Kisah Zaky Bangun Bukalapak, Inspirasi Jurusan Teknik Informatika - IDS Digital College

Kisah Zaky Bangun Bukalapak, Inspirasi Jurusan Teknik Informatika

Jumlah startup di Indonesia kini makin meningkat tajam. Perubahan signifikan mengenai kehadiran perusahaan berbasis teknologi ini membawa angin segar bagi para mahasiswa jurusan Teknik Informatika. Tidak hanya peluang kerja yang melimpah, lulusan teknik informatika juga bisa membuka lapangan usaha sendiri. Salah satu figur yang berhasil membuka lapangan kerja untuk ribuan orang yaitu Achmad Zaky. Penasaran siapa sosok Achmad Zaky ini? Berikut ulasannya. Figur yang cetuskan Bukalapak Bukalapak merupakan salah satu e-commerce bergengsi di Indonesia. Namanya melejit dengan mengantongi lebih dari 500.000 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia. Sosok dibalik kesuksesan Bukalapak yaitu Achmad Zaky. Pria kelahiran Sragen tersebut mencetuskan Bukalapak pada tahun 2009 bersama dengan rekannya, Nugroho Herucahyono. Zaky sendiri lulus program studi Informatika di Institut Teknologi Bandung di awal tahun 2009. Hobi Otak-Atik Komputer Kepiawaian Zaky dalam dunia komputer mulai muncul sejak duduk bangku SMA. Ia tertarik dengan komputer, khususnya software. Siapa sangka, ketertarikan tersebut membuat Zaky bisa menciptakan berbagai program. Bahkan, ia memulai bisnis membuat software ketika duduk di bangku kuliah. Kerja sambil kuliah versi Zaky ini bisa jadi inspirasi untuk anak jurusan Teknik Informatika. Anti Mundur Meski Lamaran Kerja Ditolak Usai lulus, profesi Zaky sebagai pembuat program mulai dipertanyakan oleh kedua orangtuanya. Mengingat penghasilan yang tidak pasti, orang tua Zaky menyarankan untuk melamar pekerjaan di perusahaan. Sayangnya, dari ketiga lamaran pekerjaan sebagai management consulting yang dikirim oleh Zaky ditolak. Pun gagal mendapatkan pekerjaan tetap, Zaky tetap produktif. Ia masih fokus melanjutkan bisnisnya dengan mengerjakan proyek dari klien untuk membuat program. Ide Bangun Bukalapak Di tahun 2009, Zaky sangat antusias untuk membangun Bukalapak dengan Nugroho. Ide tersebut tercetus lantaran sifat konsumtif dari masyarakat Indonesia saat menggunakan internet hanya untuk bermain sosial media. Ide tersebut juga makin lebar karena di saat itu masih belum ada perusahaan e-commerce besar. Bermodalkan hasil proyek dari klien, Zaky membangun perusahaan layanan online marketplace tersebut. Siapa sangka antusias dari masyarakat cukup tinggi. Di awal tahun 2010, sudah ada 10.000 UMKM yang bergabung. Bertambah tahun, angka tersebut meningkat. Bukalapak pun mulai kebanjiran investor yang menawarkan modal. Salah satunya Softbank Corp (Jepang) dan Sequoia (Amerika Serikat). Setelah melihat kesuksesan e-commerce di Jepang, akhirnya Zaky menerima tawaran modal dari investor. Ia kemudian merekrut karyawan dan menyewa ruko sebagai kantor Bukalapak. Dengan pengelolaan yang benar, di tahun kelima terdapat kenaikan hingga 100 kali lipat anggota UMKM. Setidaknya ada 1 juta pengunjung masuk ke situs setiap hari dengan nilai perputaran uang mencapai Rp4-5 miliar. Kisah Zaky dalam membangun Bukalapak memang sangat inspiratif. Tertarik untuk mengikuti jejak dari Zaky membangun startup? Yuk, gabung dengan mengambil program Ekstensi D3 ke S1 Jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College.

Jumlah startup di Indonesia kini makin meningkat tajam. Perubahan signifikan mengenai kehadiran perusahaan berbasis teknologi ini membawa angin segar bagi para mahasiswa jurusan Teknik Informatika. Tidak hanya peluang kerja yang melimpah, lulusan teknik informatika juga bisa membuka lapangan usaha sendiri.

Salah satu figur yang berhasil membuka lapangan kerja untuk ribuan orang yaitu Achmad Zaky. Penasaran siapa sosok Achmad Zaky ini? Berikut ulasannya.

Figur yang cetuskan Bukalapak

Bukalapak merupakan salah satu ecommerce bergengsi di Indonesia. Namanya melejit dengan mengantongi lebih dari 500.000 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia. Sosok dibalik kesuksesan Bukalapak yaitu Achmad Zaky. Pria kelahiran Sragen tersebut mencetuskan Bukalapak pada tahun 2009 bersama dengan rekannya, Nugroho Herucahyono. Zaky sendiri lulus program studi Informatika di Institut Teknologi Bandung di awal tahun 2009. 

Hobi Otak-Atik Komputer

Kepiawaian Zaky dalam dunia komputer mulai muncul sejak duduk bangku SMA. Ia tertarik dengan komputer, khususnya software. Siapa sangka, ketertarikan tersebut membuat Zaky bisa menciptakan berbagai program. Bahkan, ia memulai bisnis membuat software ketika duduk di bangku kuliah. Kerja sambil kuliah versi Zaky ini bisa jadi inspirasi untuk anak jurusan Teknik Informatika.

Anti Mundur Meski Lamaran Kerja Ditolak

Usai lulus, profesi Zaky sebagai pembuat program mulai dipertanyakan oleh kedua orangtuanya. Mengingat penghasilan yang tidak pasti, orang tua Zaky menyarankan untuk melamar pekerjaan di perusahaan. Sayangnya, dari ketiga lamaran pekerjaan sebagai management consulting yang dikirim oleh Zaky ditolak. Pun gagal mendapatkan pekerjaan tetap, Zaky tetap produktif. Ia masih fokus melanjutkan bisnisnya dengan mengerjakan proyek dari klien untuk membuat program. 

Baca Juga: 5 Startup Terbaik Dunia Dengan Nilai Valuasi Tinggi

Ide Bangun Bukalapak 

Di tahun 2009, Zaky sangat antusias untuk membangun Bukalapak dengan Nugroho. Ide tersebut tercetus lantaran sifat konsumtif dari masyarakat Indonesia saat menggunakan internet hanya untuk bermain sosial media. Ide tersebut juga makin lebar karena di saat itu masih belum ada perusahaan e-commerce besar.

Bermodalkan hasil proyek dari klien, Zaky membangun perusahaan layanan online marketplace tersebut. Siapa sangka antusias dari masyarakat cukup tinggi. Di awal tahun 2010, sudah ada 10.000 UMKM yang bergabung. Bertambah tahun, angka tersebut meningkat. Bukalapak pun mulai kebanjiran investor yang menawarkan modal. Salah satunya Softbank Corp (Jepang) dan Sequoia (Amerika Serikat). 

Setelah melihat kesuksesan e-commerce di Jepang, akhirnya Zaky menerima tawaran modal dari investor. Ia kemudian merekrut karyawan dan menyewa ruko sebagai kantor Bukalapak. Dengan pengelolaan yang benar, di tahun kelima terdapat kenaikan hingga 100 kali lipat anggota UMKM. Setidaknya ada 1 juta pengunjung masuk ke situs setiap hari dengan nilai perputaran uang mencapai Rp4-5 miliar.

Kisah Zaky dalam membangun Bukalapak memang sangat inspiratif. Tertarik untuk mengikuti jejak dari Zaky membangun startup? Yuk, gabung dengan mengambil program Ekstensi D3 ke S1 Jurusan Teknik Informatika di IDS Digital College.

Posted in: News



    WhatsApp chat