Alasan Mengapa Gaji Software Developer Tinggi, Kamu Harus Tau! - IDS Digital College

Alasan Mengapa Gaji Software Developer Tinggi, Kamu Harus Tau!

Profesi software developer dikenal memiliki pendapatan yang besar. Tak heran, saat ini banyak yang kuliah di jurusan Sistem Informatika atau ekstensi D3 ke S1. Adanya program ekstensi D3 ke S1 bertujuan agar kamu bisa terjun secara profesional dan memiliki pengetahuan lebih mendalam tentang software. Namun, bagi yang ingin belajar tapi tidak punya waktu, juga bisa mengikuti kuliah kelas karyawan seperti yang ada di IDS Digital College. Lalu, sebenarnya berapa rata-rata gaji profesi Software Developer? Yuk, cari tau! Besaran Gaji Software Developer Dikutip dari Indeed, software developer adalah 1 di antara 100 pekerjaan dengan gaji tertinggi di AS dan ini juga berlaku di Indonesia. Berikut besaran gaji seorang software developer: Mobile Developer Junior mulai dari Rp7,3-20 juta/bulan. Senior mulai dari Rp20-41 juta/bulan. Front end Developer Junior mulai dari Rp7,3-25 juta/bulan. Senior mulai dari Rp20-41 juta/bulan. Back End Developer Junior mulai dari Rp7,3-25 juta/bulan. Senior mulai dari Rp20-41 juta/bulan Full Stack Developer Junior mulai dari Rp7,3-23 juta/bulan. Senior mulai dari Rp20-41 juta/bulan. Standar gaji tersebut berdasarkan data dari The Southeast Asia Tech Talent Compensation Report 2020/2021, laporan standar kompensasi perusahaan teknologi di Indonesia, Singapura, dan Vietnam. Jika dibandingkan dengan pekerjaan lain seperti UI/UX designer dan software engineer, angka ini termasuk tinggi. Dalam laporan yang sama, standar upah untuk profesi tersebut adalah: UI/UX designer (junior), Rp4,3 – 13 juta UI/UX designer (senior), Rp14,6 – 25 juta Software engineer (junior), Rp4,3 – 14,6 juta Software engineer (senior), Rp20 – 41 juta Mengapa Gaji Software Developer Besar? Bagi kamu yang ingin ekstensi D3 ke S1 jurusan Sistem Informatika, harus mengerti mengapa seorang Software Developer menghasilkan penghasilan yang tinggi. Beberapa di antaranya, Software Developer memiliki peranan besar. Secara umum, aplikasi yang diciptakan dapat membantu banyak orang. Alasan kedua, industrinya terus berkembang. Dari waktu ke waktu, bidang IT mengalami kemajuan pesat dan tren baru di dunia coding terus bermunculan sehingga butuh yang namanya inovasi. Ini yang membuat gaji Software Developer tinggi. Cara Menjadi Software Developer Siapa saja termasuk kamu yang mengambil program ekstensi D3 ke S1 atau kuliah kelas karyawan di jurusan Sistem Informatika untuk menjadi Software Developer, mulai dari sekarang perlu mempelajari skill-nya. Termasuk bahasa pemrograman, testing, version control concept, dll. Langkah kedua, bangunlah portofolio agar diterima kerja dan mampu meyakinkan rekruter. Portofolio akan membantu untuk menunjukkan kualifikasimu secara jelas dan nyata. Ketiga, teruslah latihan. Penguasaan coding dimulai dari latihan dan terus perbaiki kekurangannya. Proses ini akan membantumu lebih paham. Bagaimana, tertarik untuk berkarir di bidang IT? Kamu yang ingin mewujudkan impian untuk menjadi seorang Software Developer bisa ekstensi D3 ke S1 jurusan Sistem Informatika di IDS Digital College. Program ekstensi D3 ke S1 akan membantu menambah pengetahuan dan mengasah skill-mu. Di IDS Digital College juga terdapat program kuliah kelas karyawan bagi yang tidak punya banyak waktu untuk belajar karena bekerja. Siap untuk menjadi Software Developer profesional?

Profesi software developer dikenal memiliki pendapatan yang besar. Tak heran, saat ini banyak yang kuliah di jurusan Sistem Informatika atau ekstensi D3 ke S1. Adanya program ekstensi D3 ke S1 bertujuan agar kamu bisa terjun secara profesional dan memiliki pengetahuan lebih mendalam tentang software. Namun, bagi yang ingin belajar tapi tidak punya waktu, juga bisa mengikuti kuliah kelas karyawan seperti yang ada di IDS Digital College. Lalu, sebenarnya berapa rata-rata gaji profesi Software Developer? Yuk, cari tau!

Besaran Gaji Software Developer

Dikutip dari Indeed, software developer adalah 1 di antara 100 pekerjaan dengan gaji tertinggi di AS dan ini juga berlaku di Indonesia. Berikut besaran gaji seorang software developer: 

1. Mobile Developer

Junior mulai dari Rp7,3-20 juta/bulan.

Senior mulai dari Rp20-41 juta/bulan. 

 2. Front end Developer

Junior mulai dari Rp7,3-25 juta/bulan.

Senior mulai dari Rp20-41 juta/bulan. 

3. Back End Developer

Junior mulai dari Rp7,3-25 juta/bulan.

Senior mulai dari Rp20-41 juta/bulan

4. Full Stack Developer

Junior mulai dari Rp7,3-23 juta/bulan.

Senior mulai dari Rp20-41 juta/bulan.

Standar gaji tersebut berdasarkan data dari The Southeast Asia Tech Talent Compensation Report 2020/2021, laporan standar kompensasi perusahaan teknologi di Indonesia, Singapura, dan Vietnam.

Jika dibandingkan dengan pekerjaan lain seperti UI/UX designer dan software engineer, angka ini termasuk tinggi. Dalam laporan yang sama, standar upah untuk profesi tersebut adalah:

  • UI/UX designer (junior), Rp4,3 – 13 juta
  • UI/UX designer (senior), Rp14,6 – 25 juta
  • Software engineer (junior), Rp4,3 – 14,6 juta
  • Software engineer (senior), Rp20 – 41 juta

Mengapa Gaji Software Developer Besar?

Bagi kamu yang ingin ekstensi D3 ke S1 jurusan Sistem Informatika, harus mengerti mengapa seorang Software Developer menghasilkan penghasilan yang tinggi. Beberapa di antaranya, Software Developer memiliki peranan besar. Secara umum, aplikasi yang diciptakan dapat membantu banyak orang. Alasan kedua, industrinya terus berkembang. Dari waktu ke waktu, bidang IT mengalami kemajuan pesat dan tren baru di dunia coding terus bermunculan sehingga butuh yang namanya inovasi. Ini yang membuat gaji Software Developer tinggi. 

Baca Juga: 7 Software yang Paling Sering Digunakan Jurusan Sistem Informasi

Cara Menjadi Software Developer

Siapa saja termasuk kamu yang mengambil program ekstensi D3 ke S1 atau kuliah kelas karyawan di jurusan Sistem Informatika untuk menjadi Software Developer, mulai dari sekarang perlu mempelajari skill-nya. Termasuk bahasa pemrograman, testing, version control concept, dll. 

Langkah kedua, bangunlah portofolio agar diterima kerja dan mampu meyakinkan rekruter. Portofolio akan membantu untuk menunjukkan kualifikasimu secara jelas dan nyata. Ketiga, teruslah latihan. Penguasaan coding dimulai dari latihan dan terus perbaiki kekurangannya. Proses ini akan membantumu lebih paham. 

Bagaimana, tertarik untuk berkarir di bidang IT? Kamu yang ingin mewujudkan impian untuk menjadi seorang Software Developer bisa ekstensi D3 ke S1 jurusan Sistem Informatika di IDS Digital College. Program ekstensi D3 ke S1 akan membantu menambah pengetahuan dan mengasah skill-mu. Di IDS Digital College juga terdapat program kuliah kelas karyawan bagi yang tidak punya banyak waktu untuk belajar karena bekerja. Siap untuk menjadi Software Developer profesional?

Posted in: News



    WhatsApp chat