Ingin Rusak Reputasi Digital, Vaksin Corona Jadi Target Sasaran Siber - IDS Digital College

Ingin Rusak Reputasi Digital, Vaksin Corona Jadi Target Sasaran Siber

 

Kehidupan saat ini sangat akrab dengan teknologi. Semua pekerjaan jadi lebih mudah terselesaikan. Tapi, kamu juga harus waspada karena bahaya tetap saja mengintai. Salah satu yang keberadaannya mengkhawatirkan yaitu serangan siber atau cyber attack. Kerugian yang disebabkan bisa mencapai angka yang besar jika dibiarkan. Korbannya bisa siapa saja, mulai dari pribadi, usaha mikro, hingga perusahaan besar. Bahkan, vaksin Corona juga jadi targetnya. Berikut rangkuman informasinya. 

 

Serangan Siber yang Menargetkan Vaksin Corona

Serangan siber untuk vaksin Corona diprediksi bakal jadi ancaman nyata di tahun 2021. Kaspersky menyatakan, segala sisi dari bisnis vaksin rentan oleh serangan ini. “Apa ancaman yang ada di 2021? Apa produk baru yang akan di jual sampai jutaan? Betul, itu adalah vaksin corona yang membuat banyak perubahan dalam kehidupan,” ucap Vitaly Kamluk, Director of Global Research and Analysis (GReAT) untuk Asia Pasifik di Kaspersky dalam acara ‘Kaspersky APAC Cyber Security Weekend’, Selasa (8/12/2020).

 

Jika itu terjadi, ada banyak hal yang harus diwaspadai. Pasalnya, Cyber Attack bisa merusak reputasi digital beberapa perusahaan dari banyak negara yang tengah melakukan pengembangan terhadap vaksin Corona. Tak hanya data pengembangan vaksin saja yang beresiko, data logistik sampai finansial sekalipun wajib dijadikan perhatian. 

 

Maka itu, perlu adanya pengamanan data yang dilakukan sejak awal khususnya bagi mereka yang bergerak di bagian riset vaksin Corona. Sehingga, ketika hal yang tidak diinginkan terjadi seperti kecolongan, dianjurkan untuk tidak melakukan kompromi dengan kriminal atau hacker. “Jangan bekerjasama dengan penjahat karena pasti di awal akan dilakukan kompromi, namun ini berujung pada jebakan,” tambahnya.

 

Munculnya kegelisahan tersebut bukan tanpa alasan. Lantaran, pada pertengahan tahun 2020 sudah terjadi saling tuduh pencurian data riset vaksin antar negara. Laporan serangan pada proses pengembangan vaksin terlihat dari pemberitaan yang ada. 

 

Ancaman Keamanan Siber Lainnya di 2020-2021

Kejahatan di dunia siber tak hanya berlaku untuk vaksin Corona saja, tapi juga berisiko di berbagai kegiatan bekerja seperti pada perusahaan yang menerapkan WFH (Work From Home) selama pandemi. Perlu adanya perhatian khusus untuk mencegah terjadinya pembobolan. Selain itu, sekarang banyak sekali orang yang memanfaatkan waktu luangnya dengan berselancar di internet. Jadi, tak heran kalau pengguna media sosial makin meningkat dan ini bisa jadi celah bagi para hacker untuk melakukan aksinya. 

 

“Salah satu efek yang paling terlihat dari pandemi ini adalah bagaimana hal itu memaksa semua orang, dari individu hingga perusahaan terbesar, untuk mengalihkan banyak aktivitas mereka secara online. Ketergantungan ini, yang dipicu oleh kebutuhan kita sebagai bentuk menjaga kesehatan fisik, juga mendorong untuk meningkatkan penggunaan media sosial. Sejalan dengan tren ini juga menjadi terbukanya pintu yang lebih luas bagi penjahat dunia maya untuk mengeksploitasi,” papar Vitaly Kamluk.

 

Suasana pandemi juga ternyata menyediakan alat yang efektif bagi penjahat di dunia maya dengan membuat satu klik email phishing, membagi tautan berbahaya, meneruskan gambar yang telah terinfeksi, dan masih banyak lagi. Tercatat pada awal bulan April, banyak perusahaan menerapkan sistem kerja jarak jauh dan pelaku kejahatan siber punya cara baru untuk mengeksploitasi situasi:

 

  • Serangan brute force pada server database pada April 2020 meningkat 23%
  • File berbahaya yang ditanam di situs web meningkat 8% di bulan April
  • Serangan jaringan dan email phishing juga meningkat

 

Nah, sudah saatnya bagi kita untuk berhati-hati terhadap serangan siber. Ternyata, kejahatan tersebut bisa kita hindari jika dibekali dengan pemahaman yang cakap. Kamu bisa mendapatkanya dengan kuliah sambil kerja di program Cyber Security Indonesia di IDS Digital College. Yuk, daftarkan diri dari sekarang!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat