Apa Saja Yang Menjadi Tantangan dan Peluang Big Data di Indonesia?
Apa Saja Yang Menjadi Tantangan dan Peluang Big Data di Indonesia?
Semakin bertambah tahun, teknologi yang ada semakin canggih. Seperti yang kita ketahui, era telah berubah menjadi serba digital, seperti KTP elektronik, E-Wallet, dan lainya. Hal ini tentunya akan membuat informasi yang dapat dikumpulkan menjadi semakin mudah. Maka dari itu, perkembangan Big data akan menimbulkan tantangan dan peluang Big data di Indonesia.
Seperti yang kita ketahui, penggunaan internet tidak pernah terlepas dari kegiatan sehari hari yang kita lakukan. Hal ini juga membuat arus data dan informasi akan terus bertambah setiap detiknya. Data tersebut bisa menjadi penting jika kita melakukan analisis secara mendalam. Informasi yang sedikit itu nantinya akan dikumpulkan dan dianalisis dengan bantuan big data itu yang nantinya bisa digunakan dan dimanfaatkan.
Agar dapat memahami lebih dalam tentang Big Data, berikut Pengertian, Fungsi, Karakteristik, Peluang, serta Tantangan Big Data di Indonesia.
Apa Itu Big Data?
Sebelum membahas Big Data, sebaiknya kamu harus mengetahui apa itu data. Data adalah informasi yang telah dikumpulkan menjadi satu dan bisa berbentuk tulisan, angka, dan simbol-simbol. Data ini tentunya bisa digunakan untuk apa saja, bisa menjadi bahan evaluasi, atau mengambil keputusan. Data bisa dicari melalui pendekatan yang tepat .
Sedangkan big data adalah data data yang telah dikumpulkan dan memiliki ukuran yang sangat besar. Big Data terdiri dari data yang terstruktur (structured), semi-terstruktur (semi structured), dan tidak terstruktur (unstructured) yang dapat berkembang seiring waktu berjalan.
Dengan ketidakadaan Big Data pada era digitalisasi seperti sekarang, mungkin kita akan sedikit lebih sulit untuk melakukan analisa dan melakukan perubahan kearah yang lebih baik.
Fungsi Big Data
Tentunya Big Data memiliki fungsi yang berguna bagi umat manusia. Berikut ini merupakan fungsi big data.
- Big Data berguna sebagai referensi untuk mengembangkan sebuah produk. Karena Big Data mengumpulkan semua data yang ada. Perusahaan dapat memanfaatkan itu untuk mengembangkan produknya. Mereka dapat melakukan analisis tentang apa yang disukai dan tidak disukai oleh para konsumen. Sehingga perusahaan dapat mengambil keputusan yang tepat dalam bisnis nya.
- Fungsi Big Data yang kedua sebagai alat untuk menganalisa dan memprediksi penyebab suatu masalah dalam sistem. Dengan adanya Big Data, banyak perusahaan dan lembaga yang dapat meminimalisir adanya kegagalan. Dari hasil analisis tersebut bisa ditampilkan secara langsung atau real time, dan tentunya kamu juga bisa langsung menggunakannya.
Hasil dari analisis tersebut dapat digunakan dan ditampilkan secara langsung (real time).
- Big Data dapat digunakan sebagai alat untuk mengurangi waktu dan biaya. Dikarenakan big data melakukan pengumpulan data secara langsung, perusahaan atau lembaga dapat memanfaatkan itu untuk menghemat waktu. Biaya yang dikeluarkan juga dapat lebih hemat dikarenakan tidak harus melakukan survei terlebih dahulu. Biaya yang akan dikeluarkan pun menjadi lebih sedikit jika kamu menggunakan big data, tak hanya itu saja, proses penerimaan dan pengiriman data juga akan semakin cepat.
Karakteristik Big Data
Big Data memiliki 5 karakteristik, tapi ada 3 komponen utamanya yang disebut The Three V dan 2 karakteristik tambahan. The Three V merupakan 3 komponen utama penyusun Big Data. Jika salah satu karakteristik tersebut tidak ada, maka sekumpulan data tidak bisa disebut dengan big data. Apa saja itu?
- Variety
Maksud dari Variety disini adalah big data terdiri dari data data yang bervariasi atau beragam jenis nya.
Tipe data ini dikenal lebih terstruktur, namun dikarenakan berkembangnya big data, maka nantinya akan masuk banyak data baru yang berbentuk tidak terstruktur dan semi-terstruktur.
Biasanya tipe data traditional lebih terstruktur, akan tetapi seiring berkembangnya big data, banyak data baru dengan bentuk data yang unstructured (tidak terstruktur) dan semi structured (semi-terstruktur), seperti contohnya pada sebuah text, atau data yang berupa audio, dan video. Data-data tersebut akan membutuhkan proses tambahan agar data tersebut dapat digunakan.
- Volume
Dalam Big Data, volume merupakan karakteristik terpenting.
Volume disini berarti semakin banyak datanya, maka informasi yang dibutuhkan pun semakin banyak. Volume juga menjadi aspek yang harus dipertimbangkan. Big data sendiri memiliki arti data dengan ukuran yang besar, karena itu ukuran dari data itu sendiri memiliki peranan penting. Big data bisa dikatakan Big data jika memiliki volume yang besar. Misalnya, sekumpulan data tidak bisa dikatakan big data, dikarenakan hanya sedikit data yang tersedia. Sehingga akan sulit untuk melakukan analisis terhadap data data yang ada.
- Velocity
Karakteristik The Three V yang terakhir adalah Velocity.
Jika variety mengacu pada seberapa banyak dan volume seberapa besar data, maka Velocity berarti mengacu pada seberapa cepat data dapat diproses dan dihasilkan untuk kemudian dianalisis dan digunakan untuk kebutuhan yang diperlukan. Tak hanya itu saja, kecepatan untuk mentransfer data juga harus cepat karena hal ini dapat mempengaruhi proses analisis data. Kecepatan sangat diperlukan agar bisa menghemat waktu dan analisis bisa dilakukan secepat mungkin.
Ada juga karakteristik tambahan, yaitu Veracity dan Value.
- Veracity
Karakteristik kali ini anak mengacu pada ketepatan atau akurasi data. Sehingga jika data memiliki keakuratan yang tinggi, maka hasil yang diinginkan akan lebih baik, sehingga kebutuhan atau informasi yang dibutuhkan bisa sesuai. Veracity sering diperlukan dalam bidang bisnis.
- Value
Karakteristik value memiliki arti yaitu nilai. Maksudnya adalah, data yang dikumpulkan tidak sembarangan dan bisa dimanfaatkan sesuai fungsinya sehingga pengambilan keputusan bisa semakin baik lagi. Semisalnya seberapa banyak orang tidak menyukai sebuah produk dikarenakan harga nya yang terlalu mahal. Perusahaan dapat memanfaatkan data tersebut untuk melakukan perubahan pada harga produknya. Maka dari itu, biasanya karakteristik value ini diperlukan dalam bidang bisnis.
Peluang Big Data di Indonesia
Big Data memiliki peluang yang besar di Indonesia dikarenakan banyaknya sektor yang membutuhkan teknologi ini dalam melakukan proses pengelolaan data. Bahkan dalam sehari kebutuhan pengelolaan data mencapai angka 2,5 quintillion bytes data. Jika dilihat dari sini, bisa kita simpulkan bahwasanya keberadaan big data akan memberikan peluang bagi berbagai industri dalam penggunaannya. Nah, apa saja yang menjadi peluang Big Data untuk masa depan Indonesia? Berikut penjelasannya.
- Pada Sektor Pendidikan
Pendidikan merupakan hal yang penting. Big Data dapat dimanfaatkan pada sektor pendidikan untuk melakukan proses pembelajaran dan pengelolaan data. Seperti contohnya saat Indonesia bahkan seluruh dunia mengalami pandemi Covid-19. Sehingga diberlakukannya kebijakan lockdown dimana seluruh warga Indonesia dilarang sementara keluar dari rumah. Proses pembelajaran di semua sekolah sempat diberhentikan sementara. Untuk menangani kasus ini, teknologi big data berperan sebagai platform e-learning yang bisa membuat para siswa mengakses pembelajaran dari rumah. Tentunya hal ini bisa dijadikan momentum bagi Indonesia untuk melakukan transformasi digital pada sektor pendidikan. Dan diharapkan akan membuat pendidikan Indonesia dapat lebih maju lagi.
- Pada Sektor Politik dan Pemerintahan
Sebagai pemegang data warga Indonesia, pemerintah dapat melakukan pemindaian untuk melihat kondisi terkini oleh pembuat kebijakan. Setelah menganalisis big data dengan baik, pemerintah bisa memanfaatkan untuk mrmbuat kebijakan kebijakan yang lebih baik lagi yang tentunya tidak membuat masyarakat menjadi kesulitan. Tentu nya diharapkan agar kebijakan yang nanti nya akan dibuat oleh pemerintah, bisa lebih membuat rakyat merasa adil.
- Pada Sektor Bisnis
Perusahaan besar di Indonesia sudah menggunakan big data untuk melakukan sebuah inovasi. Big data juga turut membantu perusahaan dalam memberikan akses pelayanan hingga informasi kepada para pelanggan secara cepat. Contohnya, banyak produk produk yang telah menyesuaikan keinginan para konsumen.
Big data juga bisa dimanfaatkan untuk menyusun strategi pemasaran agar produk yang ingin dipasarkan dapat lebih dikenal publik. Tak hanya itu, big data juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai suatu produk. Sehingga, para pebisnis lebih bisa melakukan inovasi terhadap produknya.
- Pada Sektor Transportasi dan Keamanan
Berikutnya adalah penggunaan big data pada bidang transportasi dan keamanan. Hal ini sebenarnya telah banyak digunakan diberbagai negara didunia. Contohnya seperti aplikasi KAI Acces dimana aplikasi ini bisa memberikan informasi mengenai jadwal kereta api yang akan berangkat. Tidak hanya itu, kita juga bisa memantau jadwal keberangkatan transportasi. Tak hanya itu sja, Big data juga bisa dimanfaatkan untuk memantau lokasi yang sering menjadi tindak kejahatan. Hasil dari big data yang bisa kita lihat adalah telah disediakannya gerbong khusus wanita.
- Sektor Kesehatan
Pada sektor kesehatan, big data digunakan untuk mengkonsolidasi data yang nantinya akan dikaitkan dengan data kesehatan. Sehingga diharapkan, dengan menggunakan teknologi ini bisa mencegah pandemi dan menyembuhkan banyak penyakit. Di dalam praktiknya, big data ini juga bisa digunakan untuk mendapatkan data pribadi pasien yang bisa digunakan untuk mengurangi kesalahan pihak rumah sakit dalam memberikan obat.
Tantangan Big Data di Indonesia
Tidak hanya memberikan banyak peluang untuk masa depan Indonesia diberbagai sektor, Kemunculan big data tentunya melahirkan tantangan baru dalam penerapannya. Berikut ini merupakan tantangan penerapan big data di Indonesia.
- Kompetensi SDM
Memanfaatkan big data tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Karena diperlukan Sumber Daya Manusia atau SDM yang kompeten dalam bidang analitik data, pemrograman yang tinggi, memiliki kemampuan memiliki kreativitas dan inovasi terhadap perkembangan teknologi informasi. Sehingga pemerintahan, organisasi, maupun perusahaan harus pandai mencari SDM yang memiliki kemampuan Sehingga dalam menerapkan atau mengimplementasikan big data ketika terjadi serangan siber yang tidak diinginkan tim SDM Teknologi Informasi mampu menganalisa dan mengatasi permasalahan yang muncul dengan cepat dan efektif.
- Proses Big Data Cukup Memakan Waktu
Dikarenakan big data terdiri dari berbagai macam jenis dan berasal dari sumber yang berbeda. Setelah data dikumpulkan dan telah melalui proses panjang yang akhirnya nanti akan siap untuk digunakan. Pengumpulan data yang dilakukan secara manual tentunya akan memakan banyak waktu dan hal ini akan membuat proses analisis menjadi lama.
- Di Indonesia Masih Sedikit Sumber Daya dalam Bidang Analis Data
Kurangnya sumber daya yang memiliki keahlian dalam analisa data dan minimnya kemampuan dalam interpretasi dan pelaporan data menjadi hambatan dalam penerapan big data yang berefek pada laju perkembangan bisnis. Walaupun permintaan dalam proses pengelolaan data cukup banyak diminta dan terjadinya peningkatan data eksponensial.
- Adanya Fragmentasi Data
Masih kurangnya divisi khusus untuk menangani manajemen data, tentunya hal ini menjadi hambatan peluang big data di Indonesia. Walaupun banyak perusahaan yang membutuhkan data yang akurat, namun kurang nya karyawan yang ahli dalam bidang tersebut akan membuat perusahaan kesulitan dalam menginterpretasikan data.
Nah, itulah Tantangan dan Peluang Big Data di Indonesia. Big Data tentunya akan ada tantangan yang harus dihadapi. Hal yang bisa dilakukan perusahaan atau instansi dalam menangani hal ini adalah dengan memberikan pelatihan bagi karyawan untuk menggunakan big data analisis untuk memanfaatkan data perusahaan.
Jadilah ahli dalam pengolahan dan analisis data menggunakan teknik-teknik analisis data yang paling mutakhir seperti machine learning, data mining, dan data visualization. Bergabunglah dengan IDS Digital College untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang big data dan teknologi terkait. Program ini dirancang untuk memberikan pengetahuan tentang teknologi dan alat yang digunakan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan mengelola data besar dalam skala yang besar.

