7 Cara untuk Mengamankan Akun Twitter Pribadimu - IDS Digital College

7 Cara untuk Mengamankan Akun Twitter Pribadimu

Twitter kini jadi salah satu platform yang banyak dilirik. Dibalik fitur-fiturnya, Twitter juga membawa berbagai resiko seperti troll online hingga cyber bullying. Tidak hanya itu, ancaman kejahatan dunia maya yang berkaitan dengan cyber security Indonesia juga bisa menghantui siapa saja. Bagi kamu yang mengambil jurusan Sistem Informasi, mungkin tidak begitu asing jika mendengar kata cyber crime. Tapi tak perlu terlalu khawatir, kamu masih bisa mencegahnya dengan melakukan beberapa langkah berikut. Amankan Akun Meningkatkan akun merupakan langkah dasar agar kamu terhindar dari berbagai kejahatan siber yang mengintai. Hindari kesalahan paling umum seperti membuat kata sandi atau frasa sandi yang terlalu simpel. Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) di bagian Keamanan dan akses akun di pengaturan akun. Di sini, kamu bisa memilih beberapa metode autentikasi untuk memverifikasi identitas ketika login dengan pesan teks sebagai opsi default. Namun, disarankan untuk gunakan aplikasi autentikasi atau kunci keamanan biar lebih aman. Lebih baik gunakan juga kode cadangan sekali pakai jika 2FA tidak tersedia atau bahkan memilih kata sandi satu kali (OTP). Mengaktifkan opsi ini mampu melindungi akun dari peretasan. Lindungi Tweet Jika kamu merasa tidak semua orang perlu melihat apa yang sedang kamu Tweet, pergilah ke pengaturan Privasi Keamanan untuk aktifkan fitur lindungi Tweet. Ketika melakukan ini, hanya followers-mu saja yang bisa melihatnya dan ikut berinteraksi. Sementara bagi pengikut baru, mereka harus melalui tahap persetujuan dulu jika ingin melakukan aktivitas yang sama. Nonaktifkan Fitur Lokasi Fitur lokasi memungkinkan Twitter untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menggunakan lokasi akuratmu, seperti informasi GPS. Pembagian informasi yang dirasa berlebihan ini tentu bisa berbahaya. Jika kamu terus menggunakannya, maka dapat digunakan untuk memotret aktivitasmu secara menyeluruh. Nonaktifkan fitur lokasi yang terletak di bagian bawah Privasi dan Keamanan pada kolom Tweet. Jika kamu sudah pernah atau terlanjur memakainya, sebisa mungkin hapus informasi lokasi pada Tweet yang kamu buat. Tag Me Not Sama seperti Instagram, di Twitter pengguna bisa saling menandai pada foto yang diupload. Fitur tag diaktifkan secara default dan terdapat di bawah pengaturan Privasi dan Keamanan. Opsi ini memungkinkan kamu untuk memilih siapa saja yang bisa menandai akunmu atau hanya orang-orang terbatas saja yang dapat melakukannya. Mute dan Blokir Twitter menawarkan beberapa fitur mencakup akun yang telah kamu blokir atau menonaktifkan kata serta pemberitahuan. Fungsi dari blokir sudah sangat jelas. Sementara fitur mute, memungkinkan kamu menghapus Tweet dari satu atau beberapa akun tanpa memblokir atau berhenti mengikutinya. Menonaktifkan kata tertentu bisa digunakan untuk menghindari konten yang tidak ingin dilihat pada timeline. Setelah diaktifkan, Tweet yang menggunakan kata-kata tersebut tidak akan bisa muncul di notifikasi atau timeline. Kamu bisa membisukan notifikasi menggunakan berbagai filter, seperti orang yang tidak kamu ikuti atau mereka yang belum mengkonfirmasi email. Batasi Siapa yang Bisa Menghubungi Akunmu Pengaturan pada direct message memungkinkan kamu untuk memfilter siapa saja yang dapat menghubungimu, karena troll media sosial suka muncul entah dari mana dan membanjiri kotak masuk dengan pesan kebencian atau aneh. Kejahatan cyber security Indonesia seperti ini bisa sangat merugikan bagi pengguna. Kamu cukup mengaktifkan opsi filter spam yang menyembunyikan pesan mengandung kata-kata spam. Sehingga, pesan dari akun yang tidak kamu ikuti akan berada di bagian permintaan. Cyber crime pun bisa dihindari. Who Can See Me? Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memutuskan bagaimana orang-orang bisa menemukan akunmu di Twitter, baik melalui email atau nomor telepon. Di satu sisi, fitur ini memudahkan kontak yang ada di smartphone untuk menemukan akunmu. Bagian buruknya, ini sangat tidak aman karena jika email dan nomor teleponmu beredar, orang asing bisa dengan mudah menemukan akunmu. Jika menginginkan privasi, sebaiknya nonaktifkan fitur ini. Beberapa langkah tadi bisa langsung kamu terapkan jika ingin akun Twitter tetap aman dan terhindar dari berbagai jenis kejahatan di dunia cyber security Indonesia. Jika kamu ingin tau lebih banyak tentang dunia siber, bisa mempelajarinya di IDS Digital College. Jurusan Sistem Informasi akan memberikanmu banyak pengetahuan seputar IT dan yang berhubungan dengan teknologi saat ini. Yuk, gabung sekarang!

Twitter kini jadi salah satu platform yang banyak dilirik. Dibalik fitur-fiturnya, Twitter juga membawa berbagai resiko seperti troll online hingga cyber bullying. Tidak hanya itu, ancaman kejahatan dunia maya yang berkaitan dengan cyber security Indonesia juga bisa menghantui siapa saja. Bagi kamu yang mengambil jurusan Sistem Informasi, mungkin tidak begitu asing jika mendengar kata cyber crime. Tapi tak perlu terlalu khawatir, kamu masih bisa mencegahnya dengan melakukan beberapa langkah berikut. 

1. Amankan Akun

Meningkatkan akun merupakan langkah dasar agar kamu terhindar dari berbagai kejahatan siber yang mengintai. Hindari kesalahan paling umum seperti membuat kata sandi atau frasa sandi yang terlalu simpel. Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) di bagian Keamanan dan akses akun di pengaturan akun. 

Di sini, kamu bisa memilih beberapa metode autentikasi untuk memverifikasi identitas ketika login dengan pesan teks sebagai opsi default. Namun, disarankan untuk gunakan aplikasi autentikasi atau kunci keamanan biar lebih aman. Lebih baik gunakan juga kode cadangan sekali pakai jika 2FA tidak tersedia atau bahkan memilih kata sandi satu kali (OTP). Mengaktifkan opsi ini mampu melindungi akun dari peretasan. 

2. Lindungi Tweet

Jika kamu merasa tidak semua orang perlu melihat apa yang sedang kamu Tweet, pergilah ke pengaturan Privasi Keamanan untuk aktifkan fitur lindungi Tweet. Ketika melakukan ini, hanya followers-mu saja yang bisa melihatnya dan ikut berinteraksi. Sementara bagi pengikut baru, mereka harus melalui tahap persetujuan dulu jika ingin melakukan aktivitas yang sama. 

3. Nonaktifkan Fitur Lokasi

Fitur lokasi memungkinkan Twitter untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menggunakan lokasi akuratmu, seperti informasi GPS. Pembagian informasi yang dirasa berlebihan ini tentu bisa berbahaya. Jika kamu terus menggunakannya, maka dapat digunakan untuk memotret aktivitasmu secara menyeluruh. Nonaktifkan fitur lokasi yang terletak di bagian bawah Privasi dan Keamanan pada kolom Tweet. Jika kamu sudah pernah atau terlanjur memakainya, sebisa mungkin hapus informasi lokasi pada Tweet yang kamu buat. 

4. Tag Me Not

Sama seperti Instagram, di Twitter pengguna bisa saling menandai pada foto yang diupload. Fitur tag diaktifkan secara default dan terdapat di bawah pengaturan Privasi dan Keamanan. Opsi ini memungkinkan kamu untuk memilih siapa saja yang bisa menandai akunmu atau hanya orang-orang terbatas saja yang dapat melakukannya. 

5. Mute dan Blokir

Twitter menawarkan beberapa fitur mencakup akun yang telah kamu blokir atau menonaktifkan kata serta pemberitahuan. Fungsi dari blokir sudah sangat jelas. Sementara fitur mute, memungkinkan kamu menghapus Tweet dari satu atau beberapa akun tanpa memblokir atau berhenti mengikutinya. 

Menonaktifkan kata tertentu bisa digunakan untuk menghindari konten yang tidak ingin dilihat pada timeline. Setelah diaktifkan, Tweet yang menggunakan kata-kata tersebut tidak akan bisa muncul di notifikasi atau timeline. Kamu bisa membisukan notifikasi menggunakan berbagai filter, seperti orang yang tidak kamu ikuti atau mereka yang belum mengkonfirmasi email. 

6. Batasi Siapa yang Bisa Menghubungi Akunmu

Pengaturan pada direct message memungkinkan kamu untuk memfilter siapa saja yang dapat menghubungimu, karena troll media sosial suka muncul entah dari mana dan membanjiri kotak masuk dengan pesan kebencian atau aneh. Kejahatan cyber security Indonesia seperti ini bisa sangat merugikan bagi pengguna. 

Baca Juga : Deretan Hashtag Twitter yang Sempat Trending di Tahun 2020, Apa Aja?

Kamu cukup mengaktifkan opsi filter spam yang menyembunyikan pesan mengandung kata-kata spam. Sehingga, pesan dari akun yang tidak kamu ikuti akan berada di bagian permintaan. Cyber crime pun bisa dihindari. 

7. Who Can See Me?

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memutuskan bagaimana orang-orang bisa menemukan akunmu di Twitter, baik melalui email atau nomor telepon. Di satu sisi, fitur ini memudahkan kontak yang ada di smartphone untuk menemukan akunmu. Bagian buruknya, ini sangat tidak aman karena jika email dan nomor teleponmu beredar, orang asing bisa dengan mudah menemukan akunmu. Jika menginginkan privasi, sebaiknya nonaktifkan fitur ini. 

Beberapa langkah tadi bisa langsung kamu terapkan jika ingin akun Twitter tetap aman dan terhindar dari berbagai jenis kejahatan di dunia cyber security Indonesia. Jika kamu ingin tau lebih banyak tentang dunia siber, bisa mempelajarinya di IDS Digital College. Jurusan Sistem Informasi akan memberikanmu banyak pengetahuan seputar IT dan yang berhubungan dengan teknologi saat ini. Yuk, gabung sekarang!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat