanfaatkan oleh brand secara langsung. Nah, tugas Wahyoo disini adalah untuk memastikan kegiatan pemasaran tersebut berjalan dengan baik. Sedangkan keuntungan yang bisa didapatkan oleh pemilik warung yang berekanan dengan Wahyoo adalah akses mudah dan cepat produk FMCG pilihan tersebut. Selain itu, ada juga point rewards yang nantinya bisa ditukarkan hadiah umroh hingga naik haji. Serta berbagai informasi dan pelatihan untuk meningkatkan usaha, seperti cara tepat mengelola keuangan, memilih menu dan produk makanan yang sehat hingga demo masak. Disampaikan oleh Peter, saat ini Wahyoo masih berfokus untuk melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi kepada pemilik warung makan guna menghindari kesulitan mengakses aplikasi tersebut, Peter dan timnya terus melakukan inovasi untuk membuat aplikasi semudah mungkin. “Yang penting aplikasi bisa digunakan untuk melakukan pembelian produk, nantinya secara rutin update fitur akan kami tambahkan mengikuti demand dan perkembangan yang ada,” ucap Peter. Nah, buat kamu yang ingin memulai bisnis startupmu sendiri, saat ini bukanlah hal yang mustahil lho! Pasalnya, IDS Digital College menyediakan program kuliah kelas karyawan di Jakarta yang cocok buat kamu yang ingin kerja sambil kuliah. Kamu bisa ambil jurusan Teknik Informatika atau jurusan Sistem Informasi untuk mendapatkan ilmu yang lebih mendalam terkait software development. Yuk, gabung jadi bagian dari IDS Digital College!

Tahukah kamu tentang aplikasi Wahyoo? Aplikasi karya anak bangsa ini merupakan platform jasa bagi pengusaha warung makan, yang menyediakan berbagai layanan, seperti penjualan pulsa, edukasi usaha katering, program asistensi bisnis, hingga standarisasi kebersihan tempat usaha.  Startup Wahyoo ini sudah berdiri sejak Mei 2017 dan berhasil berkembang dengan sangat cepat. Hal tersebut berdasarkan penjelasan dari CEO Wahyoo, Peter Shearer yang mengaku bahwa sepanjang 2020, bisnis startup yang dijalankannya mengalami peningkatan yang sangat pesat. Bahkan, bisnis di bidang kulinernya ini mengalami peningkatan hingga 4 kali lipat di tahun 2020.

Kemungkinan peningkatan bisnis hingga 4 kali lipat tersebut didorong karena tingkat literasi digital pelaku usaha di bidang kuliner, akibat adanya pandemi tahun lalu. Mengingat, selama pandemi Covid-19 banyak pelaku usaha yang mulai menjajakan dagangannya lewat platform digital agar tetap bisa bertahan. Oleh karena itu, startup Wahyoo pun ikut berkembang. Apalagi platform digital ini memberikan kemudahan pada pemilik warung makan dalam mendapatkan bahan masakan secara online.

Peter sendiri mengatakan jika selama pandemi berlangsung, tidak semua pemilik warung yang menjadi mitra Wahyoo ikut terdampak, beberapa tetap bisa menjalankan usahanya. “Ada beberapa warung makan rekanan kami yang tidak bisa survive. Tapi, ada juga mereka yang tidak terlalu kena dampak karena sebelah warung mereka ini ada pabrik,” jelasnya. Meski begitu, secara omset warung-warung rekanan Wahyoo memang mengalami penurunan 25 persen sampai 50 persen. “Ada juga yang mengeluhkan kalau omset mereka berkurang 25 persen atau 50 persen,” tambahnya.

Cara Kerja Wahyoo

Saat ini Wahyoo sudah bekerja sama dengan berbagai brand ternama di Indonesia, seperti Redoxon, Teh Pucuk, Betadine, Le Minerale, Tora Bika dan Happy Tos. Hal tersebut berdampak pada pemilik warung makan rekanan Wahyoo yang punya kesempatan untuk menjual sekaligus mempromosikan brand tersebut di warung makan mereka. Dengan memanfaatkan jumlah pengunjung yang datang ke warung makan setiap harinya, kegiatan pemasaran tersebut bisa dimanfaatkan oleh brand secara langsung. Nah, tugas Wahyoo disini adalah untuk memastikan kegiatan pemasaran tersebut berjalan dengan baik.

Baca Juga: Begini Sejarah Dibalik 3 Perusahaan Startup Sukses Dunia

Sedangkan keuntungan yang bisa didapatkan oleh pemilik warung yang berekanan dengan Wahyoo adalah akses mudah dan cepat produk FMCG pilihan tersebut. Selain itu, ada juga point rewards yang nantinya bisa ditukarkan hadiah umroh hingga naik haji. Serta berbagai informasi dan pelatihan untuk meningkatkan usaha, seperti cara tepat mengelola keuangan, memilih menu dan produk makanan yang sehat hingga demo masak.

Disampaikan oleh Peter, saat ini Wahyoo masih berfokus untuk melakukan sosialisasi penggunaan aplikasi kepada pemilik warung makan guna menghindari kesulitan mengakses aplikasi tersebut, Peter dan timnya terus melakukan inovasi untuk membuat aplikasi semudah mungkin. “Yang penting aplikasi bisa digunakan untuk melakukan pembelian produk, nantinya secara rutin update fitur akan kami tambahkan mengikuti demand dan perkembangan yang ada,” ucap Peter.

Nah, buat kamu yang ingin memulai bisnis startupmu sendiri, saat ini bukanlah hal yang mustahil lho! Pasalnya, IDS Digital College menyediakan program kuliah kelas karyawan di Jakarta yang cocok buat kamu yang ingin kerja sambil kuliah. Kamu bisa ambil jurusan Teknik Informatika atau jurusan Sistem Informasi untuk mendapatkan ilmu yang lebih mendalam terkait software development. Yuk, gabung jadi bagian dari IDS Digital College!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat