5 Hal yang Kamu Rasakan Saat Bekerja di Startup - IDS Digital College

5 Hal yang Kamu Rasakan Saat Bekerja di Startup

Bekerja di sebuah perusahaan startup kini menjadi incaran banyak anak muda khususnya fresh graduate. Nggak hanya itu, beberapa dari mereka bahkan juga ada yang kerja sambil kuliah untuk menambah pengalaman. Bukan tanpa alasan, memang saat ini startup yang bermunculan menawarkan suasana kerja yang asik dan bahkan gaji yang cukup besar. Penasaran dan ingin tahu seperti apa rasanya kerja di sebuah perusahaan startup? Langsung disimak, yuk! Belajar Banyak Hal Baru Buat yang suka mempelajari sesuatu yang baru, pasti akan tertarik untuk mencoba bekerja di jenis perusahaan rintisan. Pasalnya, saat bekerja kita tidak hanya bertanggung jawab pada satu pekerjaan saja. Ada kalanya, kita disuruh membantu mengerjakan pekerjaan baru di luar deskripsi pekerjaan. Ini bisa menjadi peluang bagimu untuk mengembangkan diri. Lebih Fleksibel Kelebihan bekerja di bidang startup yaitu waktu bekerja yang lebih fleksibel. Kamau bisa merasa lebih bebas dalam berkreasi dan tidak terlalu dikekang dengan aturan jam kerja. Asalkan setiap pekerjaanmu telah selesai, maka kamu bisa mendapatkan waktu yang cukup untuk bersantai. Akan tetapi, terkadang kamu juga tidak bisa memiliki waktu istirahat sedikit pun jika pekerjaan masih banyak. Setiap Kontribusi Akan Dihargai Suasana yang lebih santai dan fleksibel membuat bekerja di startup berbeda dengan bekerja di perusahaan konvensional yang sudah stabil. Biasanya, perusahaan rintisan memiliki tim yang jauh lebih kecil. Sehingga, setiap pekerjaan yang dilakukan memiliki dampak yang jelas bagi perusahaan. Setiap hasil jerih payah karyawan yang bekerja juga pasti akan dihargai karena budaya kerja di startup adalah selalu mendukung satu sama lain. Jika kamu termasuk salah satu pribadi yang mudah tertantang dan ingin meniti karir di dunia startup, maka opsi kerja sambil kuliah bisa dipertimbangkan. Lingkungan Kerja yang Menyenangkan Biasanya perusahaan startup akan memiliki kantor dengan lingkungan yang menyenangkan. Jadi saat bekerja kamu tidak harus selalu duduk di meja kerja saja. Kamu bisa bekerja di tempat yang menurutmu paling nyaman sehingga bisa lebih produktif dan menciptakan inovasi baru. Selain itu, pakaian yang dikenakan ke kantor juga bebas dan santai. Ini juga yang menjadi salah satu alasan mengapa anak muda mudah tertarik untuk bekerja di perusahaan rintisan. Ada Banyak Pilihan Bidang Pekerjaan Sama seperti perusahaan konvensional atau Big Companies, di startup juga terdiri dari beberapa bidang. Bahkan kategorinya jauh lebih bervariasi. Kebanyakan dari perusahaan rintisan pasti membutuhkan Developer, Data Analyst, Product Manager, UI/UX Designer, Digital Marketing, hingga Sales Manager. Jika kamu ingin menggeluti sejumlah profesi yang telah disebutkan tadi, ilmu tersebut dapat dipelajari dari mana saja, termasuk di bangku kuliah, dengan mengikuti kursus, dan lain sebagainya. Nah, daftar di atas merupakan hal yang akan kamu dapatkan ketika bergabung di startup. Sebelum melamar, pastikan benar-benar yakin dan mampu merasa nyaman akan perubahan. Sebab, startup cenderung masih melakukan perubahaan yang sangat cepat. Ingin tau banyak soal startup tapi nggak punya banyak waktu? Kamu bisa mengikuti program kerja sambil kuliah Jurusan Sistem Informasi atau Jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College. Kunjungi website-nya untuk dapatkan informasi lebih lanjut, ya!

Bekerja di sebuah perusahaan startup kini menjadi incaran banyak anak muda khususnya fresh graduate. Nggak hanya itu, beberapa dari mereka bahkan juga ada yang kerja sambil kuliah untuk menambah pengalaman. Bukan tanpa alasan, memang saat ini startup yang bermunculan menawarkan suasana kerja yang asik dan bahkan gaji yang cukup besar. Penasaran dan ingin tahu seperti apa rasanya kerja di sebuah perusahaan startup? Langsung disimak, yuk!

1. Belajar Banyak Hal Baru

Buat yang suka mempelajari sesuatu yang baru, pasti akan tertarik untuk mencoba bekerja di jenis perusahaan rintisan. Pasalnya, saat bekerja kita tidak hanya bertanggung jawab pada satu pekerjaan saja. Ada kalanya, kita disuruh membantu mengerjakan pekerjaan baru di luar deskripsi pekerjaan. Ini bisa menjadi peluang bagimu untuk mengembangkan diri. 

2. Lebih Fleksibel

Kelebihan bekerja di bidang startup yaitu waktu bekerja yang lebih fleksibel. Kamau bisa merasa lebih bebas dalam berkreasi dan tidak terlalu dikekang dengan aturan jam kerja. Asalkan setiap pekerjaanmu telah selesai, maka kamu bisa mendapatkan waktu yang cukup untuk bersantai. Akan tetapi, terkadang kamu juga tidak bisa memiliki waktu istirahat sedikit pun jika pekerjaan masih banyak. 

3. Setiap Kontribusi Akan Dihargai 

Suasana yang lebih santai dan fleksibel membuat bekerja di startup berbeda dengan bekerja di perusahaan konvensional yang sudah stabil. Biasanya, perusahaan rintisan memiliki tim yang jauh lebih kecil. Sehingga, setiap pekerjaan yang dilakukan memiliki dampak yang jelas bagi perusahaan. Setiap hasil jerih payah karyawan yang bekerja juga pasti akan dihargai karena budaya kerja di startup adalah selalu mendukung satu sama lain. Jika kamu termasuk salah satu pribadi yang mudah tertantang dan ingin meniti karir di dunia startup, maka opsi kerja sambil kuliah bisa dipertimbangkan. 

Baca Juga: Pandemi Tak Jadi Penghalang, Pendapatan Startup Wahyoo Naik 4 Kali Lipat

4. Lingkungan Kerja yang Menyenangkan

Biasanya perusahaan startup akan memiliki kantor dengan lingkungan yang menyenangkan. Jadi saat bekerja kamu tidak harus selalu duduk di meja kerja saja. Kamu bisa bekerja di tempat yang menurutmu paling nyaman sehingga bisa lebih produktif dan menciptakan inovasi baru. Selain itu, pakaian yang dikenakan ke kantor juga bebas dan santai. Ini juga yang menjadi salah satu alasan mengapa anak muda mudah tertarik untuk bekerja di perusahaan rintisan. 

5. Ada Banyak Pilihan Bidang Pekerjaan

Sama seperti perusahaan konvensional atau Big Companies, di startup juga terdiri dari beberapa bidang. Bahkan kategorinya jauh lebih bervariasi. Kebanyakan dari perusahaan rintisan pasti membutuhkan Developer, Data Analyst, Product Manager, UI/UX Designer, Digital Marketing, hingga Sales Manager. Jika kamu ingin menggeluti sejumlah profesi yang telah disebutkan tadi, ilmu tersebut dapat dipelajari dari mana saja, termasuk di bangku kuliah, dengan mengikuti kursus, dan lain sebagainya. 

Nah, daftar di atas merupakan hal yang akan kamu dapatkan ketika bergabung di startup. Sebelum melamar, pastikan benar-benar yakin dan mampu merasa nyaman akan perubahan. Sebab, startup cenderung masih melakukan perubahaan yang sangat cepat. Ingin tau banyak soal startup tapi nggak punya banyak waktu? Kamu bisa mengikuti program kerja sambil kuliah Jurusan Sistem Informasi atau Jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College. Kunjungi website-nya untuk dapatkan informasi lebih lanjut, ya!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat