Jadi Fitur Instagram Terpopuler, Reels Bakal Tampilkan Iklan - IDS Digital College

Jadi Fitur Instagram Terpopuler, Reels Bakal Tampilkan Iklan

Instagram bukan lagi pendatang baru di dunia sosial media. Aplikasi entertainment sekaligus bisnis ini malah makin eksis semenjak menghadirkan fitur-fitur terbarunya. Kini, orang-orang semakin melek akan dunia teknologi. Nggak hanya sekedar menggunakan, tapi juga banyak yang mulai mempelajari hal berbau mobile apps development. Konten terkait teknologi informasi juga mudah dijumpai. Tak heran jika orang-orang khususnya anak muda, mulai melirik jurusan Teknik Informatika sebagai pilihan studi agar dapat berkarir di dunia digital. Jika kamu ingin bergelut di bidang ini, update soal tren teknologi itu perlu. Seperti, fitur Reels milik Instagram yang lagi populer belakangan ini. Kabarnya, Reels mulai menampilkan iklan, lho. Benarkah itu? Reels Bakal Menampilkan Iklan Dilansir dari iNews, Instagram kini mulai menyisipkan iklan di Reels, sebuah fitur yang mirip dengan TikTok. Nantinya, iklan yang ditampilkan bakal serupa dengan konten reguler yang mencakup satu layar penuh, berulang, dan berdurasi 30 detik, dan tampil di antara klip lainnya. Namun, konten berbayar ini dapat diidentifikasi melalui ciri-cirinya. Iklan yang muncul dapat dilihat dengan tag kecil bertuliskan “disponsori” yang ada di bawah nama akun pengiklan, seperti dikutip dari The Verge Telah Melakukan Uji Coba di Beberapa Negara Sebelumnya, Instagram telah menguji iklan secara terbatas di Australia, Brasil, Jerman, dan India pada april. Tapi, belum ada hal yang mengejutkan tentang iklan yang hadir lebih banyak di dalam aplikasi Instagram. Sebab, perusahaan hanya ingin mengubah format baru ini menjadi salah satu sumber pendapatan. Bahkan, Facebook yang juga merupakan bagian dari Instagram mengatakan bahwa minggu ini akan membawa iklan ke aplikasi Oculus Quest. Pertumbuhan Reels Masih Belum Memuaskan Bagi kamu yang belum kenal Reels, fitur ini adalah buatan dari Instagram yang mirip dengan TikTok dan baru diluncurkan pada bulan Agustus tahun 2020 lalu. Namun, Instagram masih belum berbagi informasi detail terkait cara format baru ini akan bekerja. Adam Mosseri, sebagai atasan dari Instagram menyatakan bahwa format ini telah mengalami pertumbuhan. Namun nyatanya, Instagram masih belum merasa puas dengan pertumbuhan yang ada. Saat ini, fitur Reels telah tersedia di lebih dari 80 negara. Buat kamu yang rajin mantengin sosmed pasti udah nggak asing dengan yang namanya Reels. Konten Reels yang bervariatif membuat para penggunanya betah untuk main Instagram. Terlepas dari itu, dunia digital akan terus berkembang dan terus bermunculan aplikasi-aplikasi lain dengan segudang fitur. Apakah kamu tertarik untuk tau lebih dalam tentang bidang ini? Semua hal berbau teknologi dan mobile apps development bisa kamu pelajari di jurusan Teknik Informatika IDS Digital College, lho. Yuk, cek website-nya untuk informasi lainnya, ya!

Instagram bukan lagi pendatang baru di dunia sosial media. Aplikasi entertainment sekaligus bisnis ini malah makin eksis semenjak menghadirkan fitur-fitur terbarunya. Kini, orang-orang semakin melek akan dunia teknologi. Nggak hanya sekedar menggunakan, tapi juga banyak yang mulai mempelajari hal berbau mobile apps development

Konten terkait teknologi informasi juga mudah dijumpai. Tak heran jika orang-orang khususnya anak muda, mulai melirik jurusan Teknik Informatika sebagai pilihan studi agar dapat berkarir di dunia digital. Jika kamu ingin bergelut di bidang ini, update soal tren teknologi itu perlu. Seperti, fitur Reels milik Instagram yang lagi populer belakangan ini. Kabarnya, Reels mulai menampilkan iklan, lho. Benarkah itu? 

Reels Bakal Menampilkan Iklan

Dilansir dari iNews, Instagram kini mulai menyisipkan iklan di Reels, sebuah fitur yang mirip dengan TikTok. Nantinya, iklan yang ditampilkan bakal serupa dengan konten reguler yang mencakup satu layar penuh, berulang, dan berdurasi 30 detik, dan tampil di antara klip lainnya. 

Baca Juga: Mengenal Disappearing Mode, Fitur Canggih Terbaru dari Whatsapp

Namun, konten berbayar ini dapat diidentifikasi melalui ciri-cirinya. Iklan yang muncul dapat dilihat dengan tag kecil bertuliskan “disponsori” yang ada di bawah nama akun pengiklan, seperti dikutip dari The Verge

Telah Melakukan Uji Coba di Beberapa Negara

Sebelumnya, Instagram telah menguji iklan secara terbatas di Australia, Brasil, Jerman, dan India pada april. Tapi, belum ada hal yang mengejutkan tentang iklan yang hadir lebih banyak di dalam aplikasi Instagram. Sebab, perusahaan hanya ingin mengubah format baru ini menjadi salah satu sumber pendapatan. Bahkan, Facebook yang juga merupakan bagian dari Instagram mengatakan bahwa minggu ini akan membawa iklan ke aplikasi Oculus Quest. 

Pertumbuhan Reels Masih Belum Memuaskan

Bagi kamu yang belum kenal Reels, fitur ini adalah buatan dari Instagram yang mirip dengan TikTok dan baru diluncurkan pada bulan Agustus tahun 2020 lalu. Namun, Instagram masih belum berbagi informasi detail terkait cara format baru ini akan bekerja. 

Adam Mosseri, sebagai atasan dari Instagram menyatakan bahwa format ini telah mengalami pertumbuhan. Namun nyatanya, Instagram masih belum merasa puas dengan pertumbuhan yang ada. Saat ini, fitur Reels telah tersedia di lebih dari 80 negara. 

Buat kamu yang rajin mantengin sosmed pasti udah nggak asing dengan yang namanya Reels. Konten Reels yang bervariatif membuat para penggunanya betah untuk main Instagram. Terlepas dari itu, dunia digital akan terus berkembang dan terus bermunculan aplikasi-aplikasi lain dengan segudang fitur. Apakah kamu tertarik untuk tau lebih dalam tentang bidang ini? Semua hal berbau teknologi dan mobile apps development bisa kamu pelajari di jurusan Teknik Informatika IDS Digital College, lho. Yuk, cek website-nya untuk informasi lainnya, ya!

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat