Cegah Salah Jurusan - IDS Digital College

Cegah Salah Jurusan, Ini Yang Harus Dilakukan Guru BK

Guru Bimbingan dan Konseling (BK) adalah salah satu guru yang mengambil peran dalam menentukan jurusan kuliah guna karir siswanya. Hal ini disebabkan profesi ini bertanggung jawab penuh akan permasalahan siswa di sekolah.

Biasanya konseling jurusan perkuliahan dilakukan ketika di akhir kelulusan atau pertengahan kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA). Konseling dilakukan agar jurusan yang dipilih oleh para murid memang sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Melihat hal ini, IDS Digital Collage sebagai salah satu lembaga pendidikan terbaik di Jakarta merasa perlu adanya webinar bagi guru BK. Dengan mengangkat tema “Career guide for Career Teacher”.

Kegiatan ini menghadirkan Psikolog Lina Melinda dan diadakan pada Rabu, 19 Januari 2021. Dihadiri puluhan guru BK di seluruh Indonesia mulai dari Jakarta, Bandung, Palu, Kalimantan Barat dan lain-lain.

Fenomena Salah Jurusan

Menurut data dari Harian Sinar Harapan fenomena yang saat ini terjadi adalah lebih dari 60% siswa SMA tidak memahami kemana mereka sebaiknya menempuh pendidikan lanjutan.

Ketika sudah berkuliah, sebanyak 87% mahasiswa di Indonesia malah salah masuk jurusan.  Hal ini sesuai dengan pernyataan Kementerian Ketenagakerjaan pada 2017 lalu yang menyatakan 37% angkatan kerja yang bekerja sesuai dengan program studinya.

Akan tetapi, Menteri Pendidikan RI Nadiem Makarim memaparkan hanya ada maksimal 20% lulusan perguruan tinggi yang bekerja sesuai dengan program studinya.

Fenomena Selingkuh Kerja

Menurua Lina Melinda, hampir 99% siswa mengambil keputusan memilih sebuah jurusan karena pengaruh dari orang tua dan teman sebaya.

Maka, ketika mereka telah dewasa yang dirasakannya adalah tidak aman dengan pekerjaan yang sedang diemban. Profesi tersebut hanya membebani pekerjaan dan yang akan dilakukan selanjutnya adalah gonta ganti pekerjaan.

Resiko yang Ditimbulkan Bila Salah Jurusan

Memilih sebuah jurusan tidak sekedar asal memilih. Namun haruslah sesuai dengan minat dan personality siswa. Selain itu, para orang tua haruslah bijak dan tidak stereotip terhadap pekerjaan tertentu.

Apabila salah satu hal yang tidak dilakukan, maka pekerjaan yang dilakukan adalah sebuah keterpaksaan. Dari ketidaktahuan dan ketidakpedulian ini menimbulkan berbagai resiko diantaranya:

  • Stupidity Cost (Biaya Kebodohan)

Ketika salah memilih karena ambisi dan tekanan sosial, maka yang terjadi jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan passionnya. Akibatnya, menjadi tidak enjoy dan penuh keterpaksaan dalam menjalaninya.

  • Opportunity Cost (Kehilangan Kesempatan)

Kehilangan kesempatan-kesempatan pekerjaan yang seharusnya bisa dilakukan. Kesempatan tersebut diakibatkan karena ketidaksesuaian dengan talentanya.

  • Healthy Cost (Biaya Kesehatan)

Stres serta depresi bisa menghantui seseorang bila salah memilih jurusan. Akan ada kehampaan yang dirasakan dalam sebuah bekerja.

Peran Guru BK akan Karir Siswa

Sebagai seorang guru BK, harus mampu untuk lebih terbuka lagi dalam meneropong dunia kerja. Dimana mengetahui akan pekerjaan yang saat ini sedang dibutuhkan dan hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan oleh siswa.

Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan oleh seorang guru BK? Berikut terdapat 4 hal l yang harus diperhatikan:

Self Understanding

Seorang guru BK tentunya wajib memahami potensi diri seorang murid. Adapun dalam memahami seorang murid yang bisa dilakukan:

  • Observasi, melihat dari nilai-nilai rapor
  • Interview, melakukan tanya jawab kepada sang anak secara langsung atau bisa disebut juga bimbingan karir
  • Asesmen, melakukan tes bakat kepada yang ahlinya

Environment Understanding

Dalam merekomendasikan jurusan kuliah, seorang guru BK haruslah memahami tantangan kerja saat ini. Di setiap 10 tahun, jenis pekerjaan begitu beragam dan mengalami peningkatan serta penurunan.

Act to Competence

Setelah memahami dua poin diatas, hal yang harus dipersiapkan selanjutnya adalah keterampilan atau skill. Keterampilan tersebut diselaraskan dengan pekerjaan yang ingin dipilih.

Ladder Career

Sebuah jurusan menjadi penentu jenjang karir seseorang. Selain itu, usaha dan kerja keras menjadi faktor penentu karir.

Itulah hal-hal yang harus diperhatikan oleh guru BK dalam memberikan pilihan jurusan bagi siswa. Tak hanya orang tua, guru BK mempunyai tanggung jawab untuk mengarahkan sang anak memilih jurusan demi masa depan dan karirnya.

Posted in: News



    WhatsApp chat