7 Bahasa Pemrograman Populer di Tahun 2022
7 Bahasa Pemrograman Populer di Tahun 2022
Bahasa pemrograman adalah alat komunikasi antara developer dan komputer, di mana developer menggunakan instruksi-instruksi tertentu untuk memerintah komputer. Analoginya, untuk berkomunikasi dengan komputer, kita perlu menggunakan bahasa yang dapat dipahami oleh komputer tersebut. Bahasa pemrograman terdiri dari sintaks dan semantik yang diterjemahkan oleh komputer. Bahasa program umumnya dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu level rendah, level menengah, dan level tinggi.
Sebagai seorang developer, tidak cukup hanya mempelajari satu atau dua bahasa pemrograman; penting juga untuk mengetahui bahasa-bahasa mana yang sedang populer. Hal ini membantu untuk menyesuaikan kemampuan dengan permintaan profesional di industri pengembangan perangkat lunak. Berikut adalah tujuh bahasa pemrograman populer pada tahun 2022.
1. PYTHON
Python, yang dikembangkan oleh Guido van Rossum pada akhir tahun 1980 di Centrum Wiskunde & Informatika (CWI) Belanda, tetap menjadi bahasa pemrograman paling populer hingga saat ini. Keberhasilannya terletak pada prevalensinya di antara programmer, karena banyak digunakan dalam berbagai konteks. Keistimewaan Python tidak hanya terletak pada popularitasnya, melainkan juga pada kemudahan belajar bagi pemula berkat sintaks yang sederhana.
Dalam Python, kata kunci lebih sering menggunakan bahasa Inggris dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain yang sering menggunakan tanda baca. Kemudahan penggunaan ini membuatnya sangat ramah bagi pemula yang ingin memulai perjalanan pemrograman. Python sering digunakan dalam pengembangan web, analisis data, pembuatan prototipe perangkat lunak, dan berbagai keperluan lainnya.
Kelebihan Python mencakup proses pengkodean yang mudah, paradigma pemrograman berorientasi objek, dukungan untuk pembuatan antarmuka grafis (GUI), kemampuan untuk memperluas fitur, dan keuntungan sebagai perangkat lunak sumber terbuka yang gratis. Semua ini membuat Python menjadi pilihan yang kuat untuk berbagai proyek pengembangan perangkat lunak.
- JAVA
Java, sebagai bahasa pemrograman high-level yang berbasis kelas dan berorientasi pada objek, diciptakan oleh James Gosling di Sun Microsystems dan dirilis pada tahun 1995. Sintaks Java memiliki kemiripan dengan C dan C++. Tujuan utama Java adalah portabilitasnya, yang berarti Java dapat dijalankan dengan cara yang serupa di berbagai sistem operasi dan perangkat keras yang berbeda.
Java tidak hanya digunakan dalam pengembangan aplikasi seluler, aplikasi berbasis web, dan aplikasi GUI desktop, tetapi juga menjadi pilihan populer untuk membantu analisis big data dan digunakan dalam berbagai konteks pengembangan perangkat lunak.
Kelebihan Java meliputi sifat platform-independen dan pemrograman berorientasi objek, kesederhanaan dan kemudahan penggunaan, keamanan dan ketangguhan, serta reputasinya sebagai salah satu bahasa yang aman. Semua ini menjadikan Java sebagai pilihan yang kuat untuk berbagai jenis proyek pengembangan perangkat lunak di berbagai industri.
- JavaScript
JavaScript lahir dari tangan Brendan Eich dari Netscape dengan nama Mocha, namun mengalami perubahan identitas menjadi LiveScript sebelum akhirnya dikenal sebagai JavaScript. Sebagai bahasa pemrograman berorientasi objek berbasis teks, JavaScript telah menjadi pilihan utama untuk menghadirkan dinamika dan interaktivitas pada halaman web dan aplikasi.
Programmer sering menggunakan JavaScript dalam berbagai konteks, mulai dari pembuatan aplikasi seluler, pengembangan game, hingga merancang dan membangun situs web dan aplikasi internet yang interaktif.
Keunggulan JavaScript terletak pada kemampuannya menyederhanakan integrasi yang kompleks, memungkinkan pembuat aplikasi untuk menciptakan pengalaman pengguna yang menarik dan responsif. Bahasa ini terkenal karena kinerjanya yang cepat dan interaktivitasnya yang membuatnya menjadi alat yang sangat diandalkan dalam dunia pengembangan web modern.
- PHP
PHP, yang merupakan singkatan dari Hypertext Preprocessor, pertama kali dikembangkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994. Berfungsi sebagai bahasa pemrograman general-purpose scripting, PHP sangat cocok untuk pengembangan aplikasi web sederhana yang bersifat dinamis. PHP dikenal sebagai bahasa server-side scripting, di mana pengolahan data dilakukan oleh komputer server. Keistimewaan PHP dapat terintegrasi secara langsung ke dalam HTML.
Salah satu ciri khas PHP adalah sederhana dan cocok untuk pemula yang baru memasuki dunia pemrograman. PHP terkenal karena kemudahan belajar, kecepatan eksekusi yang baik, dan fleksibilitasnya. Kelebihan lainnya termasuk sumber terbuka, berorientasi pada objek, dan memiliki sintaksis yang mudah dipahami. PHP juga mendukung semua database utama dan didukung oleh berbagai kerangka kerja yang memperluas fungsionalitasnya.
- C++
C++, bahasa pemrograman general purpose yang dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1979 di Denmark, mendapatkan popularitas tinggi di kalangan pengembang. Salah satu daya tarik utama C++ adalah kinerjanya yang tinggi berkat proses eksekusi yang cepat. Bahasa ini juga kaya dengan pustaka, alat, dan komponen yang mendukung berbagai kebutuhan pengembangan.
Daya tarik lainnya adalah inklusivitasnya, dapat digunakan oleh berbagai kalangan, sehingga membentuk komunitas pengguna yang besar dan beragam. C++ terus mengalami perkembangan setiap tahunnya dengan diperkenalkannya versi-versi yang lebih canggih dan unggul. Bahasa ini diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan game, rekayasa perangkat lunak, struktur data, browser, sistem operasi, dan aplikasi lainnya.
C++ berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu bahasa pemrograman yang paling populer, sementara tetap ramah untuk pemula. Fleksibilitas C++ memberikan pengendalian yang tinggi bagi pengembang, membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai proyek pengembangan perangkat lunak.
- C#

Pada awal tahun 1999, Anders Hejlsberg membentuk tim untuk merancang bahasa pemrograman baru yang disebut Cool (C-like Object Oriented Language) atau bahasa yang beroperasi mirip dengan C. C# dikelompokkan sebagai bahasa level menengah, menjadikannya mudah dipahami. Untuk mempermudah pekerjaan para pengembang, C# didukung oleh lingkungan pengembangan terintegrasi (IDE) yang efisien, seperti Visual Studio untuk pengguna Windows atau Xamarin yang dapat digunakan di berbagai platform.
C# meraih popularitasnya dalam pembangunan aplikasi Windows, aplikasi seluler, dan game. Keberhasilan C# sebagai bahasa pemrograman yang banyak digunakan disebabkan oleh kemudahan dalam pembelajaran dan kesederhanaannya. C# terintegrasi dengan NET libraries dan bersifat sumber terbuka, memastikan penggunaan yang cepat dan berorientasi pada objek. Fitur-fitur seperti LINQ atau Lambdas menjadi keunggulan tambahan yang membantu pengembang dalam mengoptimalkan proses pengkodean mereka.
- KOTLIN
Kotlin, dikembangkan oleh JetBrains pada pertengahan tahun 2011, adalah bahasa pemrograman general-purpose, open source, dan memiliki tipe data statis. Pada tahun 2017, Google mengumumkan dukungannya untuk Kotlin sebagai bahasa resmi untuk pengembangan aplikasi Android. Kotlin dapat digunakan bersamaan dengan Java dalam satu proyek, membuatnya lebih fleksibel.
Salah satu fitur unggulan Kotlin adalah Null Safety, yang memungkinkan pengembang memeriksa kesalahan pada variabel yang dapat memiliki nilai null. Kotlin sering digunakan dalam pengembangan perangkat lunak, aplikasi seluler, pemrograman ilmiah, dan berbagai bidang lainnya.
Kelebihan Kotlin termasuk kode yang ringkas, struktur konkurensi, peningkatan keamanan, dan pengkodean yang lebih efisien dengan jumlah kode 20% lebih sedikit dibandingkan dengan Java. Semua ini membuat Kotlin menjadi pilihan yang menarik dalam pengembangan perangkat lunak modern.
Tertarik belajar bahasa pemrograman lebih dalam? Yuk Kuliah di IDS Digital College aja!

Kuliah IT di IDS Digital College merupakan pilihan yang sangat berharga, terutama karena kampus ini memadukan konsep startup dengan sertifikasi internasional di lebih dari 195 negara. Sebagai lembaga pendidikan yang inovatif, IDS Digital College menyajikan pendidikan formal pada tingkat Strata 1 dan Magister dengan pendekatan yang berfokus pada Real World Project.
Program Strata 1 (S1) di IDS Digital College menawarkan peminatan di bidang Cyber Security dan Software Engineering, memberikan para mahasiswa pemahaman mendalam tentang aspek-aspek kritis dalam dunia digital. Selain itu, kampus ini menjalin kolaborasi yang strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam Program Strata 2 (S2) Startup Teknologi di bawah Magister Inovasi Sistem dan Teknologi. Kerjasama juga diperluas melalui kolaborasi dengan Petra Christian University untuk Program Strata 2 (S2) Scriptwriting & Copywriting.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa IDS Digital College tidak hanya memberikan pendidikan tinggi berkualitas, tetapi juga memperluas wawasan mahasiswa melalui kemitraan yang strategis dengan institusi-institusi ternama di Indonesia. Dengan demikian, memilih IDS Digital College adalah langkah cerdas bagi mereka yang ingin menggabungkan keunggulan pendidikan formal dengan pengalaman dunia nyata yang relevan dengan tuntutan industri.





