Berubahnya Metode Transaksi Pembayaran Selama Pandemi, Transaksi Tunai Makin Ditinggalkan? - IDS Digital College

Berubahnya Metode Transaksi Pembayaran Selama Pandemi, Transaksi Tunai Makin Ditinggalkan?

Evolusi metode pembayaran konsumen terus berkembang dan meningkat terutama selama pandemi Covid-19. Transaksi semakin bergerak ke arah online akibat banyak dari toko offline yang tutup. Menurut Laporan Pembayaran Global Worldpay, tren besar di tahun 2020 dalam hal pembayaran konsumen terus terjadi peningkatan pada pembayaran seluler. Aktivitas belanja pun jadi lebih mudah dari sebelumnya dan memimpin preferensi pembayaran e-commerce dengan 42% pengeluaran pada tahun 2019, naik dari 36% sejak 2018. Lalu, bagaimana pergerakan transaksi pembayaran selama dan sesudah pandemi Covid-19? Kamu yang kepo bisa simak kelanjutannya, ya. 

 

Transaksi Pembayaran Tunai Beralih ke Seluler               

Sektor perdagangan dan perbankan berupaya menyediakan berbagai metode pembayaran yang dipersonalisasi sesuai dengan preferensi pelanggan, baik online maupun di tempat. Misalnya seperti Deutsche Bank yang percaya bahwa uang tunai akan bertahan dalam dekade mendatang. Pembayaran seluler juga akan tumbuh dengan kecepatan ringan, yang mengarah pada pengurangan penggunaan kartu. 

 

Dalam lima tahun ke depan, pembayaran seluler diharapkan mencakup dua perlima dari pembelian di dalam toko di AS, empat kali lipat dari level saat ini. Mulai dari aplikasi khusus pengecer hingga dompet yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan, produsen perangkat, hingga platform teknologi membuat pembayaran seluler lebih nyaman dan aman bagi konsumen serta bisnis di seluruh dunia. 

 

Menurunnya Penggunaan Kartu Fisik

Generasi Z, anak-anak, dan orang-orang dewasa kini sebenarnya berperan penting dalam menentukan bentuk pembayaran di masa mendatang. Smartphone selalu hadir sebagai dompet baru buat generasi ini dan banyak konsumen memilih untuk meletakkan kartu pilihan mereka di ponsel ketimbang membawa kartu fisik. 

 

Pembayaran melalui smartphone sudah mencapai 22% dari belanja titik penjualan global pada tahun 2019 dan diproyeksikan akan menyumbang hampir sepertiga (30%) dari pembayaran konsumen dalam lima tahun. Pangsa adopsi pembayaran seluler terus meningkat dan sebagian besar akan berasal dari penurunan bertahap dalam penggunaan fisik kartu kredit atau kartu debit.

 

Faktor Pengaruh COVID-19

COVID-19 diharapkan memiliki pengaruh besar di pasar kartu pembayaran. Pembayaran melalui seluler juga dianggap sebagai cara pembayaran yang lebih higienis dan aman. Tren contactless diperkuat oleh pelaku ekosistem perdagangan yang mengiklankan bahwa jenis transaksi tersebut meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Secara global, adopsi transaksi online diproyeksikan meningkat antara + 6% hingga + 8% jika dibandingkan dengan ekspektasi sebelum COVID-19, sementara tambahan 110 juta kartu pembayaran contactless diharapkan bakal diterbitkan pada tahun 2020.

 

Data transaksi global Mastercard dan penelitian konsumen menunjukkan percepatan yang signifikan dalam penggunaan pembayaran transaksi contactless. Menurut hasil jajak pendapat, jumlah pembayaran kartu contactless di supermarket, bahan makanan, dan apotek selama Maret 2020 tumbuh sebesar 25% dari tahun sebelumnya. Sebanyak 79% orang di seluruh dunia dan 91% di Asia Pasifik mengatakan bahwa mereka sekarang menggunakan pembayaran tap-and-go

 

Akhirnya, pada temuan laporan di April 2020, kartu contactless dan pembayaran seluler berkembang di AS dan Kanada seiring berlanjutnya pandemi virus Covid-19. Pembayaran kartu contactless di AS diproyeksikan meningkat delapan kali lipat antara tahun 2020 dan 2024, serupa dengan pembayaran seluler.

 

Pandemi yang berlangsung lama, yaitu sejak tahun 2020 membuat perubahan pada metode transaksi pembayaran. Jika kamu perhatikan, sekarang banyak sekali bermunculan aplikasi di smartphone untuk bertransaksi dengan mudah. Buat yang tertarik dengan bagaimana cara kerja dan menciptakan aplikasi yang menawarkan banyak kemudahan, program Mobile Apps & Games Development di International Design School Digital College akan membantumu memahaminya. Jangan ragu lagi, yuk kuliah sambil kerja di IDS Digital Collage!!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat