5 Ciri Akun Twitter Diretas Menurut Cyber Security Indonesia - IDS Digital College

5 Ciri Akun Twitter Diretas Menurut Cyber Security Indonesia

Cyber security Indonesia sampai saat ini masih terbilang belum cukup aman. Dikarenakan masih banyak peristiwa mengenai pembobolan akun bank dan juga peretasan akun media sosial. Seperti halnya Twitter yang kerap kali menjadi sasaran oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka dengan mudahnya mengakses Twitter targetnya dengan mengganti semua info dan juga tweet dari korbannya. Hal ini masih menjadi sumber ketakutan warga Twitter karena bisa merugikan diri sendiri bahkan orang lain. Berbicara mengenai peretasan akun Twitter, terkadang si korban tidak mengetahui secara langsung. Biasanya, para pengikutnya yang mengetahui lebih dulu lantaran ada tanda-tanda yang tidak beres. Berikut adalah ciri akun Twitter yang diretas oleh pihak ketiga. Mencuitkan suatu Tweet yang tidak biasa Ciri pertama yang paling mudah untuk dilihat adalah akun mencuitkan suatu Tweet yang tidak biasa. Entah tiba-tiba berkata kotor, mengunggah konten yang tidak pantas, atau bisa saja tiba-tiba meminta tolong yang berhubungan dengan uang. Jika kamu melihat ada akun temanmu yang mencuitkan hal-hal di atas, lebih baik jangan mudah percaya. Coba tanyakan terlebih dulu melalui nomor ponselnya secara langsung untuk mendapatkan kejelasan. Mengirimkan suatu pesan ke para pengikutnya secara tiba-tiba Tanda-tanda selanjutnya adalah akun Twitter dari pengguna mengirimkan suatu pesan ke hampir semua pengikutnya. Entah link berbahaya atau bisa juga meminta bantuan untuk meminjam uang. Apabila kamu menerima hal-hal seperti ini dari kerabatmu, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya disarankan untuk konfirmasi terlebih dulu melalui nomor pribadinya. Kemudian untuk keamanan pribadi, diharapkan selalu memeriksa direct message secara rutin. Sehingga jika ada pesan-pesan yang kamu tidak merasa telah mengirimnya bisa cepat diketahui. Terdapat aktivitas mengikuti, berhenti mengikuti, dan juga memblokir secara tiba-tiba Selanjutnya adalah terdapat aktivitas-aktivitas yang mencurigakan. Misalnya saja seperti mengikuti, berhenti mengikuti, dan juga memblokir akun lain secara tiba-tiba. Untuk menghindarinya, kamu perlu memeriksa jumlah follower dan following secara rutin. Tidak perlu sering, cukup satu kali dalam sehari. Mendapat notifikasi jika akun mungkin telah disalahgunakan Twitter merupakan salah satu media sosial yang cukup aman. Terbukti dengan tersedianya notifikasi jika akun dirasa telah digunakan oleh orang lain. Misalnya saja karena pemilik akun mengganti device atau sedang menggunakan perangkat berbeda ketika mengakses akun. Biasanya notifikasi ini akan muncul melalui email yang digunakan untuk akun Twitter. Maka dari itu, demi keamanan akun, disarankan untuk mengaktifkan email yang digunakan untuk akun Twitter. Tidak bisa memasukkan username dan password Terakhir adalah pengguna tidak dapat memasukkan username dan password saat ingin masuk ke akun. Padahal username beserta kata sandi sudah benar. Hal ini patut untuk kamu curigai. Hal yang dapat kamu lakukan adalah dengan memeriksa melalui akun Twitter temanmu apakah ada hal-hal yang mencurigakan seperti unggah konten dan semacamnya. Jika ada, maka segera untuk mengisi form di help.twitter.com. Apabila masih tidak mengerti, bisa tanyakan kepada kerabat kamu yang sedang kuliah di Jurusan Teknik Informatika. Itulah ciri jika akun twitter sedang diretas oleh pihak ketiga. Oleh karena itu, kamu perlu berhati-hati mulai dari sekarang. Untuk menghindarinya, kamu bisa mengganti password secara berkala, tidak mengakses Twitter dengan menggunakan koneksi umum, dan menggunakan kata sandi yang kuat. Apabila kamu tertarik untuk belajar mengenai cyber security Indonesia, bisa coba mendaftar di IDS Digital College. Kuliah yang bisa kamu ambil adalah Jurusan Teknik Informatika. Kamu bisa mempelajari cyber security Indonesia secara mendetail beserta elemen keamanan jaringan yang lainnya. Bagaimana, tertarik untuk mendaftar?

Cyber security Indonesia sampai saat ini masih terbilang belum cukup aman. Dikarenakan masih banyak peristiwa mengenai pembobolan akun bank dan juga peretasan akun media sosial. Seperti halnya Twitter yang kerap kali menjadi sasaran oknum yang tidak bertanggung jawab. Mereka dengan mudahnya mengakses Twitter targetnya dengan mengganti semua info dan juga tweet dari korbannya. Hal ini masih menjadi sumber ketakutan warga Twitter karena bisa merugikan diri sendiri bahkan orang lain. 

Berbicara mengenai peretasan akun Twitter, terkadang si korban tidak mengetahui secara langsung. Biasanya, para pengikutnya yang mengetahui lebih dulu lantaran ada tanda-tanda yang tidak beres. Berikut adalah ciri akun Twitter yang diretas oleh pihak ketiga. 

1. Mencuitkan suatu Tweet yang tidak biasa 

Ciri pertama yang paling mudah untuk dilihat adalah akun mencuitkan suatu Tweet yang tidak biasa. Entah tiba-tiba berkata kotor, mengunggah konten yang tidak pantas, atau bisa saja tiba-tiba meminta tolong yang berhubungan dengan uang. Jika kamu melihat ada akun temanmu yang mencuitkan hal-hal di atas, lebih baik jangan mudah percaya. Coba tanyakan terlebih dulu melalui nomor ponselnya secara langsung untuk mendapatkan kejelasan. 

2. Mengirimkan suatu pesan ke para pengikutnya secara tiba-tiba 

Tanda-tanda selanjutnya adalah akun Twitter dari pengguna mengirimkan suatu pesan ke hampir semua pengikutnya. Entah link berbahaya atau bisa juga meminta bantuan untuk meminjam uang. Apabila kamu menerima hal-hal seperti ini dari kerabatmu, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya disarankan untuk konfirmasi terlebih dulu melalui nomor pribadinya. Kemudian untuk keamanan pribadi, diharapkan selalu memeriksa direct message secara rutin. Sehingga jika ada pesan-pesan yang kamu tidak merasa telah mengirimnya bisa cepat diketahui. 

3. Terdapat aktivitas mengikuti, berhenti mengikuti, dan juga memblokir secara tiba-tiba 

Selanjutnya adalah terdapat aktivitas-aktivitas yang mencurigakan. Misalnya saja seperti mengikuti, berhenti mengikuti, dan juga memblokir akun lain secara tiba-tiba. Untuk menghindarinya, kamu perlu memeriksa jumlah follower dan following secara rutin. Tidak perlu sering, cukup satu kali dalam sehari. 

4. Mendapat notifikasi jika akun mungkin telah disalahgunakan 

Twitter merupakan salah satu media sosial yang cukup aman. Terbukti dengan tersedianya notifikasi jika akun dirasa telah digunakan oleh orang lain. Misalnya saja karena pemilik akun mengganti device atau sedang menggunakan perangkat berbeda ketika mengakses akun. Biasanya notifikasi ini akan muncul melalui email yang digunakan untuk akun Twitter. Maka dari itu, demi keamanan akun, disarankan untuk mengaktifkan email yang digunakan untuk akun Twitter. 

Baca Juga: 4 Tips Cyber Security Indonesia untuk Jaga Keamanan Website

5. Tidak bisa memasukkan username dan password 

Terakhir adalah pengguna tidak dapat memasukkan username dan password saat ingin masuk ke akun. Padahal username beserta kata sandi sudah benar. Hal ini patut untuk kamu curigai. Hal yang dapat kamu lakukan adalah dengan memeriksa melalui akun Twitter temanmu apakah ada hal-hal yang mencurigakan seperti unggah konten dan semacamnya. Jika ada, maka segera untuk mengisi form di help.twitter.com. Apabila masih tidak mengerti, bisa tanyakan kepada kerabat kamu yang sedang kuliah di Jurusan Teknik Informatika

Itulah ciri jika akun twitter sedang diretas oleh pihak ketiga. Oleh karena itu, kamu perlu berhati-hati mulai dari sekarang. Untuk menghindarinya, kamu bisa mengganti password secara berkala, tidak mengakses Twitter dengan menggunakan koneksi umum, dan menggunakan  kata sandi yang kuat. 

Apabila kamu tertarik untuk belajar mengenai cyber security Indonesia, bisa coba mendaftar di IDS Digital College. Kuliah yang bisa kamu ambil adalah Jurusan Teknik Informatika. Kamu bisa mempelajari cyber security Indonesia secara mendetail beserta elemen keamanan jaringan yang lainnya. Bagaimana, tertarik untuk mendaftar?

Posted in: News



    WhatsApp chat