Web Developer vs Programmer, Berikut Perbedaannya yang Perlu Kamu Ketahui
Web Developer vs Programmer, Berikut Perbedaannya yang Perlu Kamu Ketahui
Di era digital, pekerjaan sebagai web developer dan programmer semakin hari semakin mengalami perkembangan yang cukup pesat. Banyak perusahaan yang kini membutuhkan kedua peran tersebut untuk diisi. Namun, sedikit sekali orang profesional yang bisa mengisi posisi sebagai web developer dan programmer.
Maka dari itu, peluang untuk menjadi web developer dan programmer sekarang ini masih sangat terbuka lebar. Meskipun demikian, kedua profesi ini sering tertukar dan masih banyak orang yang belum mengetahui apa perbedaan dari web developer vs programmer.
Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok, mulai dari tugas yang diemban oleh web developer dan programmer, skill penguasaan bahasa pemrograman, waktu, dan lain sebagainya. Artikel ini membahas tentang perbedaan antara web developer vs programmer yang perlu kamu ketahui.
Pengertian Web Developer vs Programmer Web Developer

Web developer adalah orang yang membuat berbagai jenis aplikasi untuk sebuah website atau situs web. Seorang web developer tidak hanya bertugas untuk mengembangkan web, namun lebih daripada itu. Mereka dituntut untuk mengerjakan mulai dari desain web, pemrograman web, hingga manajemen basis data.
Web developer bertugas agar situs web perusahaan bisa bekerja lebih cepat dan memberikan pengalaman yang baik untuk pengguna. Web developer biasanya terbagi menjadi tiga yaitu front end developer, backend developer, dan full stack developer. Front end bertugas membuat agar tampilan web menjadi menarik, back end bertugas mengatur data, dan full stack memiliki tugas yang mencakup keduanya.
Programmer

Programmer adalah orang yang bertugas untuk menjalankan instruksi dari perangkat komputer untuk melakukan tugas tertentu dan memberikan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Programmer berhubungan langsung dengan program komputer, yaitu berupa kode atau urutan instruksi yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman.
Seorang programmer biasanya menggunakan bahasa pemrograman seperti Java, Python, JavaScript, dan C++. Dari bahasa pemrograman tersebut, seorang programmer akan mengubah solusi masalah menjadi sebuah instruksi yang dikonversikan di dalam komputer.
Web Developer vs Programmer
1. Tugas
Web developer vs programmer memiliki tugas yang berbeda. Tugas web developer adalah sebagai jembatan antara sumber-sumber yang dibutuhkan oleh website yang sedang dibuat. Mulai dari membuat basis data, mengatur domain website, dan mengubah tampilan sebuah website.
Sedangkan web programmer bertugas untuk menulis kode program yang digunakan di dalam web. Kode tersebut juga harus bisa berfungsi dengan baik. Web programmer juga harus memastikan fungsi-fungsi yang ada di dalam web seperti tombol, menu, link, dan sinkronisasi dengan basis data.
2. Penguasaan Bahasa Pemrograman
Selanjutnya, perbedaan kedua terletak pada bahasa pemrograman yang digunakan antara web developer vs programmer. Web developer minimal mengetahui bahasa pemrograman seperti Java, PHP, MySQL, ASP, dan Python.
Sedangkan bahasa pemrograman yang wajib dikuasai oleh programmer adalah bahasa yang fokus pada sisi web server, seperti Ruby on Rails, NET, Sublim, Editor PHP, PHP, dan JavaScript.
3. Waktu
Dari tugas yang dibebankan kepada kedua profesi tersebut, sisi waktu juga sangat menentukan perbedaannya. Waktu yang dibutuhkan oleh web developer tentu jauh lebih lama dibandingkan programmer. Web developer harus memperhatikan banyak aspek mulai dari desain sampai database sampai website yang dibangun benar-benar siap dipakai oleh pengguna.
Sementara itu, programmer memiliki waktu yang lebih cepat dibandingkan dengan web developer. Pasalnya, web programmer lebih fokus pada jalannya fungsi yang ada di dalam website. Dengan demikian, user atau pengguna website akan mudah dalam menjalankan layanan-layanan yang ada di dalam website.
Demikian adalah perbedaan antara web developer vs programmer. Jika kamu ingin menjadi salah satu di antaranya maka, pelajari lebih banyak tentang kedua profesi tersebut. Kamu juga perlu belajar banyak tentang skill yang dibutuhkan baik untuk menjadi web developer maupun programmer.
Selain melakukan pembelajaran secara otodidak di internet, hal yang sebaiknya kamu lakukan adalah dengan daftar ke sekolah, kampus, lembaga, atau instansi yang akan mengajari kamu bagaimana menjadi seorang web developer maupun programmer yang andal.
Tertarik untuk kuliah jurusan IT? Yuk kuliah di IDS Digital College!

IDS Digital College adalah Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Indo Daya Suvana (IDS Digital College), sebuah kampus startup dengan sertifikasi internasional yang diakui di lebih dari 195 negara. IDS Digital College menawarkan program pendidikan formal jenjang Strata 1 (S1) dan Magister (S2) dengan pendekatan Real World Project yang siap membekali kamu dalam menghadapi tantangan karier, bisnis, dan pertumbuhan teknologi.
Program S1 mereka menawarkan peminatan yang relevan dengan metaverse, seperti Cyber Security (CS), Software Engineering (SE), dan Multimedia Technology (MT). Dengan mengikuti pendidikan di IDS Digital College, kamu akan siap menghadapi perubahan dan permintaan dalam industri metaverse yang dinamis. Program pendidikan mereka yang terakreditasi dan fokus pada proyek nyata akan mempersiapkanmu dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan
