Definisi Marketing untuk Startup - IDS Digital College

Definisi Marketing untuk Startup, 4P, dan Corong Marketing

Definisi Marketing untuk Startup, 4P, dan Corong Marketing


Perusahaan startup pada dekade ini sudah mulai berkembang pesat. Selain karena ide dan gagasan startup yang terbilang cukup inovatif, perusahaan startup juga sangat menarik bagi pekerja muda yang ingin merintis karier sebagai seorang profesional.

Sebagai sebuah perusahaan yang berkembang, startup tentu membutuhkan marketing agar perusahaan yang dijalankan bisa berkembang lebih baik lagi. Rama Mamuaya akan menjabarkan bagaimana sebuah startup bisa menjalankan program marketingnya. Simak artikel ini sampai tuntas.

Marketing untuk Startup

Definisi Marketing

Rama Mamuaya mendefinisikan bahwa marketing refers to any actions a company takes to attract an audience to the company’s product or services through high-quality messaging. Artinya: pemasaran mengacu pada tindakan apa pun yang diambil perusahaan untuk menarik audiens ke produk atau layanan perusahaan melalui pengiriman pesan yang berkualitas tinggi.

Alih-alih untuk mendorong atau mempromosikan produk ke orang. Definisi marketing untuk startup yang disampaikan oleh Rama adalah menarik orang untuk masuk ke dalam apa yang kita inginkan. Caranya adalah dengan membuat diri menjadi atraktif dan membuat orang-orang tertarik.

Marketing adalah sebuah kegiatan untuk menyampaikan value atau nilai yang akan didapatkan orang terhadap produk yang sedang dipasarkan. Marketing dimulai dengan menjelaskan value, bukan dengan menjelaskan detail produk. Prinsip inilah yang selalu ditanamkan oleh orang ketika melakukan kegiatan marketing meskipun dengan media yang berbeda-beda.

4P dari Marketing

Rama menyampaikan bahwa dalam melakukan marketing untuk startup perlu mengetahui 4P. hal ini merupakan kunci dari marketing yang perlu diketahui. 4P tersebut adalah:

  1.  Product

Produk adalah hal penting yang menjadi kunci apakah sebuah marketing itu berhasil atau tidak. Produk akan menentukan target audiens dan di mana target itu berada. Sehingga orang yang melakukan marketing akan bisa menentukan di mana mereka akan memasarkan produk dan kepada siapa produk itu akan dipasarkan.

Selain itu, produk juga akan menentukan apa pesan yang ingin disampaikan kepada para target audiens tentang produk tersebut. Hal ini juga akan menentukan apakah produk akan dimodifikasi dengan kebutuhan pasar. Pada akhirnya, marketing untuk startup ini akan membutuhkan respons dari pasar perihal produk yang dipasarkan.

  1.  Price

P yang kedua adalah price atau harga. Dalam proses marketing, harga sangatlah berperan penting dalam menentukan keberhasilan sebuah marketing. Ketika sebuah audiens sudah ditemukan, maka harga perlu disesuaikan dengan target pasar, dan sejauh apa customer bisa membayar produk yang kita jual.

Harga ini sangat menentukan bagaimana sebuah produk ini akan dipasarkan. Ketika sebuah produk dijual mahal, maka perlu adanya penyesuaian dengan audiens.  Apa pesan yang ingin disampaikan kepada para audiens perihal harga dan apa yang akan mereka dapatkan dengan harga tersebut.

  1.  Place

Place atau tempat juga memainkan peranan penting dalam sebuah marketing. Ketika audiens sudah ditentukan, maka tempat untuk melakukan marketing ini juga perlu disesuaikan. Misalnya, audiens sudah diidentifikasi sebagai anak muda yang suka nongkrong di kafe, maka marketing yang dilakukan harus menyasar kafe sebagai tempatnya.

Tempat ini merupakan media untuk menyampaikan produk yang bisa berlaku secara offline atau juga secara online. Marketing untuk startup yang dilakukan di online akan menentukan media apa yang digunakan disesuaikan dengan kebiasaan audiens.

  1.  Promosi

Ketika sebuah produk, audiens, dan tempat sudah ditentukan, maka selanjutnya adalah promosi. Promosi merupakan langkah bagaimana sebuah produk itu bisa dipasarkan. Bagaimana cara memberitahu kepada konsumen bahwa produk yang dijual memiliki value yang baik dan layak untuk dihargai mahal.

Misalnya sebuah jam tangan mahal, mereka tidak hanya menjual jam yang mahal, akan tetapi juga legacy.  Sebuah jam tangan yang bisa diwariskan kepada anak cucu dan akan mendapatkan service gratis selamanya selama perusahaan tersebut masih ada.

Marketing untuk Startup

Marketing Funnel

Marketing memiliki empat corong yang menjadi kunci sukses sebuah marketing untuk startup. Empat corong tersebut yaitu:

  1.  Awareness

Untuk melakukan marketing audiens perlu dipastikan bahwa mereka aware atau menyadari bahwa mereka perlu memahami sebuah produk yang ingin disampaikan. Awareness itu bisa disampaikan melalui berbagai cara mulai dari media sosial atau email, dll.

  1.  Evaluation

Setelah mereka sadar, maka mereka akan mengevaluasi apakah sebuah produk itu cocok dengan dirinya atau berdiskusi dengan orang lain. Pada tahap ini, audiens akan melakukan pertimbangan.

  1.  Conversion

Setelah melakukan evaluasi, maka selanjutnya mereka akan transaksi, jika memang sebuah produk itu cocok dan benar-benar dibutuhkan oleh audiens.

  1.  Retention

Setelah 3 corong itu sudah lolos dan seorang audiens sudah membeli dan menggunakan produk yang kita jual, maka langkah selanjutnya adalah menjaga agar mereka tetap menggunakan produk kita dan tidak beralih ke produk lain. Demikian adalah penjelasan tentang marketing untuk startup.

Tertarik belajar mengenai startup? atau sedang mencari sekolah yang mengajarkan ilmu tentang cara membangun sebuah stratup? Pas banget nih karena IDS Digital College dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) membuka program magister Startup Teknologi. Program Keilmuan ini berfokus pada pengembangan startup teknologi dengan keunggulan teknologi dan inovasi menuju transformasi society 5.0.

Sumber: Definisi Marketing untuk Startup, 4P, dan Corong Marketing

Posted in: News