8 Cara Membangun Startup Yang Pemula Harus Tahu - IDS Digital College

8 Cara Membangun Startup Yang Pemula Harus Tahu

8 Cara Membangun Startup Yang Pemula Harus Tahu


Kita semua pasti memiliki mimpi untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses. Apalagi jika melihat ceo muda yang telah sukses membuat sebuah perusahaan yang maju. Dengan maraknya startup yang muncul ke permukaan, keinginan untuk membuat startup pun semakin besar. Banyak generasi muda yang penasaran dengan startup dan ingin membuat nya.  Nah, pada artikel kali ini, kita akan ngebahas tentang, apa itu startup up, syarat mendirikan nya, dan bagaimana cara membangun startup. Simak penjelasan berikut.

Secara singkat, startup adalah perusahaan rintisan atau baru dibuat. Biasanya bergerak dalam bidang teknologi. Pada startup, biasanya mereka menawarkan hal yang tidak jauh yang berbeda. Perusahaan perusahaan startup menawarkan sebuah kreativitas tanpa batas dan semangat kerja yang menggebu.

Menariknya, startup yang ada di Indonesia tersebar ke berbagai bidang. Mulai dari e-commerce, transportasi, edukasi, kesehatan, dan masih banyak lainnya. Semuanya menawarkan keunikan dan solusi inovatif dari masalah yang kamu hadapi sehari-harinya. Di Indonesia sendiri ada lebih dari 2000 bisnis startup.

Startup

Pengertian Startup

Startup adalah perusahaan rintisan yang didirikan oleh satu atau banyak orang untuk mengembangkan sebuah produk atau layanan unik yang sesuai dengan target pasar. Kata Startup adalah berasal dari serapan dari Bahasa Inggris yang berarti bisnis yang baru saja dirintis atau bisnis rintisan. 

Startup adalah perusahaan rintisan yang belum lama beroperasi. Dengan kata lain, startup artinya perusahaan yang baru masuk atau masih berada pada fase pengembangan atau penelitian untuk terus menemukan pasar maupun mengembangkan produknya. 

Suatu perusahaan bisa dikatakan sebagai startup apabila memiliki 3 faktor, yaitu founder atau pendiri investor atau pemberi dana, serta produk atau layanan.

Dalam lingkup startup umumnya perusahaan rintisan yang dinilai berhasil dalam mengembangkan bisnisnya dibagi menjadi 3 kategori, yaitu unicorn, decacorn, dan hectacorn. Startup yang masuk dalam kategori unicorn adalah perusahaan yang memiliki nilai korporasi lebih dari 1 miliar dollar AS.

Syarat Mendirikan Startup 

Jika kamu ingin mendirikan dan membuat startup, ada 2 syarat yang harus kamu penuhi terlebih dahulu. Sebelum memulai membangun startup, kamu harus mengetahui 3 karakteristik ini, apa saja itu?

  1. Berdirinya perusahaan kurang dari 5 tahun

Sebuah perusahaan bisa dikatakan startup jika usia berdirinya tidak lebih dari 3-5 tahun. Karena seperti yang sudah dijelaskan di atas, perusahaan startup adalah perusahaan yang baru dirintis.

  1. Perusahaan startup memiliki jumlah karyawan kurang dari 30 orang. 

Hal ini dikarenakan perusahaan yang masih baru, jadi untuk biaya harus lebih berhemat. Pada umumnya, perusahaan ini memiliki karyawan yang multitasking. Sehingga satu orang bisa mengerjakan 2 atau lebih pekerjaan. 

  1. Kemiripan dengan usaha biasa.

Adanya kemiripan syarat-syarat mendirikan usaha perseorangan dengan syarat pendirian utama pada perusahaan startup. Pada umumnya perusahaan jenis ini bergerak di bidang teknologi.

Setelah mengetahui ketiga karakteristik startup tersebut, berikutnya kita akan membahas syarat untuk membuat startup.

  1. Modal 

Syarat utama dalam membuat startup adalah harus memiliki modal. Sama seperti perusahaan pada umumnya, untuk mendirikan startup. kamu bisa mencari investor untuk menyediakan dana perusahaan. Bisa juga menggunakan cara lain untuk mendapatkan modal. Modal jadi sesuatu yang sangat fundamental untuk membangun startup.

  1. Lokasi 

Syarat berikutnya adalah lokasi. Jika kamu ingin membuat sebuah perusahaan, kamu harus menyiapkan lokasi nya juga. Lokasi ini bisa dijadikan tempat kamu untuk mengembangkan produk dan jasa yang nantinya akan kamu pasarkan. 

Lokasi startup yang akan kamu buat sebaiknya berada di kota besar. Hal ini dikarenakan, di pusat kota dekat dengan sumber daya yang berkualitas. Setelah menentukan tempat, maka kamu bisa mulai bergabung dengan komunitas khusus startup, serta pengguna internet atau aplikasi di kota besar jauh lebih banyak.

Startup

8 Cara Membangun Startup 

  1. Menemukan Ide Bisnis Yang Tepat

 Hal utama dan terpenting ketika mendirikan sebuah startup adalah dengan menemukan ide yang tepat. Artinya, kamu tidak bisa menciptakan sebuah startup jika tidak ada tujuannya. Karena usahamu akan menjadi sia sia. Kebanyakan startup yang sukses adalah startup yang dapat menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari hari umat manusia. Sebagai contohnya Gojek, Traveloka, dan J&T Express.

Karena itulah tujuan startup dibuat, yaitu dengan menyelesaikan masalah dengan cara yang kreatif dan inovatif. Kamu juga bisa memperhatikan orang orang disekitarmu dan menemukan masalah mereka untuk bisa kamu bantu untuk diselesaikan. 

  1. Merancang Rencana Bisnis

Tahukah kamu jika Business Plan adalah elemen paling penting yang harus ada untuk melihat tujuan, unsur internal dan eksternal, serta strategi apa yang cocok untuk startup mu. Membuat sebuah bisnis tanpa rencana seperti berlayar di lautan tanpa peta.

Merancang rencana bisnis dapat membuat semua rencana dapat berjalan dengan baik dan terarah. Berikutnya dapat diaplikasikan rencana bisnis tersebut dengan menyesuaikan teknologi dan fasilitas yang telah berkembang.

Tak hanya itu, rencana bisnis juga mempermudah kamu mendapat suntikan dana. Sebab, dari rencana bisnis orang lain bisa tahu gimana sih prospek startup tersebut. Sehingga kamu akan dapat mengembangkan bisnis mu kearah yang lebih baik lagi. 

  1. Mencari Tim Yang Satu Pemikiran

Tim atau rekan kita kerja sangat mempengaruhi rencana yang akan kita buat. Jika kita memiliki 1 tim yang memiliki pemikiran dan tujuan yang sama, maka mereka akan dapat membantu kita di tahap tahap awal pembuatan startup. 

Tim yang kamu miliki dapat menentukan arah selanjutnya dari startup yang kamu buat. Pastikan untuk memiliki tim kerja yang kompak dan solutif supaya dapat terus percaya diri dalam menggali ide dan membuat strategi pengembangan bisnis. Kamu juga harus mencari tim yang siap dan mau membangun bisnis bersama dari nol. Tidak perlu banyak orang dalam tim karena yang utama adalah mempunyai visi dan passion yang sama.

  1. Mencari Sumber Dana

Walaupun startup tergolong sebagai bisnis yang idealis, bukan berarti dana tak penting. Bisnis tetaplah bisnis. Kamu pasti memerlukan uang untuk membayar gaji para karyawan dan orang orang yang telah membantumu, membayar keperluan bulanan, dan berinovasi untuk mengembangkan bisnis.

Umumnya, ada enam sumber dana yang bisa dipakai untuk membiayai startup. Keenam sumber dana tersebut, yaitu simpanan pribadi dan kredit, dana teman dan keluarga, pendanaan perusahaan, investasi personal, bank, dan crowdfunding. Kalian dapat memanfaatkan salah satu sumber dana tersebut. Tapi perlu diingat, sebagai bisnis yang tergolong baru, kalian harus bisa memaksimalkan dana pengeluaran dan jangan boros. 

  1. Melakukan Riset

Hal selanjutnya yang harus kalian tahu ketika ingin membuat startup adalah melakukan riset. Melakukan riset dan memahami kondisi adalah salah satu kunci sukses. Hal ini akan membantu untuk mengetahui aspek tertentu dalam bidang usaha. Namun, mulailah dari sesuatu yang memang relevan agar tidak salah kaprah. Cari tahu tentang pelanggan dan yang mereka butuhkan dalam pasar. 

Sehingga kalian bisa membuat sebuah produk yang memang digunakan oleh masyarakat banyak. Dan tentunya bermanfaat. Selain itu, dengan membuat sebuah produk yang digunakan oleh banyak orang. Hal iu tentunya akan meningkatkan keberhasilan dan membuat startup mu berkembang. 

  1. Bangun Relasi Bisnis 

Sebuah bisnis membutuhkan pihak lain untuk dapat terus berkembang dan menjadi lebih sukses. Oleh karena itu, perlu membangun relasi yang luas agar dapat memiliki lebih banyak peluang untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan pihak lain.

Ketika kamu sedang dalam masa sulit, relasi bisnis mu bisa menjadi penolong startup mu. Jadi jangan terlalu merasa bisa melakukan segalanya. Terkadang kamu memerlukan bantuan orang lain untuk mengembangkan bisnis yang kamu punya. 

  1. Meminta Feedback dari Pelanggan 

Pada tahap pre-launching ajukan feedback dari user startup, dengan cara ini perusahaan akan lebih berkembang berdasarkan evaluasi yang diberikan oleh pelanggan dan dapat membangun customer oriented, serta berkesempatan memiliki pelanggan yang loyal nantinya.

Karena pengalaman pelanggan adalah yang paling utama. Selain itu juga kamu bisa mengembangkan produk dan jasa mu menjadi lebih baik lagi berkat ulasan yang diberikan. Kamu juga bisa melakukan inovasi. 

  1. Membuat Website 

Jaman sekarang siapa yang tidak membuka website? Hampir seluruh bisnis menggunakan website. Apalagi bisnis di jaman sekarang serba online. Dengan website, startup kamu bisa lebih mencolok di antara kompetitor sehingga membangun reputasi yang baik.

Membuat website untuk menambah channel pemasaran sangat penting dilakukan di era digital saat ini. Tujuan dari membuat website adalah supaya kamu bisa membuat channel untuk penjualan produk/jasa Kamu. 

Nah, itulah cara membangun startup. Apakah kamu juga ingin membuat startup? kamu bisa ikuti program kuliah di STIMIK IDS dengan jurusan Startup teknologi (S2) dan bergelar Magister Inovasi Sistem dan Teknologi. Untuk informasi selengkapnya cek website kami ya.

Posted in: News