Kombinasi Warna Web Yang Menarik - IDS Digital College

Gunakan Teori Warna Untuk Kombinasi Warna Web Yang Menarik

Gunakan Teori Warna Untuk Kombinasi Warna Web Yang Menarik


color

Kehidupan sehari-hari yang kita jalani tidak terlepas dari yang namanya warna. Warna yang dapat kita lihat sehari hari sebenarnya sudah kita pelajari sedari kecil. Seperti warna pada bendera Indonesia, yaitu merah dan putih, warna pada pohon, pada buah, dll. Tak terkecuali Kombinasi Warna Web.

Warna pada dunia desain menjadi sangatlah penting. Selain isi dari sebuah website, warna juga memiliki peran penting untuk keberhasilan sebuah website.

Warna mampu berbicara dengan alam bawah sadar manusia. Warna mempengaruhi suasana hati dan menggerakkan seseorang untuk melakukan sesuatu. Maka dari itu warna memiliki peran penting untuk menarik pengguna.

Sebanyak 84% orang mengakui bahwa warna adalah alasan utama mereka membeli sesuatu.

Ini karena warna sendiri seperti dapat berbicara dengan alam bawah sadar kita. Warna dapat mempengaruhi suasana hati dan menggerakkan hati seseorang. 

Maka dari itu, kombinasi warna sangat dibutuhkan untuk web yang kamu kembangkan. Karena kombinasi warna yang menarik, akan menarik para pengguna untuk membuka website mu.

Teori Warna Menurut Para Ahli

Secara umum, Teori Warna atau Color Theory memiliki pengertian yaitu penyampaian pesan dari para desainernya kepada para pengguna melalui sebuah warna. 

Warna dapat kita lihat dari berbagai persepsi yang berbeda beda pada setiap orang dan wilayah atau Negara. Seperti negara Cina yang menganggap warna putih sebagai lambang kematian dan nasib buruk. Sedangkan di Indonesia, putih melambangkan kesucian. 

Dan tidak semua orang menyukai warna yang sama, ada beberapa orang yang menyukai warna tertentu dan tidak menyukai warna tertentu. 

Tapi tetap saja, warna memiliki peran tersendiri untuk sebuah brand atau website. Berikut ini adalah pengertian teori menurut para ahli.

  1. Teori Sir Isaac Newton

Isaac Newton telah melakukan percobaan serta mendapatkan sebuah kesimpulan dimana apabila dilakukan pemecahan pada warna spektrum yang dihasilkan dari sinar matahari, maka akan ditemukan berbagai warna yang beragam.

Warna yang beragam tersebut terdiri dari warna merah, jingga, kuning, biru, serta ungu. 

  1. Teori Brewster

Pada tahun 1831, Brewster menyederhanakan Warna menjadi 4 kelompok yang terdiri dari primer, sekunder, tersier, warna netral. 

Teori Brewster juga disebut sebagai lingkaran warna ini hingga sekarang juga masih banyak digunakan, khususnya pada dunia seni rupa.

  1. Teori Warna Young dan Helmholtz 

Pada tahun 1801 Thomas Young mengemukakan hipotesis bahwa mata manusia hanya memiliki tiga reseptor (penerima) cahaya, yaitu reseptor yang peka terhadap cahaya biru, merah dan hijau. Sayangnya Young hampir tidak melakukan eksperimen apapun untuk membuktikan pernyataannya.

Seorang ahli optik Jerman Hermann von Helmholtz menjelaskan dan menghidupkan kembali kebenaran hipotesis Young. Hasil usaha bersama itu kemudian terkenal dengan “Teori Young-Helmholtz” 

  1. Teori Munsell

Munsell pertama kali mengemukakan teori warna pada tahun 1858. Munsell menyelidiki warna dengan standar warna untuk aspek fisik serta aspek psikis.

Munsell sendiri menyatakan warna pokok yang ada terdiri dari warna merah, kuning, hijau, biru serta jingga. Dan sedangkan warna sekundernya sendiri terdiri atas warna jingga, hijau muda, hijau tua, biru tua serta nila.

Teori warna merupakan ilmu yang mempelajari tentang bagaimana Teori Kombinasi Warna Web Yang Menarik berperan. Teori warna ini digunakan sebagai panduan dasar oleh seorang web desainer untuk memilih kombinasi warna terbaik untuk website.

color

4 Kelompok warna

Brewster mengelompokan warna menjadi empat kelompok terdiri dari Primer, Sekunder, Tersier dan Netral. Tapi apa saja itu? Simak penjelasannya berikut.

  1. Primer

Warna Primer memiliki sifat murni, yang berarti warna dasar yang berperan menciptakan kombinasi warna warna baru. Yang termasuk warna primer adalah merah, kuning dan biru. Warna primer jika digabungkan akan menciptakan warna baru.

  1. Sekunder

warna sekunder adalah campuran dari warna-warna primer. Meskipun begitu, warna ini tetap memiliki sifat dan karakter yang kuat meskipun tak sekuat primer. Contoh dari warna sekunder adalah Ungu (merah+biru), orange (merah+kuning) dan hijau (biru+kuning)

  1. Tersier

Tersier adalah warna yang terbentuk dari kombinasi warna primer dan sekunder.  Seperti Magenta (merah+ungu), marigold (kuning+oranye), aquamarine (biru+hijau) dan masih banyak lagi.

  1. Netral

Warna netral adalah warna penyeimbang yang berperan untuk membuat warna lain lebih fokus. Warna netral terbagi menjadi dua yaitu monokromatik dan earth tone. Hitam dan putih bagian dari monokromatik dan coklat serta cream adalah warna dari earth tone.

Roda warna

Model roda warna dibagi menjadi 3 model: Complementary, Analogues dan Triadic. Penemu dari roda warna (lingkaran warna) adalah Isaac Newton. Roda warna memiliki fungsi untuk menghubungkan konsep warna dari Brewster yaitu primer, sekunder, tersier dan netral.

  1. Complementary

Warna complementary adalah sepasang warna yang, saat dipadukan, saling membatalkan satu sama lain. Ini menandakan bahwa saat dipadukan, mereka menghasilkan warna skala abu-abu seperti putih atau hitam. Sebagai contohnya adalah merah dan hijau.

  1. Analogues

Warna Analogus adalah warna yang berdekatan satu sama lain dalam lingkaran warna. Misalnya seperti biru, hijau tua dan hijau muda.

  1. Triadic

Warna warna yang berada pada garis lurus di roda warna akan menghasilkan kombinasi warna yang dinamakan model triadic atau jika sebuah segitiga sama sisi ditarik di atas roda warna, sudut yang menyentuh 3 warna itulah yang disebut warna triadic. Contohnya adalah ungu, hijau dan orange

Selain itu, menurut sifatnya warna terbagi menjadi dua yaitu warm (hangat) dan cool (sejuk). Merah, oranye dan kuning tergolong hangat, dan biru, hijau, dan ungu tergolong sejuk.

Apa Pengaruh Warna Website Terhadap Pengunjung?

Seperti yang sudah dibahas di atas, bahwasannya warna secara tidak langsung dapat mempengaruhi alam bawah sadar manusia. Tapi tahukah kamu mengapa bisa seperti itu? Hal ini dikarenakan warna memiliki energi yang dapat merubah pikiran dan perilaku seseorang menjadi lebih positif. 

Ini akan mempengaruhi para pengunjung. Warna yang memberikan energi positif akan membuat para pengunjung website akan berada di situs mu lebih lama. Disaat kenyamanan sudah terbentuk maka peluang untuk melakukan tindakan akhir berupa konversi, seperti melakukan pembelian atau transaksi akan semakin besar.

color

Makna Warna Dalam Desain Website

  1. Merah 

Warna primer atau utama ini terbukti dapat menarik perhatian seseorang. Sebab warna merah memiliki tone warna panas yang mencolok. Warna merah biasanya digunakan untuk tombol-tombol penting. Warna merah biasanya dapat dimaknai sebagai: kewaspadaan, peringatan hingga bahaya. Website yang cocok untuk menggunakan warna merah biasanya bergerak pada bidang Restoran, Kegiatan Sosial, Industri Makanan. 

  1. Kuning

Kuning merupakan salah satu warna yang banyak digemari oleh banyak orang. Warnanya yang cerah dan mencolok memberikan daya tarik tersendiri untuk sebuah website. Warna kuning sering dikombinasikan dengan warna gelap seperti hitam. Pada desain website, kuning sering digunakan menjadi background atau warna dasar. Warna kuning akan memberikan pesan seperti kehangatan dan kegembiraan sehingga cocok dipakai untuk website yang bergerak pada bidang Alat Alat sekolah, Listrik, dan Restoran. 

  1. Orange

Orange dianggap lebih lembut dari warna merah tapi masih cukup untuk menarik perhatian seseorang. Warna Orange terbentuk dari perpaduan warna primer kuning dan merah. Dan warna ini sering sekali digunakan pada website. Sebab Sama seperti warna merah, oranye sering dipakai sebagai dasar warna tombol pada website. Warna orange akan cocok dipakai oleh perusahaan atau usaha yang membawa unsur jeruk dan kegembiraan.  

  1. Ungu

Warna sekunder pencampuran warna biru dan merah. Ungu menjadi warna yang memadukan tone panas warna merah dan tone dingin warna biru. Warna ungu biasanya digunakan pada produk mewah seperti perhiasan, parfum hingga fashion. Selain bermakna kemewahan, warna ungu mewakili keanggunan, spiritual, kebernilaian hingga misterius. 

  1. Biru

Warna primer bertone dingin ini sangat populer dalam dunia desain. Terbukti dengan banyaknya perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia yang menggunakannya. Silahkan lihat, berapa banyak website, logo, simbol hingga seragam yang memakai warna biru. Website-website instansi pemerintah, organisasi, pendidikan banyak menggunakan warna biru. Sebab warna biru membawa pesan, kesuksesan, kebesaran, kebijaksanaan, loyalitas, ketenangan hingga intelektual.

  1. Hijau

Warna sekunder pencampuran dari biru dan kuning ini banyak digunakan dalam website. Warna yang memiliki tone dingin banyak dikaitkan dengan kenaturalan. Selain itu warna hijau juga cenderung mewakili produk atau jasa yang berkaitan dengan dunia luar. Warna hijau mewakili kesegaran, pertumbuhan, kesegaran hingga kestabilan. Cocok dikombinasikan dengan warna hijau. Website yang kita ketahui menggunakan perpaduan antara warna hijau dan putih adalah website kemenkes. 

  1. Hitam 

Warna hitam cukup populer di kalangan pria. Sehingga, perusahaan yang menyasar target audiens laki-laki seringkali memakai warna ini. Bahkan hampir semua produk khusus pria juga berwarna hitam. Warna ini akan cocok untuk website yang bergerak pada bidang parfume pria, Alat transportasi, dan perusahaan teknologi.

  1. Putih 

Warna putih termasuk kedalam warna netral sehingga dalam pemakaian warna putih untuk sebuah website dapat dikombinasikan dengan warna apa saja. Dan warna putih sepertinya warna yang paling banyak digunakan. 

  1. Pink 

Fleksibel untuk berbagai tujuan dan cocok menyasar target audiens wanita dan anak-anak, ataupun pasangan suami-istri. Warna pink adalah salah satu warna yang cukup terang dan mencolok. Memberikan kesan ceria untuk anak perempuan. 

  1. Cokelat

Warna coklat menyerupai unsur bumi, sehingga cocok untuk perusahaan yang fokus ke produk alami. Selain itu untuk perusahaan yang bergerak pada bidang makanan manis seperti coklat, sepertinya warna ini sangat cocok untuk itu. Dan selain itu juga warna coklat akan cocok untuk perusahaan yang bergerak pada bidang furniture. 

Kamu dapat menyesuaikan kombinasi warna web kamu sesuai dengan produk yang kamu buat dan jalankan. Ada beberapa hal yang harus kamu perimbangkan salah satunya adalah pesan yang ingin kamu sampaikan pada website yang kamu buat. Semakin sesuai warna yang kamu pilih, maka pengunjung website juga akan mengambil makna pesan yang kamu sampaikan. 

Sumber: niagahoster.co.id

Posted in: News