Apple Music Tambahkan Fitur Gratis Dolby Atmos, Dengerin Lagu Makin Asyik! - IDS Digital College

Apple Music Tambahkan Fitur Gratis Dolby Atmos, Dengerin Lagu Makin Asyik!

Tren di dunia teknologi berkembang dengan pesat. Banyak perusahaan-perusahaan teknologi yang menghadirkan inovasi baru untuk memberikan kemudahan bagi semua orang dalam menjalankan aktivitasnya. Fenomena ini tentu membuat prospek kerja Teknik Informatika begitu menjanjikan. Seperti halnya terobosan dari Apple yang mengumumkan bahwa Apple Music menghadirkan kualitas suara dengan dukungan Dolby Atmos. Seperti apa? Yuk, cari tau! Membuat Pendengar Ikut Merasakan Kejernihan Audio Baru-baru ini, di pertengahan tahun 2021 Apple Music menghadirkan kualitas suara ke pelanggan dengan tambahan Audio Spasial yang didukung oleh Dolby Atmos. Audio Spasial membuat seniman bisa berkesempatan dalam menciptakan pengalaman audio yang imersif bagi penggemarnya lewat suara dan kejernihan multidimensi. Pelanggan dari Apple Music juga bisa mendengarkan lebih dari 75 juta lagu di Lossless Audio. Fitur-fitur terbarunya bakal tersedia untuk pelanggan Apple Music mulai bulan depan tanpa ada biaya tambahan. Audio Spasial dengan Dukungan untuk Dolby Atmos Apple menghadirkan Audio Spasial dengan dukungan untuk Dolby Atmos ke Apple Music. Dolby Atmos memberikan pengalaman audio yang revolusioner dan imersif. Para artis, dapat mencampur musik mereka sehingga suaranya bisa datang dari segala arah. Secara default, Apple Music memutar trek Dolby Atmos di semua headphone AirPods dan Beats dengan chip H1 atau W1, speaker internal di iPhone, iPad, dan Mac versi terbaru secara otomatis. Apple Music juga terus menambahkan trek Dolby Atmos baru dan membuat set khusus daftar putar Dolby Atmos. Sehingga, pendengar bisa memilih musik atau lagu yang disukai. Album-album yang ada di Dolby Atmos juga memiliki badges pada detailnya agar lebih mudah ditemukan. Apple Music bekerja sama dengan para artis dan label untuk terus menambahkan rilis terbaru dan trek katalog terbaik. Apple Music dan Dolby ini akan memudahkan musisi, produser, dan teknisi mix untuk membuat lagu di Dolby Atmos. Bahkan, mereka berinisiatif dalam menggandakan jumlah studio yang mendukung Dolby di pasar utama, dengan menawarkan program pendidikan, dan menyediakan sumber daya untuk seniman independen. Lossless Audio Pihak Apple Music berencana membuat katalog yang dengan isi lebih dari 75 juta lagu yang tersedia di Lossless Audio. Apple menggunakan ALAC (Apple Lossless Audio Codec) untuk menyimpan setiap bit file audio asli. Artinya, pelanggan Apple Music bisa mendengar hal yang sama persis dengan yang dibuat artis di studio. Untuk mulai mendengarkan Lossless Audio, pelanggan yang menggunakan Apple Music versi terbaru dapat mengaktifkannya di Pengaturan > Musik > Kualitas Audio. Mereka bisa memilih resolusi yang berbeda untuk koneksi yang berbeda seperti seluler, Wi-Fi, atau untuk didownload. Tingkat Lossless Apple Music dimulai pada kualitas CD, yaitu 16 bit pada 44,1 kHz (kilohertz), dan naik hingga 24 bit pada 48 kHz, serta dapat dimainkan secara native di perangkat Apple. Untuk audiophile sejati, Apple Music juga menawarkan Hi-Resolution Lossless hingga 24 bit pada 192 kHz.1. Hal-hal lain yang kamu harus tau terkait fitur ini yaitu: Dengan dukungan Dolby Atmos dan Lossless Audio akan tersedia untuk pelanggan Apple Music tanpa biaya tambahan. Ribuan lagu akan tersedia di Spatial Audio dengan Dolby Atmos saat diluncurkan dan akan terus bertambah karena di update secara berkala. Katalog Apple Music yang berisi lebih dari 75 juta lagu akan tersedia di Lossless Audio. Inovasi yang dilakukan Apple terhadap Apple Music ini menjadikan para pelanggannya semakin loyal karena terus dimanjakan dengan kualitas suara yang jernih dan berkualitas tinggi. Tertarik untuk menciptakan inovasi seperti ini juga? Yuk, belajar di IDS Digital College! Di sini kamu bakal diajarkan banyak hal mengenai teknologi, cara mengembangkannya, dan menjadi profesional di bidang yang kamu geluti. Dengan prospek kerja Teknik Informatika yang kian menjanjikan, sudah saatnya belajar dari sekarang!

Tren di dunia teknologi berkembang dengan pesat. Banyak perusahaan-perusahaan teknologi yang menghadirkan inovasi baru untuk memberikan kemudahan bagi semua orang dalam menjalankan aktivitasnya. Fenomena ini tentu membuat prospek kerja Teknik Informatika begitu menjanjikan. Seperti halnya terobosan dari Apple yang mengumumkan bahwa Apple Music menghadirkan kualitas suara dengan dukungan Dolby Atmos. Seperti apa? Yuk, cari tau!

Membuat Pendengar Ikut Merasakan Kejernihan Audio

Baru-baru ini, di pertengahan tahun 2021 Apple Music menghadirkan kualitas suara ke pelanggan dengan tambahan Audio Spasial yang didukung oleh Dolby Atmos. Audio Spasial membuat seniman bisa berkesempatan dalam menciptakan pengalaman audio yang imersif bagi penggemarnya lewat suara dan kejernihan multidimensi. Pelanggan dari Apple Music juga bisa mendengarkan lebih dari 75 juta lagu di Lossless Audio. Fitur-fitur terbarunya bakal tersedia untuk pelanggan Apple Music mulai bulan depan tanpa ada biaya tambahan.

Audio Spasial dengan Dukungan untuk Dolby Atmos

Apple menghadirkan Audio Spasial dengan dukungan untuk Dolby Atmos ke Apple Music. Dolby Atmos memberikan pengalaman audio yang revolusioner dan imersif. Para artis, dapat  mencampur musik mereka sehingga suaranya bisa datang dari segala arah.

Secara default, Apple Music memutar trek Dolby Atmos di semua headphone AirPods dan Beats dengan chip H1 atau W1, speaker internal di iPhone, iPad, dan Mac versi terbaru secara otomatis. Apple Music juga terus menambahkan trek Dolby Atmos baru dan membuat set khusus daftar putar Dolby Atmos. Sehingga, pendengar bisa memilih musik atau lagu yang disukai. Album-album yang ada di Dolby Atmos juga memiliki badges pada detailnya agar lebih mudah ditemukan. 

Apple Music bekerja sama dengan para artis dan label untuk terus menambahkan rilis terbaru dan trek katalog terbaik. Apple Music dan Dolby ini akan memudahkan musisi, produser, dan teknisi mix untuk membuat lagu di Dolby Atmos. Bahkan, mereka berinisiatif dalam menggandakan jumlah studio yang mendukung Dolby di pasar utama, dengan menawarkan program pendidikan, dan menyediakan sumber daya untuk seniman independen. 

Lossless Audio

Pihak Apple Music berencana membuat katalog yang dengan isi lebih dari 75 juta lagu yang tersedia di Lossless Audio. Apple menggunakan ALAC (Apple Lossless Audio Codec) untuk menyimpan setiap bit file audio asli. Artinya, pelanggan Apple Music bisa mendengar hal yang sama persis dengan yang dibuat artis di studio.

Untuk mulai mendengarkan Lossless Audio, pelanggan yang menggunakan Apple Music versi terbaru dapat mengaktifkannya di Pengaturan > Musik > Kualitas Audio. Mereka bisa memilih resolusi yang berbeda untuk koneksi yang berbeda seperti seluler, Wi-Fi, atau untuk didownload. 

Baca Juga : 4 Software Produksi Musik Gratis untuk Pemula Maupun Profesional

Tingkat Lossless Apple Music dimulai pada kualitas CD, yaitu 16 bit pada 44,1 kHz (kilohertz), dan naik hingga 24 bit pada 48 kHz, serta dapat dimainkan secara native di perangkat Apple. Untuk audiophile sejati, Apple Music juga menawarkan Hi-Resolution Lossless hingga 24 bit pada 192 kHz.1. Hal-hal lain yang kamu harus tau terkait fitur ini yaitu:

  • Dengan dukungan Dolby Atmos dan Lossless Audio akan tersedia untuk pelanggan Apple Music tanpa biaya tambahan.
  • Ribuan lagu akan tersedia di Spatial Audio dengan Dolby Atmos saat diluncurkan dan akan terus bertambah karena di update secara berkala.
  • Katalog Apple Music yang berisi lebih dari 75 juta lagu akan tersedia di Lossless Audio.

Inovasi yang dilakukan Apple terhadap Apple Music ini menjadikan para pelanggannya semakin loyal karena terus dimanjakan dengan kualitas suara yang jernih dan berkualitas tinggi. Tertarik untuk menciptakan inovasi seperti ini juga? Yuk, belajar di IDS Digital College! Di sini kamu bakal diajarkan banyak hal mengenai teknologi, cara mengembangkannya, dan menjadi profesional di bidang yang kamu geluti. Dengan prospek kerja Teknik Informatika yang kian menjanjikan, sudah saatnya belajar dari sekarang!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat