5 Tips mendapatkan pendanaan untuk startup - IDS Digital College

5 Tips mendapatkan pendanaan untuk startup

Tergiur dengan kesuksesan beberapa startup di Indonesia, kini tak sedikit pula orang yang ingin mendirikan startup-nya sendiri untuk mencari peluang dan menuangkan ide bisnisnya. Sayangnya, keinginan dan ide saja tidaklah cukup.

Salah satu elemen yang penting untuk memulai sebuah startup adalah pendanaan. Pada umumnya, untuk memulai sebuah startup, ada dua sumber pendanaan yang biasa diandalkan.

Pendanaan merupakan salah satu pondasi penting yang dapat membantu Anda membangun dan mengembangkan bisnis. Pada saat Anda pertama kali memulai bisnis, biasanya anda akan menggunakan uang tabungan sendiri atau mendapatkan pinjaman dari teman maupun keluarga. 

Namun ketika Anda berencana untuk mengembangkan bisnis Anda, dibutuhkan modal tambahan dengan jumlah yang lebih besar. Di saat inilah anda perlu memikirkan untuk mencari pendanaan dari pihak eksternal. 

Karena kondisi dan kebutuhan masing-masing startup berbeda, di bawah ini Libera akan memberikan beberapa cara mendapatkan modal usaha yang bisa Anda lakukan untuk membantu bisnis terus berkembang.

Berikut ini adalah 5 tips untuk mendapatkan pendanaan startup yang harus kamu ketahui.

1. Cek kesiapan

Sebelum memulai pencarian dana, anda harus memeriksa kesiapan perusahaan rintisan ansa untuk terekspos. Ada sejumlah tahapan yang harus kamu jalani sebelum masuk pada proses pendanaan. 

Jadi, pastikan kamu sudah melakukan validasi ide startup dengan baik, dan yakin bahwa startup-mu memang layak mendapatkan pendanaan untuk maju ke tahap berikutnya. 

2. Cari penasihat

Di luar sana, ada banyak investor potensial. Namun, hanya sedikit yang menunjukkan keseriusan. Dengan mencari penasihat, kamu bisa membangun hubungan jangka panjang. 

Tidak hanya menjalin relasi dengan orang-orang sekelas CEO, cobalah untuk juga menemukan sosok profesional yang berpengalaman di bidangnya. Misalnya, kepala teknis atau penjualan. Mereka sangat kaya ilmu dan berpotensi membantu perkembangan bisnismu. 

3. Buka diskusi

Saat kamu menjaring banyak orang untuk menjadi penasihat, pastikan orang-orang tersebut memang berkompeten. Cari penasihat yang berada di bidang yang sejenis dengan minatmu. Paling tidak, mereka sudah lebih dulu memulai dari Kamu sekitar 9-18 bulan.

Saat kamu mencoba mencari pendanaan tahap awal, coba diskusikan dengan founder yang baru saja mendapatkan investasi pada tahap tersebut. Jangan takut untuk bertanya apa yang kamu belum ketahui. Sebab semua founder pasti pernah berada di posisi yang sama dengan kamu.

4. Pilih investor yang tepat

Pada dasarnya, ada tiga tipe investor untuk pendanaan tahap awal perusahaan rintisan Kamu, yaitu angel investor, super angel, dan modal ventura atau venture capital (VC). Berikut ini adalah beberapa tipenya yang perlu kamu ketahui.

  • Angel investor

Angel Investor merupakan investor yang memiliki uang pribadi dan bisa berinvestasi di mana saja. Jumlahnya antara ribuan dolar hingga ratusan ribu dolar saja. Investor tipe ini lebih fleksibel dan bersedia memberi saran, namun mereka seringkali terlibat dalam keputusan bisnis.

  • Super angel

Super Angel merupakan investor yang mirip dengan tipe pertama, namun mereka memiliki jumlah uang yang lebih besar, yaitu antara US$ 1 juta hingga US$ 50 juta. 

Investor tipe ini cenderung lebih sering menghabiskan waktu denganmu dan memberikan saran, namun mereka juga seringkali terlibat dalam keputusan bisnis sesuai dengan nilai investasi mereka.

  • Venture capital

Modal Ventura (VC) merupakan investor yang memiliki uang dengan jumlah paling banyak. Mereka memboyong nama perusahaan yang prestisius dan tak tertarik terlibat di perusahaan yang diinvestasikan. Namun, butuh waktu yang lama untuk mendapatkan investor tipe ini.

5. Platform crowdfunding

Selain beberapa hal seperti di atas, kamu juga bisa mendapatkan pendanaan dengan bergabung di platform crowdfunding. Crowdfunding akan melibatkan sekelompok besar orang untuk mendukung perusahaan dengan jumlah uang yang relative kecil.

Adapun platform crowdfunding yang sudah cukup dikenal adalah Indiegogo, dan Kickstarter.

Posted in: News


WhatsApp chat