Tips Meningkatkan Kualitas Kerja Sebagai Software Engineer - IDS Digital College

Tips Meningkatkan Kualitas Kerja Sebagai Software Engineer

Bekerja sebagai software engineer bukanlah sesuatu yang biasa, sama seperti seorang penulis novel. Mereka akan memiliki pekerjaan dengan jadwal yang tidak biasa. Karena mereka harus mengerjakan sebuah project dalam kurun waktu tertentu, tidak seperti pekerja kantoran yang bekerja selama weekday dan libur saat weekend. Beberapa orang juga memiliki pola kerja yang berbeda.

Untuk meningkatkan kualitas kerja kamu sebagai software engineer, tanpa harus mengganggu waktu “me time”, kamu bisa menyelesaikan pekerjaanmu ke dalam dua cara ini: maker dan manager schedules.

Jika kamu ingin menjadi lebih produktif dan memberikan pekerjaan yang berkualitas tinggis ebagai software engineer maka kamu harus mengetahui bagaimana switch/beralih di antara dua jenis schedules ini selama aktivitas sehari-hari.

A Manager’s Schedule / Jadwal Manajer

Biasanya manager’s schedule menggunakan slot-slot kecil yang masing-masing berisi dengan tujuan tertentu yang telah diputuskan sebelumnya. Managers menghabiskan banyak waktu mereka untuk menyelesaikan masalah dan melakukan pekerjaan yang membutuhkannya. Mudahnya, ketika ada masalah produksi, pegawai membuat masalah atau membutuhkan saran, seorang manager engineering biasanya akan pergi dan menuntaskan semua permasalahan yang ada.

Oleh karena itu seorang managers harus bisa untuk bertindak cepat, mengambil keputusan yang cerdas dan menyelesaikan masalah. Karena mereka dapat melakukannya lewat keahlian mereka dalam menilai. Mereka tidak memerlukan fokus yang lebih mendalam.

 

A Maker’s Schedule / Jadwal Pengembang

Disatu sisi, seseorang yang memiliki pekerjaan dalam membuat, mendesain, atau berpikir yang membutuhkan banyak kreatifitas didalamnya akan membutuhkan waktu yang lebih lama saat fokus mengerjakan tugasnya. Membuat jadwal mereka terpecah seperti miliki manager tidak akan menghasilkan apa-apa.

Pengembang membutuhkan fokus yang intens untuk mengerjakan sesuatu dengan baik, lalu kemudian menyerahkannya pada manajer. Oleh karena itu, rapat atau pertemuan bisa merusak jadwal maker’s karena membatasi kemampuan mereka untuk masuk ke “zona” mereka.

Kamu bisa menggunakan dua jadwal ini jika kamu adalah seorang maker atau manager. Bagaimanapun juga, konflik biasanya akan terjadi ketika kedua makers dan managers bekerja sama. Kita hidup di dunia managers, dimana kita dapat mengontrol jadwal seseorang atau team. Namun ada orang lain yang biasanya tidur saat siang dan bekerja saat malam.  Jika kamu adalah maker, maka kamu bisa melakukan hal dibawah ini untuk membuat jadwalmu jadi lebih tertata.

a. Jam kerja 

Kam kerja adalah jam yang di set oleh makers diluar pertemuan. Ketika mereka tidak sibuk dan masuk dalam mode “jangan diganggu”. Kamu paling tidak harus meluangkan 5 jam di dalam kalendermu untuk bekerja lebih fokus. Biarkan satu atau dua jam lainnya untuk membiarkan orang lain masuk dalam jam kerjamu.

Jika kamu adalah manager, pastikan untuk membuat jadwal dengan tim mu.

b. Pisahkan Minggu Antara jadwal Manager dan Maker

Sebagai seorang software engineer kamu bisa memisahkan jadwal kamu dalam beberapa hari dalam satu minggu untuk deep work, sisakan hari lain untuk bekerja bersama team atau datang ke rapat. Selama masa fokus itu, kamu bisa memblokir semua jadwal dan hanya membalas pesan dari teman kerjamu ketika memiliki waktu disela waktu istirahat.

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat