WhatsApp Coba Fitur Pencarian Bisnis Lokal, Indonesia Jadi Kandidat! - IDS Digital College

WhatsApp Coba Fitur Pencarian Bisnis Lokal, Indonesia Jadi Kandidat!

Penggunaan WhatsApp untuk keperluan bisnis sudah menjadi hal umum. Kabarnya pihak WhatsApp juga sedang menguji fitur baru berupa pencarian bisnis. Kini, berbisnis di bidang startup makin digandrungi. Prospek kerja Teknik Informatika di bidang ini pun terbuka lebar karena banyak perusahaan yang membutuhkan profesi seperti Developer hingga Software Engineer. Saking tingginya peminat, banyak juga yang kerja sambil kuliah jurusan Teknik Informatika untuk berkarir di dunia IT. Dengan kuliah sambil kerja, kamu bisa menambah ilmu sekaligus mengasah skill. Salah satu yang membuat sebuah perusahaan startup bisa bertahan yaitu dengan terus berinovasi, seperti yang dilakukan WhatsApp. Lalu, bagaimana dengan fitur terbarunya? Fitur Pencarian Bisnis di WhatsApp Pengujian fitur pencarian bisnis di WhatsApp masih dilakukan secara terbatas di Sao Paulo, Brasil. Uji coba tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh Bos WhatsApp Will Cathcart di akun Twitternya, yang mengunggah tautan ke berita Reuters soal fitur tersebut. "Ini akan membantu Anda menemukan dan mengontak bisnis lokal, seperti coffee shop, florist, toko baju, dan lain-lain di lingkungan Anda," tulis Cathcart. Tetap Mengedepankan Privasi Nantinya, WhatsApp akan menampilkan bisnis yang bisa diurut berdasarkan kategorinya seperti toko baju, makanan dan minuman, atau restoran. Pengguna bisa memilih kategori yang diinginkan sebelum mengontak pemilik usaha tersebut. “Seperti yang kami lakukan di WhatsApp, kami membangun ini dengan cara yang privat: kami tidak akan mencatat lokasi Anda atau bisnis apa yang Anda jelajahi," klaim Cathcart dalam cuitannya. Peran Penting E-Commerce dalam Layanan WhatsApp Dikutip dari The Verge, Reuters melaporkan bahwa uji coba fitur pencarian bisnis di Sao Paulo akan melibatkan ribuan bisnis di wilayah tersebut. Meski dikenal sebagai layanan perpesanan milik Facebook, e-commerce juga jadi bagian penting dalam penawaran WhatsApp selama beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan pada bulan Oktober lalu, terdapat lebih dari 175 juta orang di seluruh dunia menggunakan layanan mereka untuk mengirim pesan ke akun bisnis setiap hari. Indonesia Masuk Jadi Negara Kandidat Peluncuran Fitur Kemunculan startup di Indonesia memberikan prospek kerja Teknik informatika yang menjanjikan. Sehingga banyak dari mahasiswa jurusan Teknik Informatika yang kerja sambil kuliah agar nantinya bisa terjun secara profesional di industri digital. Ramainya pertumbuhan startup ini juga berpengaruh pada penggunaan WhatsApp bisnis di tanah air. Hal ini membuat pihak WhatsApp menawarkan fitur untuk usaha kecil seperti dukungan katalog produk dan keranjang belanja sejak tahun 2018 lalu. Di Brasil dan India juga mulai ditawarkan fitur pembayaran dalam aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian langsung dari sebuah usaha. Vice President of Business Messaging Facebook Matt Idema mengatakan, dalam jangka panjang, iklan diharapkan menjadi bagian dari model bisnis WhatsApp "dalam beberapa bentuk atau lainnya." Meski uji coba tersebut masih terbatas, Idema menyatakan bahwa India dan Indonesia jadi dua negara kandidat untuk memperluas fitur tersebut di masa mendatang. Inovasi yang dilakukan WhatsApp dapat dijadikan acuan bagi startup lainnya agar bisa bertahan. Kamu yang tertarik untuk berkarir di dunia startup bisa belajar bagaimana cara mengembangkan startup dengan kuliah di IDS Digital College. Dengan prospek kerja Teknik Informatika yang kian menjanjikan, kamu dapat mewujudkan impian untuk berprofesi menjadi Developer, Software Engineer, Business Intelligence Developer, dan masih banyak lagi! Apalagi, kamu bisa kerja sambil kuliah untuk mengasah skill.

Penggunaan WhatsApp untuk keperluan bisnis sudah menjadi hal umum. Kabarnya pihak WhatsApp juga sedang menguji fitur baru berupa pencarian bisnis. Kini, berbisnis di bidang startup makin digandrungi. Prospek kerja Teknik Informatika di bidang ini pun terbuka lebar karena banyak perusahaan yang membutuhkan profesi seperti Developer hingga Software Engineer. Saking tingginya peminat, banyak juga yang kerja sambil kuliah jurusan Teknik Informatika untuk berkarir di dunia IT. Dengan kuliah sambil kerja, kamu bisa menambah ilmu sekaligus mengasah skill. Salah satu yang membuat sebuah perusahaan startup bisa bertahan yaitu dengan terus berinovasi, seperti yang dilakukan WhatsApp. Lalu, bagaimana dengan fitur terbarunya? 

Fitur Pencarian Bisnis di WhatsApp

Pengujian fitur pencarian bisnis di WhatsApp masih dilakukan secara terbatas di Sao Paulo, Brasil. Uji coba tersebut juga sudah dikonfirmasi oleh Bos WhatsApp Will Cathcart di akun Twitternya, yang mengunggah tautan ke berita Reuters soal fitur tersebut. “Ini akan membantu Anda menemukan dan mengontak bisnis lokal, seperti coffee shop, florist, toko baju, dan lain-lain di lingkungan Anda,” tulis Cathcart. 

Tetap Mengedepankan Privasi

Nantinya, WhatsApp akan menampilkan bisnis yang bisa diurut berdasarkan kategorinya seperti toko baju, makanan dan minuman, atau restoran. Pengguna bisa memilih kategori yang diinginkan sebelum mengontak pemilik usaha tersebut. “Seperti yang kami lakukan di WhatsApp, kami membangun ini dengan cara yang privat: kami tidak akan mencatat lokasi Anda atau bisnis apa yang Anda jelajahi,” klaim Cathcart dalam cuitannya. 

Peran Penting E-Commerce dalam Layanan WhatsApp

Dikutip dari The Verge, Reuters melaporkan bahwa uji coba fitur pencarian bisnis di Sao Paulo akan melibatkan ribuan bisnis di wilayah tersebut. Meski dikenal sebagai layanan perpesanan milik Facebook, e-commerce juga jadi bagian penting dalam penawaran WhatsApp selama beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan pada bulan Oktober lalu, terdapat lebih dari 175 juta orang di seluruh dunia menggunakan layanan mereka untuk mengirim pesan ke akun bisnis setiap hari. 

Baca Juga: 5 Aplikasi Buatan Milenial yang Bisa Dibuat Jurusan Teknik Informatika

Indonesia Masuk Jadi Negara Kandidat Peluncuran Fitur 

Kemunculan startup di Indonesia memberikan prospek kerja Teknik informatika yang menjanjikan. Sehingga banyak dari mahasiswa jurusan Teknik Informatika yang kerja sambil kuliah agar nantinya bisa terjun secara profesional di industri digital. Ramainya pertumbuhan startup ini juga berpengaruh pada penggunaan WhatsApp bisnis di tanah air. Hal ini membuat pihak WhatsApp menawarkan fitur untuk usaha kecil seperti dukungan katalog produk dan keranjang belanja sejak tahun 2018 lalu. 

Di Brasil dan India juga mulai ditawarkan fitur pembayaran dalam aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian langsung dari sebuah usaha. Vice President of Business Messaging Facebook Matt Idema mengatakan, dalam jangka panjang, iklan diharapkan menjadi bagian dari model bisnis WhatsApp “dalam beberapa bentuk atau lainnya.” Meski uji coba tersebut masih terbatas, Idema menyatakan bahwa India dan Indonesia jadi dua negara kandidat untuk memperluas fitur tersebut di masa mendatang. 

Inovasi yang dilakukan WhatsApp dapat dijadikan acuan bagi startup lainnya agar bisa bertahan. Kamu yang tertarik untuk berkarir di dunia startup bisa belajar bagaimana cara mengembangkan startup dengan kuliah di IDS Digital College. Dengan prospek kerja Teknik Informatika yang kian menjanjikan, kamu dapat mewujudkan impian untuk berprofesi menjadi Developer, Software Engineer, Business Intelligence Developer, dan masih banyak lagi! Apalagi, kamu bisa kerja sambil kuliah untuk mengasah skill. 

Posted in: News



    WhatsApp chat