Apa Itu Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Deep Learning?
Apa Itu Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Deep Learning?
Kita semua pasti sudah tidak asing dengan istilah Artificial Intelligence atau AI. Kita sering mengandalkannya dalam keseharian kehidupan kita. Apa itu Artificial Intelligence?
Ambil contoh penggunaan ponsel. Biasanya kamera dalam ponsel kita menggunakan AI dalam menjalankan fitur tersebut. Begitu pula dengan asisten virtual seperti Google Assistant, Siri, Alexa, dan lain sebagainya.
Mereka semua melaksanakan perintah kita dengan dukungan dari teknologi bernama Artificial Intelligence.
Nah, kalau sudah membahas Artificial Intelligence maka tak lengkap jika kita tidak menyertakan Machine Learning dan Deep Learning.
Baik Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Deep Learning, ketiga istilah tersebut sedang populer belakangan ini, namun banyak yang salah mengira bahwa ketiganya menggambarkan hal yang sama. Padahal berbeda.
Maka artikel ini akan memberikan kamu gambaran apa itu Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Deep Learning? mulai dari pengertian dan perbedaan di antara ketiganya. Simak selengkapnya di bawah ini!
Artificial Intelligence (AI)
Artificial Intelligence atau seringkali juga diakronimkan sebagai AI, dapat diartikan secara harfiah sebagai kecerdasan buatan.
Sederhananya, AI merupakan sistem atau mesin yang meniru kecerdasan manusia untuk melakukan tugas dan secara terus menerus dapat meningkatkan kemampuannya berdasarkan pada informasi atau data yang dikumpulkan.
AI telah diwujudkan dalam beberapa bentuk dengan tujuan atau fungsi yang berbeda-beda, diantaranya adalah:
- Smart Assistant
Seperti yang telah disebut sebelumnya, Smart Assistant mengandalkan AI untuk menguraikan informasi penting dari kumpulan data teks dalam jumlah besar untuk mengatur jadwal pengguna secara lebih baik.
- Chatbot
Chatbot menggunakan AI untuk dapat memahami masalah pelanggan dengan lebih cepat dan memberikan jawaban yang lebih efisien.
- Recommendation Engine
Mesin rekomendasi juga menggunakan AI supaya dapat memberikan rekomendasi otomatis kepada pelanggan berdasarkan pada perilaku, kebiasaan, ataupun riwayat aktivitas pelanggan.
Artificial Intelligence memiliki beberapa hal yang harus dipenuhi agar dapat bekerja, yakni sekumpulan data yang rapi dan terstruktur, algoritma yang telah dirancang, dan data yang dilabeli (Data Labeling).
Untuk melengkapi pembahasan AI, kita juga akan membahas dua sub-bidang yang berada di bawah AI, yakni Machine Learning dan Deep Learning.
Machine Learning
Machine Learning (LM) dapat kita artikan sebagai pembelajaran mesin. Machine Learning merupakan istilah untuk menyebut komputer yang belajar dari data.
Machine Learning menggunakan algoritma pembelajaran statistik untuk melakukan tugas tertentu tanpa diprogram secara eksplisit. Sebaliknya, ML mengenali pola dalam data dan membuat prediksi ketika ada data baru yang tiba.
ML menggabungkan algoritma ‘klasik’ untuk berbagai macam tugas, seperti pengelompokkan (clustering), regresi, atau klasifikasi. Algoritma ML harus dilatih pada data dengan memberikan label tertentu. Semakin banyak data yang diberikan ke dalam algoritma, maka hasilnya pun akan semakin baik.
Machine Learning sebenarnya adalah bagian yang lebih mengerucut dari bidang AI. ML menggunakan teknik (termasuk juga Deep Learning) yang memungkinkan mesin menggunakan pengalaman atau data sebelumnya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan.
Proses pembelajaran Machine Learning didasarkan pada langkah-langkah, seperti berikut ini:
- Masukkan data ke dalam algoritma
- Gunakan data tersebut untuk melatih model
- Uji dan terapkan model
- Gunakan model yang diterapkan untuk menerima prediksi otomatis.
Deep Learning
Deep Learning (DL) dapat kita artikan sebagai pembelajaran mendalam. Deep Learning merupakan algoritma yang menganalisis data dengan struktur logika yang mirip dengan cara manusia mencari kesimpulan.
Sistem Deep Learning menggunakan struktur algoritma berlapis yang disebut dengan Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Desain JST terinspirasi oleh jaringan saraf biologis otak manusia, yang mengarah kepada proses pembelajaran yang jauh lebih mumpuni daripada model Machine Learning.
Deep Learning sudah banyak diterapkan dalam berbagai macam bentuk. Misalnya, Deep Learning dimanfaatkan untuk mendeteksi objek dari satelit yang digunakan oleh militer untuk menemukan zona aman atau tidak aman bagi pasukan.
Contoh lainnya adalah penggunaan dalam bidang teknologi, yakni perangkat smart home assistant seperti Amazon Alexa untuk merespon suara dan mengetahui preferensi penggunanya.
Kesimpulan
Itulah pengertian dari Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Deep Learning. Artificial Intelligence merupakan sebuah payung yang menaungi Machine Learning dan juga Deep Learning, serta bidang apapun yang berhubungan dengan metode meningkatkan mesin cerdas.
Machine Learning (ML) merupakan bidang turunan dari AI yang merujuk pada sistem AI yang mampu belajar secara mandiri berdasarkan pada algoritma dan riwayat data.
Sedangkan Deep Learning merupakan sistem turunan Machine Learning yang bekerja berdasarkan dataset berskala besar tanpa intervensi manusia.
Sumber: trivusi.web.id

