Waspadai 7 Cyber Attack yang mengancam perusahaan IT

7 Cyber Attack yang Mengancam IT Perusahaan & Solusinya

Adanya cyber attack memang sangat meresahkan. Karena tidak hanya bisa menimpa sebuah kelompok atau perusahaan namun juga bisa menyerang perseorangan. Meskipun damage yang diterima tentu saja lebih besar saat yang diserang adalah perusahaan IT. Indonesia termasuk negara yang masih memiliki potensi besar untuk terserang cyber attack. BSSN (Badan Siber dan Sandi Negara mengeluarkan data bawa serangan yang didapat pada tahun 2018 saja mencapai 12,9 Juta serangan, dan kemungkinan data itu akan terus bertambah mengingat semakin hari semua serba digital dan internet.

 

Banyak kerugian yang didapatkan dari adanya cyber attack ini, dan perusahaan yang bergerang di bidang Informatika lebih rentan terkena serangan ini. Lalu apa saja jenis cyber attack yang biasanya mengancam Perusahaan IT? Mari kita simak!

 

 

1. Malware

 

Ini adalah sebuah virus yang biasanya berada di perangkat lunak, Malware bisa dengan cepat merusak apa saja yang ada didalamnya. Mulai dari mencuri data penting hingga merusak sistem. Merupakan salah satu jenis cyber attack paling berbahaya yang membuat banyak perusahaan sedikit memutar otak untuk mencari solusi terbaik untuk menangkal malware yang dibuat oleh para hacker.

 

 

2. DoS

 

Denial of Service (DoS), merupakan cyber attack yang berusaha melumpuhkan sebuah website sehingga tidak bisa diakses oleh pengguna. Biasanya serangan dilakukan secara terus menerus sehingga situs menjadi down, semakin gencar serangannya maka website bisa menjadi lumpuh total.

3. Credential Reuse

 

Jika kamu memiliki pin yang mirip atau sama di beberapa akun, maka ini akan menjadi sasaran empuk dari tipe cyber attack macam ini. Hal ini terjadi karena konsep dari jenis cyber attack ini adalah menggunakan kembali beragam informasi penting yang sudah pernah mereka dapatkan sebelumnya. Jika hacker sudah mendapatkan informasi penting itu maka mereka akan bergerak menyerang akun-akun lainnya. Untuk terhindar dari serangan siber ini, disarankan untuk mengganti password secara berkala.

 

 

4. Phishing

 

Jika Malware berhubungan dengan perangkat, yang satu ini berhubungan dengan pencurian data. Data yang dicuri adalah pin, password, hingga username. Biasanya ini paling sering dilakukan dengan mengirim link melalui email atau menyebarkannya lewat internet.

 

 

5. Man in the Middle

 

Sesuai dengan artinya, jenis cyber attack ini berarti menempatkan hacker diantara kedua orang yang sedang menjalin komunikasi. Saat mereka sedang melakukan komunikasi, hacker bisa mencuri informasi penting yang dibagikan di antara kedua orang itu. Selain itu, hacker juga bisa memasukkan malware ke dalam informasi yang dibagikan yang bisa membuat tidak hanya satu perusahaan, namun bisa dua atau lebih perusahaan yang terlibat akan terkena sebuah permasalahan.

 

 

6. Cross-Site Scripting

 

Ini merupakan salah satu cyber attack yang berusaha mengambil alih dan merusak suatu website tertentu. Terutama perusahaan yang bergerak dibidang IT, keuangan dan perbankan hingga instansi pemerintahan. Informasi semacam username, pin, password bisa hacker dapatkan dengan cara memasukan kode HTML atau client script code ke sebuah situs.

 

 

7. SQL Injection

 

Bagi perusahaan IT, cyber attack yangs atu ini sangatlah berbahaya. Biasanya hacker yang melakukan ini bertujuan untuk menyerang data-data penting yang berkaitan dengan situs pelayanan publik, dengan tujuan yang beragam. Sayangnya hal ini masih susah diatasi karena adanya celah yang tidak bisa ditutupi oleh sistem keamanan dari sebuah database. Jika SQL Injection dimasukan secara manual, dan kode tersebut berhasil. Maka seluruh data dalam sebuah database akan terhapus dan digunakan secara bebas oleh para hacker.

 

Kamu tertarik untuk belajar tentang cyber attack ataupun cyber security? Ambil program kuliah sambil kerja aja yuk, di IDS Digital Collage!

 

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat