Cara Factory Reset Buat Kamu Pemakai Windows 10 - IDS Digital College

Cara Factory Reset Buat Kamu Pemakai Windows 10

Punya laptop atau komputer PC yang suka lemot, berat dan sering eror emang nggak enak. Apalagi buat kamu yang menggunakan komputernya setiap hari baik untuk bekerja atau kuliah di Jurusan Teknik Informatika. Tidak mungkin juga untuk langsung membeli komputer/laptop baru jika komputer yang kamu sekarang gunakan masih dalam kondisi baik dan hardwarenya nggak bermasalah. Kalau itu sudah terjadi apa yang harus dilakukan? Kebanyakan orang akan merekomendasikan untuk factory reset. Karena jika Windows 10 kamu bermasalah, kamu bisa merefreshnya atau meng-uninstall update terbarunya tanpa harus membeli PC terbaru. Mengingat PC kamu lemot banget atau dapat error message yang bikin khawatir, mungkin itu merupakan pertanda di waktu yang pas buat kamu untuk mencadangkan file kamu dan me-reset PC ke factory setting atau pengaturan pabrik. Harapannya jika kamu melakukan factory setting atau reset pabrik ini bisa membuat komputer kamu berjalan dengan lancar lagi, sama seperti saat kamu melakukan reset pabrik di smartphone kamu agar smartphone kembali lancar dan nggak lemot lagi. Ingin tahu cara melakukan reset factory sendiri di rumah buat kamu yang pake Windows 10? Yuk cek selengkapnya di bawah ini. Recovery Setting Klik start menu dan pilih ikon pengaturan yang memiliki tampilan roda gigi di sisi kiri bawah, atau kamu bisa memilih setting app dari daftar aplikasi yang ada. Setelah memilih pengaturan, klik Update & Security > Recovery dan pilih Get Started under Reset this PC untuk melakukan penyetelan ulang. Save or Remove Files Dalam hal ini kamu punya dua pilihan. Antara menyimpan personal filemu dan hanya menghapus aplikasi download dan setting saja, atau kamu bisa menghapus semuanya dan memulainya lagi seperti awal. Setiap pilihan juga akan memberikanmu pengaturan tambahan untuk perubahan. Kalau kamu pilih Keep My Files atau menjaga filemu, aplikasi dan setting akan kembali seperti saat kamu membeli PC baru namun personal filemu akan tetap tersimpan. Semua aplikasi yang sebelumnya sudah diinstal juga akan dikembalikan, tapi kamu bisa mencegah hal ini terjadi dengan memilih pengaturan tambahan untuk mematikannya. Kalau kamu ingin Remove Everything atau menghapus semuanya, Windows dengan mudah akan menghapus semua filemu dan akan kembali ke pilihan default. Ini merupakan cara paling cepat untuk menghapus personal filemu. Meskipun begitu, kamu juga bisa memilih untuk membersihkan drive semuanya hanya dengan mengklik Change Setting di layar pengaturan tambahan, lalu alihkan opsi penghapusan data ke mode aktif. Meskipun cara ini membutuhkan beberapa jam untuk menyelesaikan, namun cara ini merupakan opsi yang lebih aman. Microsoft saja merekomendasikan untuk menghapus drive sepenuhnya jika kamu ingin membuang PC kamu, karena akan mempersulit pemulihan file yang telah terhapus. Reset Komputermu Setelah memastikan apa yang harus dihilangkan dan dihapus dari komputer. Tekan Next dan Windows akan memberitahukan apa saja yang akan dihapus sebelum kamu membuat keputusan akhir. Jika kamu memilih Keep My Files, kamu bisa melihat daftar aplikasi yang akan dihapus dengan reset. Setelah sudah pasti semua, klik Reset dan komputer akan mulai me-restart. Setelah beberapa menit, komputer akan boot back up lagi. Sehingga ketika kamu kembali ke Windows 10-mu, kamu bisa melihat apa saja yang kamu pilih untuk dihapus telah menghilang dari PCmu. Jika kamu melakukan back up lewat online atau Recovery Drive, file itu bisa dipulihkan setelahnya. Pengen lebih ahli soal software, hardware, atau teknik komputer? Yuk, kerja sambil kuliah di Jurusan Teknik Informatika IDS Digital Collage!

Punya laptop atau komputer PC yang suka lemot, berat dan sering eror emang nggak enak. Apalagi buat kamu yang menggunakan komputernya setiap hari baik untuk bekerja atau kuliah di Jurusan Teknik Informatika. Tidak mungkin juga untuk langsung membeli komputer/laptop baru jika komputer yang kamu sekarang gunakan masih dalam kondisi baik dan hardwarenya nggak bermasalah. 

Kalau itu sudah terjadi apa yang harus dilakukan? Kebanyakan orang akan merekomendasikan untuk factory reset. Karena jika Windows 10 kamu bermasalah, kamu bisa merefreshnya atau meng-uninstall update terbarunya tanpa harus membeli PC terbaru. Mengingat PC kamu lemot banget atau dapat error message yang bikin khawatir, mungkin itu merupakan pertanda di waktu yang pas buat kamu untuk mencadangkan file kamu dan me-reset PC ke factory setting atau pengaturan pabrik. 

Harapannya jika kamu melakukan factory setting atau reset pabrik ini bisa membuat komputer kamu berjalan dengan lancar lagi, sama seperti saat kamu melakukan reset pabrik di smartphone kamu agar smartphone kembali lancar dan nggak lemot lagi. Ingin tahu cara melakukan reset factory sendiri di rumah buat kamu yang pake Windows 10? Yuk cek selengkapnya di bawah ini. 

Recovery Setting 

Klik start menu dan pilih ikon  pengaturan yang memiliki tampilan roda gigi di sisi kiri bawah, atau kamu bisa memilih setting app dari daftar aplikasi yang ada. Setelah memilih pengaturan, klik Update & Security > Recovery dan pilih Get Started under Reset this PC untuk melakukan penyetelan ulang. 

Save or Remove Files

Dalam hal ini kamu punya dua pilihan. Antara menyimpan personal filemu dan hanya menghapus aplikasi download dan setting saja, atau kamu bisa menghapus semuanya dan memulainya lagi seperti awal. Setiap pilihan juga akan memberikanmu pengaturan tambahan untuk perubahan. 

Kalau kamu pilih Keep My Files atau menjaga filemu, aplikasi dan setting akan kembali seperti saat kamu membeli PC baru namun personal filemu akan tetap tersimpan. Semua aplikasi yang sebelumnya sudah diinstal juga akan dikembalikan, tapi kamu bisa mencegah hal ini terjadi dengan memilih pengaturan tambahan untuk mematikannya. 

Kalau kamu ingin Remove Everything atau menghapus semuanya, Windows dengan mudah akan menghapus semua filemu dan akan kembali ke pilihan default. Ini merupakan cara paling cepat untuk menghapus personal filemu. Meskipun begitu, kamu juga bisa memilih untuk membersihkan drive semuanya hanya dengan mengklik Change Setting di layar pengaturan tambahan, lalu alihkan opsi penghapusan data ke mode aktif. 

Meskipun cara ini membutuhkan beberapa jam untuk menyelesaikan, namun cara ini merupakan opsi yang lebih aman. Microsoft saja merekomendasikan untuk menghapus drive sepenuhnya jika kamu ingin membuang PC kamu, karena akan mempersulit pemulihan file yang telah terhapus. 

Reset Komputermu

Setelah memastikan apa yang harus dihilangkan dan dihapus dari komputer. Tekan Next dan Windows akan memberitahukan apa saja yang akan dihapus sebelum kamu membuat keputusan akhir. Jika kamu memilih Keep My Files, kamu bisa melihat daftar aplikasi yang akan dihapus dengan reset. 

Setelah sudah pasti semua, klik Reset dan komputer akan mulai me-restart. Setelah beberapa menit, komputer akan boot back up lagi. Sehingga ketika kamu kembali ke Windows 10-mu, kamu bisa melihat apa saja yang kamu pilih untuk dihapus telah menghilang dari PCmu. Jika kamu melakukan back up lewat online atau Recovery Drive, file itu bisa dipulihkan setelahnya.

Baca Juga : 10 Perusahaan Teknologi Raksasa dengan Nilai Tertinggi, Ada yang Capai 1 Triliun Dollar!

Pengen lebih ahli soal software, hardware, atau teknik komputer? Yuk, kerja sambil kuliah di Jurusan Teknik Informatika IDS Digital College!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat