Mengenal URL, URI, dan URN, Apa Perbedaannya?
Mengenal URL, URI, dan URN, Apa Perbedaannya?
Kamu mungkin membaca artikel ini karena satu alasan: untuk mengetahui perbedaan antara URI dan URL. Jadi, inilah ringkasannya dalam satu kalimat:
Perbedaan antara URI dan URL adalah URI dapat berupa nama saja, atau nama dengan protokol yang memberi tahu cara mencapainya.
Jadi:
Google.com , adalah URI karena itu hanya nama resource.
https://google.com , adalah URL karena itu adalah nama resource (google.com), dan cara menuju ke sana (https://).
Lewat artikel ini, kamu akan mempelajari lebih lanjut perbedaan antara URI, URL, dan URN, dengan contoh masing-masing.
Contoh:
Di bawah ini adalah beberapa contoh URI, URN, dan URL yang menunjukkan hubungan antara ketiganya. Ingatlah bahwa URI dapat berupa URN atau URL karena keduanya merupakan subtipe URI.
Catatan: Dalam contoh ini nama dan alamat secara teknis bukan URI, tetapi menggambarkan perbedaannya dan cara mencari perbedaannya.
| URI | URN | URL |
| Nama, nama dan lokasi, atau keduanya | Nama atau nomor | Nama atau nomor dengan lokasi |
| Nama, nama dan alamat, atau keduanya | Nama atau alamat seseorang | Nama dan alamat seseorang |
| Nomor ISBN | Nomor ISBN | mailto://dan@ft.io |
| micah@google.com | micah@google.com | mailto://dan@ft.io |
| dan@ft.io | ftp.google.com | ftp://ftp.google.com |
URI, URL, dan URN
- Uniform Resource Identifier (URI) adalah string karakter yang secara unik mengidentifikasi nama atau resource di internet. URI mengidentifikasi resource berdasarkan nama, lokasi, atau keduanya. URI memiliki dua spesialisasi yang dikenal sebagai Uniform Resource Locator (URL), dan Uniform Resource Name (URN).
- Uniform Resource Locator (URL) adalah jenis URI yang tidak hanya menentukan resource, tetapi juga cara menjangkaunya di internet – seperti http:// , ftp:// , atau mailto:// .
- Uniform Resource Name (URN) adalah jenis URI yang menggunakan skema penamaan spesifik urn: – seperti urn:isbn:0-486-27557-4 atau urn:isbn:0-395-36341-1.
- Jadi, URI atau URN itu seperti nama kamu, dan URL, subspesifik dari URI itu, adalah nama kamu digabungkan dengan alamat kamu.
Catatan: Semua URL adalah URI, tetapi tidak semua URI adalah URL.
Telah dinyatakan di atas bahwa URI termasuk URN dan URL, tetapi mari kita uraikan lebih detail.
- URI adalah pengidentifikasi resource tertentu. Contoh: Buku, Dokumen.
- URL adalah jenis pengenal khusus yang juga memberitahu kamu cara mengaksesnya. Contohnya HTTP, FTP, MAILTO.
- Jika protokol (https, ftp, dll.) ada atau tersirat untuk domain, kamu harus menyebutnya URL meskipun itu juga URI.
Jadi, mana yang harus saya gunakan?
URI vs. URL adalah salah satu hal yang sering dijadikan perdebatan. Kalau kamu pernah mendengar seseorang mengoreksi orang lain, kamu akan sering mendengar gambar pedang Katana tepat setelahnya.
Jadi, mana yang benar?
Jawabannya tergantung pada apa yang sedang dibahas. Jika kamu bicara tentang domain situs web sehari-hari, seperti google.com, sebaiknya gunakan URL daripada URI karena lebih spesifik.
Biasanya yang terbaik adalah yang spesifik mungkin, jadi URL lebih baik daripada URI karena keduanya benar secara teknis.
Jika kamu berbicara dengan seseorang dari asal yang sama, misalnya San Francisco, kemudian mereka menanyakan di mana kamu tinggal, kamu tidak akan memberitahu mereka bahwa kamu tinggal di San Fransisco atau di California. kamu akan menjawab lingkungan tempat kamu tinggal, karena itu adalah detail jawaban yang mereka minta.
Secara teknis google.com adalah URI, sama seperti secara teknis kamu tinggal di California, tetapi google.com juga merupakan URL, dan kamu juga tinggal di San Fransisco.
Dengan kata lain, dalam 99% kasus sehari-hari, kamu harus menggunakan URL alih-alih URI karena keduanya benar secara teknis tetapi URL lebih spesifik.
Struktur URL
URL juga memiliki struktur spesifiknya sendiri. Dalam struktur itu, beberapa komponenya sebagai berikut:
- Scheme, merupakan protokol yang kamu gunakan untuk berinteraksi
- Authority, merupakan target yang kamu akses. Ini dipecah menjadi userinfo, host, dan port.
- Path, merupakan resource yang kamu minta di host.
- Query, merupakan parameter yang digunakan dalam aplikasi web.
- Fragmen, merupakan target untuk melompat ke dalam halaman tertentu.
Scheme dapat mencakup: HTTP, HTTPS, FTP, MAILTO, IRC, FILE, dll. HTTP dan HTTPS biasanya digunakan untuk menjangkau resource di internet, tetapi dapat juga menunjuk ke resource lokal (di jaringan atau di komputer).
FILE scheme merujuk ke file yang terletak di komputer lokal, dan mencari file di jalur yang disediakan. Host juga dapat menyertakan penunjukkan port yang menggantikan port default untuk protokol yang ditentukan. Sebagai contoh:
https://google.com , akann menuju ke host google.com pada port 443 karena 443 adalah port default untuk HTTPS. Tetapi jika kamu menentukan port seperti ini:
https://google.com:9023 , klien akan mencoba untuk terhubung ke port 9023 menggunakan protokol HTTPS sebagai gantinya.
Terkait, URL juga memiliki parameter query dan pengidentifikasi fragmen.
Parameter query menunjukkan argumen yang diteruskan ke aplikasi web, seperti fungsi pencarian untuk halaman web, seperti:
https://google.com/search?s=bing , ini akan mencari kata “bing” pada fungsi yang disebut pencarian di Google.
Fragmen memungkinkan kamu untuk melompat ke bagian halaman tertentu dari URL, seperti:
https://google.com/results.html#worse , ini akan melompat ke hyperlink pada halaman berlabel “lebih buruk” pada halaman bernama results.html.
Begitulah perbedaan URI, URN, serta URL. Semoga bermanfaat.
sumber: danielmiessler.com


