Jurusan Sistem Informasi Harus Tahu, Alasan Jangan Asal Download Windows 11 - IDS Digital College

Jurusan Sistem Informasi Harus Tahu, Alasan Jangan Asal Download Windows 11

Asal-asalan download sudah pasti bikin perangkat kita jadi rentan di hack. Serangan malware bisa menyerang siapa saja dan akan berbahaya bagi buat Cyber Security Indonesia jika dibiarkan. Kamu yang tengah kuliah jurusan Sistem Informasi pasti mengerti bahwa keamanan siber sangat diperlukan. Keberadaan software tidak resmi dari sistem operasi Windows 11 yang sudah bermunculan di internet termasuk salah satu contoh kasusnya. Software versi bocoran ini mendorong banyak orang untuk mendownload bahkan mencobanya. Seperti apa kelanjutannya? Resiko Menginstall Windows 11 Versi Bocoran Ada beberapa resiko yang bisa kamu dapatkan ketika mendownload software tidak resmi, salah satunya kerumitan dalam mengaktifkan software tersebut. Berdasarkan laporan dari Tom’s Guide, dari orang-orang yang sudah mencoba Windows 11 versi bocoran, merasa kesulitan dalam menjalankan sistem operasi tersebut. Ini disebabkan karena pihak Microsoft telah menerapkan sistem untuk mencegah instalasi yang tepat dari sumber tidak resmi. Tapi, buat kamu yang ingin tau apa saja fitur dari Windows 11 ini sebaiknya menunggu hingga perilisan resminya saja. Sebab, akan ada sejumlah resiko yang menghantui perangkatmu jika mendownload atau menginstall Windows 11 versi bocoran. Resiko yang Didapat Tidak Sebanding Windows 11 versi bocoran yang beredar bukan berasal dari situs Microsoft resmi. Artinya, kamu mendownload software dari sumber yang tidak diketahui legitimasinya. Kemungkinan terburuk, file yang didownload mengandung banyak file berbahaya yang bisa dimanfaatkan para hacker untuk menyerang keamanan data pada komputer atau laptop milikmu. Kamu yang lagi kuliah jurusan Sistem Informasi atau Cyber Security pasti paham akan resikonya. Jika saja Windows 11 yang didownload tidak mengandung file berbahaya, meng-install software tersebut tidak sepadan dengan resiko yang didapat. Mendownload atau menginstall Windows 11 versi bocoran tidak sepadan dengan resiko yang didapat. Bagaimanapun juga, Windows 11 yang resmi bisa tetap kamu nikmati dalam waktu dekat. Dengan begitu, perangkat tetap aman dan terhindar dari serangan malware yang bisa berbahaya bagi perangkat. Bahaya Download Software dari Sumber Tidak Dikenal Menginstall aplikasi dari pihak ketiga yang sumbernya tidak dikenal, bisa beresiko membahayakan perangkat dan seluruh data pribadi yang kamu simpan. Bahaya-bahaya lain yang mengintai di antaranya rentan disusupi hacker, adanya ancaman jaringan, dan membuat perangkat menjadi lemot. Ancaman jaringan yang dimaksud biasanya berupa pencurian dan mengakses jaringan yang ditargetkan. Peretas bisa mendapatkan data ketika transmisi berlangsung. Menginstall aplikasi dari sumber tidak dikenal juga menjadi pintu bagi para hacker untuk melakukan serangan siber, salah satunya dengan memunculkan iklan dan aplikasi yang tidak diinginkan. Malware memungkinkan peretas dapat mengendalikan perangkat serta memberi akses ke kontak telepon dan email, lokasi, foto, kata sandi, hingga akun keuangan tanpa sepengetahuanmu. Jika mendapati beberapa hal tersebut, segera uninstall aplikasi yang dicurigai. Atau kamu bisa menggunakan aplikasi keamanan yang resmi, seperti contoh Google Play Protect atau yang disediakan dari Windows langsung bagi perangkat PC. Ini akan jauh lebih aman dibanding mendownload software dari pihak ketiga yang sumbernya tidak dikenal. Buat kamu yang ingin belajar tentang sistem Cyber Security Indonesia, kuliah di jurusan Sistem Informasi jadi pilihan tepat. Lulusan dari Jurusan Sistem Informasi dan Cyber Security di IDS Digital College, membuka peluang karirmu untuk menjadi Secure Software Developer, Cyber Intelligence Officer, dan banyak lagi!

Asal-asalan download sudah pasti bikin perangkat kita jadi rentan di hack. Serangan malware bisa menyerang siapa saja dan akan berbahaya bagi buat Cyber Security Indonesia jika dibiarkan. Kamu yang tengah kuliah jurusan Sistem Informasi pasti mengerti bahwa keamanan siber sangat diperlukan. Keberadaan software tidak resmi dari sistem operasi Windows 11 yang sudah bermunculan di internet termasuk salah satu contoh kasusnya. Software versi bocoran ini mendorong banyak orang untuk mendownload bahkan mencobanya. Seperti apa kelanjutannya?

Resiko Menginstall Windows 11 Versi Bocoran

Ada beberapa resiko yang bisa kamu dapatkan ketika mendownload software tidak resmi, salah satunya kerumitan dalam mengaktifkan software tersebut. Berdasarkan laporan dari Tom’s Guide, dari orang-orang yang sudah mencoba Windows 11 versi bocoran, merasa kesulitan dalam menjalankan sistem operasi tersebut. Ini disebabkan karena pihak Microsoft telah menerapkan sistem untuk mencegah instalasi yang tepat dari sumber tidak resmi. 

Tapi, buat kamu yang ingin tau apa saja fitur dari Windows 11 ini sebaiknya menunggu hingga perilisan resminya saja. Sebab, akan ada sejumlah resiko yang menghantui perangkatmu jika mendownload atau menginstall Windows 11 versi bocoran.

Resiko yang Didapat Tidak Sebanding

Windows 11 versi bocoran yang beredar bukan berasal dari situs Microsoft resmi. Artinya, kamu mendownload software dari sumber yang tidak diketahui legitimasinya. Kemungkinan terburuk, file yang didownload mengandung banyak file berbahaya yang bisa dimanfaatkan para hacker untuk menyerang keamanan data pada komputer atau laptop milikmu. Kamu yang lagi kuliah jurusan Sistem Informasi atau Cyber Security pasti paham akan resikonya. Jika saja Windows 11 yang didownload tidak mengandung file berbahaya, meng-install software tersebut tidak sepadan dengan resiko yang didapat. 

Mendownload atau menginstall Windows 11 versi bocoran tidak sepadan dengan resiko yang didapat. Bagaimanapun juga, Windows 11 yang resmi bisa tetap kamu nikmati dalam waktu dekat. Dengan begitu, perangkat tetap aman dan terhindar dari serangan malware yang bisa berbahaya bagi perangkat. 

Bahaya Download Software dari Sumber Tidak Dikenal

Menginstall aplikasi dari pihak ketiga yang sumbernya tidak dikenal, bisa beresiko membahayakan perangkat dan seluruh data pribadi yang kamu simpan. Bahaya-bahaya lain yang mengintai di antaranya rentan disusupi hacker, adanya ancaman jaringan, dan membuat perangkat menjadi lemot. Ancaman jaringan yang dimaksud biasanya berupa pencurian dan mengakses jaringan yang ditargetkan. Peretas bisa mendapatkan data ketika transmisi berlangsung. 

Menginstall aplikasi dari sumber tidak dikenal juga menjadi pintu bagi para hacker untuk melakukan serangan siber, salah satunya dengan memunculkan iklan dan aplikasi yang tidak diinginkan. Malware memungkinkan peretas dapat mengendalikan perangkat serta memberi akses ke kontak telepon dan email, lokasi, foto, kata sandi, hingga akun keuangan tanpa sepengetahuanmu. 

Baca Juga: 10 Tanda Password Lemah, Ini Cara Perkuat Sistem Cyber Security Indonesia

Jika mendapati beberapa hal tersebut, segera uninstall aplikasi yang dicurigai. Atau kamu bisa menggunakan aplikasi keamanan yang resmi, seperti contoh Google Play Protect atau yang disediakan dari Windows langsung bagi perangkat PC. Ini akan jauh lebih aman dibanding mendownload software dari pihak ketiga yang sumbernya tidak dikenal. 

Buat kamu yang ingin belajar tentang sistem Cyber Security Indonesia, kuliah di jurusan Sistem Informasi jadi pilihan tepat. Lulusan dari Jurusan Sistem Informasi dan Cyber Security di IDS Digital College, membuka peluang karirmu untuk menjadi Secure Software Developer, Cyber Intelligence Officer, dan banyak lagi!

Posted in: News



    WhatsApp chat