Serangan Siber Kian Mengkhawatirkan, Awas! Akun Rentan Diretas - IDS Digital College

Serangan Siber Kian Mengkhawatirkan, Awas! Akun Rentan Diretas

Salah satu efek pandemi yang dirasakan bagi para pekerja kantoran yaitu harus terbiasa bekerja jarak jauh. Situasi ini membuat banyak orang semakin sering terhubung dengan internet dan memaksa untuk selalu online. Jika dilihat dari segi efisiensi, tentu ini lebih praktis dan mudah. Namun, kebiasaan baru WFH atau Work From Home punya kelemahan, terutama dari segi keamanan. Ketika berselancar di internet, banyak sekali cyber crime atau kejahatan siber yang tersebar lalu mengintai dan menyasar siapa saja. Ancaman yang ada tidak bisa dibiarkan, oleh karena itu tim hukum internal juga memberi tanggapan dan mengambil langkah untuk mengatasinya. Simak kelanjutan informasi berikut.

 

Keamanan Siber Jadi Perhatian Utama

Kini, keamanan siber sudah menjadi tanggung jawab bagi tim hukum internal. Berdasarkan laporan terbaru, Association of Corporate Counsel (ACC) dan Exterro merilis bahwa keamanan siber telah membuat perusahaan harus melakukan penyesuaian dan hal tersebut menjadi isu yang sangat penting di dunia bisnis, terutama buat bagi Chief Legal Officer (CLO). 

 

Dengan mengumpulkan 1.000 CLO di 21 industri dan 44 negara, kedua organisasi tersebut menemukan bahwa keamanan siber, bersama dengan privasi data, sekarang menjadi perhatian utama dari setengahnya. Kepatuhan, keamanan siber, dan privasi data, etika perusahaan, penilaian risiko, dan urusan pemerintah adalah fungsi yang paling sering dilaporkan ke CLO saat ini.

 

“Karena orang-orang terus bekerja dari rumah di masa mendatang, CLO semakin diminta untuk memikul tanggung jawab atas upaya keamanan siber perusahaan mereka,” kata Robin Grossfeld, Wakil Presiden Senior, Inisiatif Global di ACC.

 

Menjadi Masalah Selama 5 Tahun Terakhir

Selama lima tahun terakhir, keamanan siber jadi masalah. Akhirnya membuat banyak perusahaan sengaja menciptakan posisi baru, seperti Chief Data Officer yang memberi kuasa lebih baik daripada Chief Security Officer atau Chief Information Security Officer. Bahkan, topik mengenai cyber security juga hangat diperbincangkan dengan campur tangan dari bagian C-suite. “Ini menghadirkan tantangan baru bagi banyak tim hukum internal, dan satu tantangan yang membantu mendefinisikan kembali peran korporat mereka sehari-hari,” sebut Robin. 

 

Mengenal Tipe Keamanan Siber

Alasan mengapa serangan siber selalu dibicarakan karena dapat merugikan siapa saja, terutama buat perusahaan besar. Kerugiannya bisa bermacam-macam, salah satunya dari segi nominal. Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan, sebaiknya kenali dulu tipe-tipe keamanan siber berikut:

 

 

  • Enkripsi

 

Program atau layanan yang menggunakan enkripsi akan mengambil pesan atau file dan mengubahnya menjadi kode sehingga tidak dapat dibaca dengan mudah oleh peretas. 

 

 

  • VPN

 

VPN bisa menyamarkan alamat IP dari perangkat yang digunakan sehingga peretas tidak dapat mengetahui secara pasti lokasi atau jaringanmu.

 

 

  • Autentikasi

 

Autentikasi menghindari penyerang untuk mengakses sebuah akun dengan menggunakan kata sandi. Saat ini banyak layanan yang meminta untuk melakukan otentikasi dua langkah. Artinya memberi keamanan ganda dengan memakai kode tertentu yang didapatkan lewat email atau nomor telepon ketika ingin masuk ke akun. 

 

 

  • SIEM

 

SIEM merupakan akronim dari Security Information and Event Management atau Informasi Keamanan dan Manajemen Peristiwa. Fungsinya untuk memantau aktivitas bisnis dan SIEM dijual dalam bentuk perangkat lunak. 

 

 

  • Antivirus dan Firewall

 

Perlindungan dari antivirus dan firewall berguna untuk mendeteksi ancaman siber dan menghapusnya. 

 

Jika tidak ada peningkatan dalam keamanan siber, tentu sangat mengkhawatirkan mengingat kita selalu mengakses internet di kehidupan sehari-hari. Program Cyber Security Indonesia di IDS Digital College akan membantu kamu untuk memahami segala hal terkait keamanan jaringan dan masih banyak lagi. Tunggu apalagi, daftarin dari sekarang, ya!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat