Bakal Melantai di Bursa Saham, Startup TaniHub Berpotensi Tumbuh Lebih Besar - IDS Digital College

Bakal Melantai di Bursa Saham, Startup TaniHub Berpotensi Tumbuh Lebih Besar

Di era serba modern seperti sekarang ini, siapa yang tidak ingin berkarir di dunia startup? Ada banyak alasan yang membuat orang-orang memilih untuk bergelut di bidang ini, mulai dari tawaran gaji dan posisi tinggi, menambah pengetahuan dan pengalaman baru, dan lainnya. Nggak heran kalau saat ini jurusan Sistem Informasi begitu diminati. Begitu banyak bidang startup yang bermunculan, termasuk di aspek pertanian seperti keberadaan TaniHub. Kali ini, perusahaan tersebut tengah mempertimbangkan pencatatan saham perdana dan akuisisi perusahaan lain. Jika prosesnya rampung, maka TaniHub bakal melantai di bursa saham. Simak rangkumannya, ya! Berencana Melantai di Bursa Saham Sesegera Mungkin Pamitra Wineka, CEO TaniHub Group mengatakan, proses melantai di bursa tidak bisa dilakukan dalam waktu yang sebentar. Kendati, pihaknya akan menyiapkan rencana IPO tersebut sesegera mungkin. "Sambil kita persiapkan dari jauh-jauh hari, kita belum tahun kapan pastinya. Yang pasti, dalam 3 tahun ke depan, itu waktu yang menurut saya cukup oke," ujar Putra Wineka atau akrab disapa Eka, dikutip dari Merdeka. Mempertimbangkan Akuisisi Perusahaan Lain Eka menyampaikan pendapatnya bahwa pemerintah diharapkan juga terus mengejar startup agar bisa IPO sehingga membuat kedalaman pasar modal Indonesia lebih besar. Selain IPO, TaniHub juga mempertimbangkan adanya akuisisi atau merger perusahaan lain. Ia pun mengatakan kalau tiap perusahaan memiliki modal yang kuat di masing-masing lini. Beberapa perusahaan ada yang kuat di lini model business to business, ada juga yang di lini business to consumer, serta kuat di sisi hulu. Lalu, bagaimana dengan TaniHub? "TaniHub sendiri fokus di sisi hulu, yaitu dengan mengambil hasil pertanian lalu mengolahkan melalui warehouse maupun processing and packing center (PPC)," sebut Eka. Adanya Pertumbuhan Perusahaan yang Semakin Besar Setiap perusahaan sebenarnya memiliki potensi untuk tumbuh jadi lebih besar, tergantung bagaimana sistem, manajemen, hingga fitur yang ditawarkan. Para Software Engineer serta para lulusan dari jurusan Sistem Informasi, sangat berperan besar dalam memajukan startup. Inovasi yang terus ditawarkan akan membuat pengguna merasa dimudahkan dan betah dalam menggunakan softwarenya. Saat ini, TaniHub berpeluang untuk tumbuh semakin besar jika adanya akuisisi atau merger yang membuat operasional akan lebih efisien. Beberapa waktu lalu, TaniHub berhasil mendapatkan pendanaan seri B senilai USD 65,5 juta atau sekitar Rp 932 miliar (asumsi kurs Rp 14.241). Eka berkata, TaniHub akan fokus membangun mini hub dan melakukan pengembangan produk serta layanan melalui penguatan teknologi pada berbagai lini bisnis. Keberadaan startup bukan hanya untuk mempermudah penggunanya, tapi juga berpotensi untuk memajukan perekonomian di Indonesia sendiri. Itu semua tidak lepas dari campur tangan para Software Engineer dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Apakah kamu tertarik juga buat berkarir di bidang startup? Mulai sekarang, kuliah jurusan Sistem Informasi di IDS Digital College aja. Cari tau informasi lebih lanjut dengan cek website-nya, ya!

Di era serba modern seperti sekarang ini, siapa yang tidak ingin berkarir di dunia startup? Ada banyak alasan yang membuat orang-orang memilih untuk bergelut di bidang ini, mulai dari tawaran gaji dan posisi tinggi, menambah pengetahuan dan pengalaman baru, dan lainnya. Nggak heran kalau saat ini jurusan Sistem Informasi begitu diminati. 

Begitu banyak bidang startup yang bermunculan, termasuk di aspek pertanian seperti keberadaan TaniHub. Kali ini, perusahaan tersebut tengah mempertimbangkan pencatatan saham perdana dan akuisisi perusahaan lain. Jika prosesnya rampung, maka TaniHub bakal melantai di bursa saham. Simak rangkumannya, ya!

Berencana Melantai di Bursa Saham Sesegera Mungkin

Pamitra Wineka, CEO TaniHub Group mengatakan, proses melantai di bursa tidak bisa dilakukan dalam waktu yang sebentar. Kendati, pihaknya akan menyiapkan rencana IPO tersebut sesegera mungkin.

“Sambil kita persiapkan dari jauh-jauh hari, kita belum tahun kapan pastinya. Yang pasti, dalam 3 tahun ke depan, itu waktu yang menurut saya cukup oke,” ujar Putra Wineka atau akrab disapa Eka, dikutip dari Merdeka. 

Mempertimbangkan Akuisisi Perusahaan Lain

Eka menyampaikan pendapatnya bahwa pemerintah diharapkan juga terus mengejar startup agar bisa IPO sehingga membuat kedalaman pasar modal Indonesia lebih besar. Selain IPO, TaniHub juga mempertimbangkan adanya akuisisi atau merger perusahaan lain. 

Baca Juga: Ciptakan Fitur untuk Permudah Pembayaran BPJS Kesehatan, Finnet Dapat Penghargaan

Ia pun mengatakan kalau tiap perusahaan memiliki modal yang kuat di masing-masing lini. Beberapa perusahaan ada yang kuat di lini model business to business, ada juga yang di lini business to consumer, serta kuat di sisi hulu. Lalu, bagaimana dengan TaniHub? “TaniHub sendiri fokus di sisi hulu, yaitu dengan mengambil hasil pertanian lalu mengolahkan melalui warehouse maupun processing and packing center (PPC),” sebut Eka.

Adanya Pertumbuhan Perusahaan yang Semakin Besar

Setiap perusahaan sebenarnya memiliki potensi untuk tumbuh jadi lebih besar, tergantung bagaimana sistem, manajemen, hingga fitur yang ditawarkan. Para Software Engineer serta para lulusan dari jurusan Sistem Informasi, sangat berperan besar dalam memajukan startup. Inovasi yang terus ditawarkan akan membuat pengguna merasa dimudahkan dan betah dalam menggunakan softwarenya. Saat ini, TaniHub berpeluang untuk tumbuh semakin besar jika adanya akuisisi atau merger yang membuat operasional akan lebih efisien. 

Beberapa waktu lalu, TaniHub berhasil mendapatkan pendanaan seri B senilai USD 65,5 juta atau sekitar Rp 932 miliar (asumsi kurs Rp 14.241). Eka berkata, TaniHub akan fokus membangun mini hub dan melakukan pengembangan produk serta layanan melalui penguatan teknologi pada berbagai lini bisnis. 

Keberadaan startup bukan hanya untuk mempermudah penggunanya, tapi juga berpotensi untuk memajukan perekonomian di Indonesia sendiri. Itu semua tidak lepas dari campur tangan para Software Engineer dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Apakah kamu tertarik juga buat berkarir di bidang startup? Mulai sekarang, kuliah jurusan Sistem Informasi di IDS Digital College aja. Cari tau informasi lebih lanjut dengan cek website-nya, ya!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat