Pendanaan Startup dan Pembangunan Usaha Rintisan - IDS Digital College

Bagaimana Pendanaan Startup dan Pembangunan Usaha Rintisan Di Indonesia

Bagaimana Pendanaan Startup dan Pembangunan Usaha Rintisan Di Indonesia


Perkembangan ekonomi di Indonesia kian hari kian mengalami perkembangan. Salah satu indikasinya adalah dengan merebaknya startup yang baru lahir dan dapat maju dengan progres yang cukup memukau. Mengutip dari CNBC Indonesia, Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan jumlah perusahaan rintisan tertinggi per 2022. Lalu Bagaimana Pendanaan Startup dan Pembangunan Usaha Rintisan di Indonesia?

Bahkan, dalam rangking tersebut, Indonesia menempati posisi ke-5 terbanyak di dunia. Terdapat sebanyak 2.346 startup yang ada di tanah air. Posisi tersebut berada di bawah negara-negara besar seperti AS, India, Inggris, dan Kanada.

Salah satu sektor yang banyak menarik perhatian dan menjadi sukses di wilayah ASEAN dalam laporan yang berjudul “Investment Report” adalah startup yang bergerak di sektor teknologi keuangan atau financial technology (fintech).

Selain fintech, salah satu perusahaan yang dapat meraih pendanaan yang terbesar di ASEAN oleh investor adalah startup yang bergerak di sektor e-commerce dan layanan bisnis (business-to-business services/B2B). Sedangkan, sektor usaha kurang menarik bagi para investor adalah energi bersih dan layanan edukasi digital.

sejarah hacking

Pembangunan Startup

Dalam membangun startup yang baik, seorang pemilik usaha perlu untuk mempunyai founder dan co founder yang tidak lebih dari dua atau tiga orang. Hal itu untuk memudahkan dalam menentukan jalannya sebuah bisnis startup. Pasalnya, founder dan co founder itu memiliki peran penting yaitu sebagai hustler, hipster, dan hacker.

Tiga peran tersebut dapat menjadi kunci untuk perkembangan sebuah startup. Hustler berperan untuk membangun tim, menghandle seluruh pekerjaan, membentuk bisnis model dan memimpin sebuah tim. Peran ini biasanya dapat membawa seseorang menjadi seorang CEO.

Hipster berperan sebagai eksekutor dalam hal strategi marketing dan branding. Selain itu, hipster juga dapat menghasilkan banyak inovasi dari sebuah produk. Sedangkan hacker memiliki peran untuk membangun teknologi di perusahaan startup. Perannya sangat krusial untuk membangun fundamental dari platform perusahaan.

Pendanaan Startup

Di laman yang sama dikatakan bahwa untuk mendapatkan pendanaan, startup perlu melewati beberapa tahapan. Angel investor biasanya akan masuk pada tahapan seed stage, kemudian venture capital strategic investor masuk dalam tahapan early stage, growth, late stage hingga startup tersebut IPO.

Pendanaan pada tahap seed stage biasanya dipakai untuk memperluas bisnis startup ketika masih dalam proses pengembangan. Sedangkan growth stage biasanya berguna untuk bahan bakar dan perluasan ke pasar tambahan. Misalnya perluasan ke kota lain atau negara lain.

Adapun late stage adalah tahap di mana sebuah perusahaan ingin ke arah go public karena produk dan layanannya sudah menemui daya tariknya sendiri. Dana yang akan didapatkan oleh startup biasanya dipakai untuk kegiatan merger acquisition, dan tahap final menuju IPO.

Tantangan Startup

Di tengah kondisi ekonomi global yang serba tidak pasti, para pakar menyampaikan bahwa startup masih akan menghadapi tantangan yang cukup serius ketika ingin bertumbuh. Hal itu terjadi karena pada tahun ini, ada grafik yang menurun dari daya beli masyarakat dan juga tingginya angka pemutusan hubungan kerja.

Selain itu, masalah pada perusahaan startup juga sebetulnya sudah muncul ketika ada permasalahan yang dikenal sebagai fenomena tech winter, yaitu suku bunga tinggi sehingga membuat cost of capital menjadi naik. Hal ini membuat para investor menjadi lebih selektif dalam memilih perusahaan.

Oleh karena itu, startup dituntut untuk lebih bisa berinovasi dan efisien lagi dalam mengelola dana. Hal itu dapat dilakukan dengan cara mengurangi biaya branding dan marketing atau menunda diferensiasi dan diversifikasi produk baru. Dengan demikian maka, usia ketahanan startup atas kondisi ekonomi global akan menjadi lebih baik.

Ingin mendirikan startup atau sedang mencari program kuliah yang mempelajari tentang ilmu dan teknologi startup? Yuk bergabung di Program Startup Teknologi bersama IDS Digital College! Bergabunglah Sekarang dan Mulailah Perjalananmu Menuju Keahlian yang Menginspirasi!”

Sumber: Bagaimana Pendanaan Startup dan Pembangunan Usaha Rintisan Di Indonesia

Posted in: News