Menyingkap Fakta: Apa yang Sebenarnya Dipelajari di Jurusan IT Selain Coding
Menyingkap Fakta: Apa yang Sebenarnya Dipelajari di Jurusan IT Selain Coding
Bagi siswa yang memasuki tahun terakhir SMA atau kelas 12, saatnya untuk memikirkan masa depan setelah lulus SMA. Salah satu pertimbangan yang sering membuat siswa bingung adalah memilih antara Jurusan Teknik Informatika, Teknik Komputer, dan Sistem Informasi.
Banyak siswa yang menganggap ketiga jurusan tersebut memiliki kesamaan, yakni berfokus pada dunia digital dan berkaitan dengan kegiatan pemrograman (coding). Namun, pada kenyataannya, saat mereka memasuki salah satu jurusan tersebut, banyak yang merasa terkejut dan kesulitan untuk melanjutkan kuliah di jurusan yang dipilih.
Hal ini mungkin terjadi karena kurangnya pemahaman tentang perbedaan dan cakupan materi di masing-masing jurusan. Dalam konteks ini, penting bagi siswa untuk memperoleh informasi yang akurat dan mendalam tentang setiap jurusan sebelum membuat keputusan yang berpengaruh pada masa depan mereka.
Jurusan Teknik Informatika, meskipun memiliki elemen coding yang kuat, juga melibatkan aspek lain seperti pemahaman tentang hardware dan perangkat lunak, analisis sistem, basis data, dan jaringan komputer. Mahasiswa jurusan ini akan mempelajari pemrograman, algoritma, dan struktur data serta mengembangkan solusi perangkat lunak yang efektif.
Di sisi lain, Jurusan Teknik Komputer menekankan pada perancangan, pengembangan, dan perbaikan perangkat keras (hardware) komputer. Mahasiswa jurusan ini akan mempelajari aspek teknis dalam merancang dan mengimplementasikan sistem komputer yang efisien, seperti arsitektur komputer, elektronika digital, dan jaringan komputer.
Sementara itu, Jurusan Sistem Informasi menggabungkan elemen dari kedua jurusan sebelumnya dengan fokus pada penerapan teknologi informasi dalam mengelola dan memanfaatkan informasi dalam konteks bisnis dan organisasi. Mahasiswa di jurusan ini akan mempelajari analisis bisnis, manajemen sistem informasi, basis data, keamanan informasi, dan teknologi bisnis.
Dalam memilih jurusan yang tepat, siswa perlu mengeksplorasi minat, keahlian, dan tujuan karier mereka. Penting juga bagi mereka untuk menghadiri bimbingan karier, mengikuti kuliah umum atau webinar yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi, serta berdiskusi dengan profesional yang bekerja di bidang terkait.
Pemahaman yang baik tentang perbedaan antara Jurusan Teknik Informatika, Teknik Komputer, dan Sistem Informasi akan membantu siswa dalam membuat keputusan yang tepat sesuai dengan minat dan potensi mereka. Jangan terjebak dalam anggapan bahwa ketiga jurusan tersebut hanya tentang coding semata, karena setiap jurusan memiliki lingkup studi yang lebih luas dan memungkinkan siswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan dalam dunia teknologi informasi.

Berikut adalah penjelasan singkat tentang tiga jurusan yang telah disebutkan, termasuk kegiatan di kampus, pekerjaan yang dapat dicapai, dan perkiraan upah:
1. Teknik Informatika
Teknik Informatika berfokus pada pengembangan sistem yang dilakukan melalui komputer. Kegiatan di kampus meliputi coding, dengan jenis bahasa pemrograman yang diajarkan seperti Java, Python, C++, dan lainnya. Meskipun juga mempelajari dasar-dasar perangkat lunak dan perangkat keras, tidak sekomprehensif seperti di jurusan Teknik Komputer.
Pekerjaan yang dapat dicapai setelah lulus dari jurusan ini antara lain Programmer, Web Engineer, Software Engineer, Database Engineer, dan Game Developer. Gaji rata-rata berkisar antara 90 hingga 144 juta per tahun, tergantung pada pekerjaan dan posisi yang diemban.
2. Teknik Komputer
Teknik Komputer berfokus pada perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware). Jurusan ini tidak berhubungan dengan coding, melainkan mempelajari secara mendalam tentang software dan hardware komputer.
Meskipun di jurusan Sistem Informasi juga diajarkan mengenai software dan hardware, tidak sekomprehensif seperti di jurusan Teknik Komputer. Pekerjaan yang dapat dicapai setelah lulus dari jurusan ini antara lain Insinyur Pembelajaran Mesin, Arsitek Jaringan Komputer, Analisis Keamanan Informasi, dan Administrator Database. Gaji rata-rata berkisar antara 60 hingga 156 juta per tahun, tergantung pada pekerjaan dan posisi yang diemban.
3. Sistem Informasi
Sistem Informasi berfokus pada pengelolaan informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi sistem dalam bisnis. Jurusan ini tidak hanya mempelajari coding, tetapi juga aspek bisnis yang terkait. Bahasa pemrograman yang diajarkan bisa mencakup Java, Python, flowchart, R Studio, dan sebagainya.
Jurusan Sistem Informasi mempelajari berbagai mata kuliah yang juga diajarkan di Teknik Informatika dan Teknik Komputer, meskipun tidak secara mendetail. Pekerjaan yang dapat dicapai setelah lulus dari jurusan ini antara lain Network Administrator, System Analyst, Database Administrator, Information Security Analyst, dan lain sebagainya. Gaji rata-rata berkisar antara 48 hingga 1,8 miliar per tahun, tergantung pada pekerjaan dan posisi yang diemban.
Penting bagi siswa untuk memahami perbedaan mendasar antara ketiga jurusan ini dan mempertimbangkan minat, keahlian, dan tujuan karier mereka dalam memilih jurusan yang sesuai. Selain itu, perkiraan upah yang disebutkan bersifat kasar dan dapat berfluktuasi tergantung pada berbagai faktor seperti pengalaman, tingkat pendidikan, lokasi, dan industri tempat bekerja.
Setelah memahami informasi di atas, dapat dilihat perbedaan yang signifikan dalam tujuan dan kegiatan yang dilakukan selama di kampus antara ketiga jurusan tersebut. Selanjutnya, akan dibahas lebih mendalam mengenai apa yang dipelajari di jurusan Sistem Informasi dan mengapa jurusan ini tidak hanya mempelajari coding seperti halnya Teknik Informatika.

Banyak yang beranggapan bahwa mata kuliah di jurusan Sistem Informasi sulit karena kombinasi antara coding dan bisnis. Meskipun tidak dapat disangkal, hal ini disebabkan karena mata kuliah dibagi menjadi dua bagian, yaitu coding dan bisnis, sehingga mata kuliah coding dan bisnis tidak sekompleks jurusan yang fokus pada satu aspek. Dapat dikatakan bahwa pembagian materi kuliah di jurusan Sistem Informasi adalah sekitar 50% coding dan 50% bisnis. Coding yang diajarkan dalam jurusan Sistem Informasi berkaitan dengan pengolahan data dan memiliki unsur matematika. Contohnya, mahasiswa akan mempelajari penggunaan Java atau Python untuk mencari median, modus, dan mean dari kumpulan data, atau mencari nilai tertinggi dan terendah dari suatu data yang diberikan. Oleh karena itu, mahasiswa jurusan Sistem Informasi diwajibkan memiliki pemahaman tentang matematika.
Selain coding yang berkaitan dengan matematika, ada juga mata kuliah yang mengajarkan coding yang terkait dengan bisnis. Dalam mata kuliah ini, mahasiswa mempelajari tentang database dan menerapkannya melalui coding. Sebagai contoh, mereka dapat memperoleh data baru tentang penderita AIDS, kemudian mencari barplot atau grafik yang mewakili data tersebut, dan membandingkannya dengan data yang sudah ada. Implementasi tersebut dapat dilakukan dengan mengcoding data dan mencari grafiknya. Dalam hal ini, R Studio sering digunakan tergantung pada dosen pengajar.
Namun, jangan khawatir jika sudah memilih jurusan Sistem Informasi. Semua materi diajarkan dari awal, sehingga jika sudah memahami dasar-dasar coding, maka pembelajaran coding selanjutnya akan menjadi lebih mudah. Mahasiswa juga dapat belajar melalui sumber-sumber seperti YouTube atau melalui sesi belajar bersama dengan teman yang mahir dalam bidang coding, sehingga dapat saling berkembang dan maju bersama. Jangan merasa salah dalam memilih jurusan, karena itu adalah hasil dari pilihan yang kamu dan keluargamu buat.
Yuk kuliah Jurusan Sistem Informasi di IDS Digital College!

Mau berkarier sebagai Software Engineer? IDS Digital College jawabannya! IDS Digital College adalah Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Indo Daya Suvana (IDS Digital College), sebuah kampus startup dengan sertifikasi internasional yang diakui di lebih dari 195 negara. IDS Digital College menawarkan program pendidikan formal jenjang Strata 1 (S1) dan Magister (S2) dengan pendekatan Real World Project yang siap membekali kamu dalam menghadapi tantangan karier, bisnis, dan pertumbuhan teknologi.
Program S1 mereka menawarkan peminatan yang relevan dengan metaverse, seperti Cyber Security (CS), Software Engineering (SE), dan Multimedia Technology (MT). Dengan mengikuti pendidikan di IDS Digital College, kamu akan siap menghadapi perubahan dan permintaan dalam industri metaverse yang dinamis. Program pendidikan mereka yang terakreditasi dan fokus pada proyek nyata akan mempersiapkanmu dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan
