Memahami Sejarah Singkat Jaringan Komputer - IDS Digital College

Evolusi Jaringan Komputer: Menggali Akar Sejarah dan Perkembangannya

Evolusi Jaringan Komputer: Menggali Akar Sejarah dan Perkembangannya


manfaat jaringan komputer

Jaringan komputer adalah elemen paling penting di era modern kini. Dengan adanya jaringan komputer, koneksi antar perangkat jadi memungkinkan, dengan menggunakan LAN (Local Area Networks) dan WAN (Wide Area Networks). Adanya jaringan komputer bisa membuat interaksi dan berbagi informasi antar perangkat. Karena jaringan itu kita gunakan setiap waktu dan membantu kita dalam berbagai aktivitas komputer, kita harus tahu mengapa jaringan komputer sangat diperlukan saat ini. Mari kita urai perkembangannya dari tahun 1960-an. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai sejarah singkat jaringan komputer.

Sejarah Jaringan Komputer

Sejarah jaringan komputer

Tahun 1960 an

Awal mula adanya jaringan diketahui sekitar tahun 1960-an di Amerika yang bernama United States Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET). Dua tahun setelahnya muncul juga Telstar di 1962, dan dirilis juga telepon sentuh di tahun yang sama. Di era ini juga, hadir dokumen Request for Comments (RFC) pertama yang memberikan informasi tentang komunikasi jaringan komputer, prosedur dan protokol jaringannya. Bahkan protokol ini adalah yang pertama untuk ARPANET. 

Di awal tahun kelahiran jaringan ini, hadir juga UNIX, sebuah sistem operasional pertama ditulis yang dengan bahasa pemrograman C. UNIX melengkapi kebutuhan computing di dunia akademik yang memfasilitasi penggunanya untuk menjalankan programnya. 

Amerika juga mengembangkan hadirnya Extended Binary Coded Decimal Interchange Code (EBCDIC), berupa karakter encoding 8-bit. Lalu satu tahun berikutnya, hadir American Standard Code for Information Interchange (ASCII) sebagai pesaing EBCDIC. Hingga akhirnya tahun 1968 ASCII sudah distandarisasi dan meluas di dunia teknologi jaringan dan komputer.

Tahun 1970 an

Di tahun ini adalah lahirnya teknologi LAN yang paling terkenal dan paling marak digunakan yaitu Ethernet. Ethernet lahir dari lab Xerox di tahun 1973 yang beroperasi dengan sekitar 2,94 Mbps tapi akhirnya bertambah menjadi 10 Mbps saat tahun 1980. Dalam hal ini, ternyata Ethernet dari Xerox ini bukan hadir untuk komersial. 

ARPANET juga bertumbuh sangat cepat, hingga banyak universitas dan komputer pemerintah yang tertarik untuk menggunakannya karena mereka merasa dimudahkan. Teknologi juga semakin maju, adanya satelit sangat mendukung ARPANET hingga bisa digunakan di berbagai negara. Bahkan email pertama pun dikirim dengan ARPANET.

Selain ARPANET, di era ini juga hadir TCP (Transmission Control Protocol) yang bisa menghubungkan komunikasi antar jaringan walaupun berbeda jenis. TCP sebagai pelengkap yang menyamakan frekuensi dan berperan sebagai perantara dua jaringan yang berbeda. TCP hadir di penghujung dekade ini, yakni tahun 1977. Karena keberadaan TCP sangat penting yang dapat menyambungkan koneksi antara jaringan yang berbeda, TCP juga diklaim sebagai teknologi fundamental dalam teknologi.

Sejarah jaringan komputer

Tahun 1980 an

ARPANET membedakan akses jaringannya antara untuk pengguna sipil dan militer. Jaringan lain juga mulai dominan digunakan di dekade ini. ARPANET yang awalnya dominan mulai tergeser oleh National Science Foundation Network (NSFNET) pada tahun 1986. Karena semakin banyak jaringan komersial yang hadir, maka ARPANET tidak diaktifkan lagi sejak tahun 1989. NSFNET ternyata lebih mampu dan menjadi pilihan untuk internet masyarakat. Fokus NSFNET adalah untuk memfasilitasi layanan academic research dan bukan untuk aktivitas bisnis tertentu.  Selain itu, di era ini, Ethernet juga mengembangkan jaringan LAN dengan cepat. Mulai hadir versi Ethernet yang komersial, dikenal dengan Thicknet dan Thinnet. 

Hadirnya Network File System (NFS) di era ini memancing permintaan hadirnya Ethernet. NFS juga membuat penggunaan UNIX meningkat di dunia pendidikan dan profesional computing di tahun 1980an. Kemudian di tahun 1982, Token Ring Topology hadir untuk menjadi alternatif internet, dan baru distandarisasi pada tahun 1985. 

Tahun 1990 an – sekarang

Ethernet semakin mendominasi teknologi LAN di tahun 1990an, dan alternatif nya pun semakin bervariasi. Diantaranya Full-duplex Ethernet dan Gigabit Ethernet. Full-duplex Ethernet dengan kecepatan 20 Mbps hadir di tahun 1992 dan setelah distandarisasi pada tahun 1997. Sedangkan Gigabit Ethernet dibuat dengan 1000Mbps yang mulai digunakan pada tahun 1999. 

Dekade ini juga sukses memunculkan teknologi wireless (nirkabel). Di tahun 1997 lahir Wi-Fi standard dengan kecepatan 2Mbps yang bisa menjangkau kecamatan transmisi hingga 25 Mbps dan menggunakan frekuensi 5GHz. 

Jaringan Komputer Saat Ini

Seiring perkembangan teknologi, jaringan komputer saat ini mencakup berbagai aspek dan memiliki karakteristik yang sangat maju. Beberapa poin utama yang dapat dijelaskan mengenai jaringan komputer saat ini melibatkan:

1. Internet dan Global Connectivity:

Jaringan komputer saat ini secara luas diwakili oleh internet, yang telah menjadi tulang punggung komunikasi global. Internet menghubungkan miliaran perangkat di seluruh dunia dan memungkinkan akses cepat terhadap informasi, layanan, dan sumber daya online.

2. Kecepatan dan Kapasitas Tinggi:

Infrastruktur jaringan saat ini telah meningkat pesat dalam hal kecepatan dan kapasitas. Jaringan serat optik dan teknologi nirkabel yang canggih memungkinkan transfer data dengan kecepatan tinggi dan kapasitas besar, mendukung aplikasi dan layanan yang semakin kompleks.

3. Jaringan 5G:

Jaringan seluler generasi kelima (5G) telah menjadi kenyataan, memberikan konektivitas nirkabel yang lebih cepat dan andal. Ini memiliki dampak besar pada pengembangan Internet of Things (IoT) dan mendukung pengalaman pengguna yang lebih baik, seperti streaming video berkualitas tinggi dan game online.

4. Cloud Computing:

Jaringan saat ini sering kali terkait erat dengan konsep cloud computing. Layanan cloud memungkinkan penyimpanan dan pemrosesan data secara terdistribusi di pusat data yang tersebar di seluruh dunia, memberikan skalabilitas dan aksesibilitas yang tinggi.

5. Keamanan Jaringan:

Keamanan jaringan menjadi perhatian utama. Dengan meningkatnya ancaman siber, upaya perlindungan data dan privasi informasi menjadi fokus utama. Penggunaan enkripsi, firewall, dan teknologi keamanan lanjutan menjadi bagian integral dari jaringan saat ini.

6. IoT (Internet of Things):

Peningkatan penggunaan perangkat terhubung, seperti sensor pintar, perangkat wearable, dan peralatan pintar, telah memperluas cakupan jaringan. IoT memungkinkan perangkat untuk saling berkomunikasi dan berkolaborasi untuk memberikan layanan yang lebih cerdas dan efisien.

7. Software-Defined Networking (SDN):

Konsep SDN memisahkan kontrol jaringan dari perangkat keras fisik, memberikan fleksibilitas dan manajemen yang lebih baik. Ini memungkinkan administrator untuk mengelola dan mengonfigurasi jaringan secara terpusat.

8. Keserbagunaan dan Mobilitas:

Jaringan saat ini mendukung mobilitas tinggi. Pengguna dapat terhubung ke jaringan dari berbagai lokasi dan perangkat, baik melalui Wi-Fi, jaringan seluler, atau koneksi kabel.

Penting untuk diingat bahwa perkembangan teknologi terus berlanjut, dan jaringan komputer terus berubah seiring waktu untuk memenuhi tuntutan yang semakin kompleks dan berkembang pesat.

Tertarik belajar lebih dalam mengenai jaringan komputer? Kuliah di IDS Digital College aja!

kampus ids digital college

Kuliah IT di IDS Digital College merupakan pilihan yang sangat berharga, terutama karena kampus ini memadukan konsep startup dengan sertifikasi internasional di lebih dari 195 negara. Sebagai lembaga pendidikan yang inovatif, IDS Digital College menyajikan pendidikan formal pada tingkat Strata 1 dan Magister dengan pendekatan yang berfokus pada Real World Project.

Program Strata 1 (S1) di IDS Digital College menawarkan peminatan di bidang Cyber Security dan Software Engineering, memberikan para mahasiswa pemahaman mendalam tentang aspek-aspek kritis dalam dunia digital. Selain itu, kampus ini menjalin kolaborasi yang strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam Program Strata 2 (S2) Startup Teknologi di bawah Magister Inovasi Sistem dan Teknologi. Kerjasama juga diperluas melalui kolaborasi dengan Petra Christian University untuk Program Strata 2 (S2) Scriptwriting & Copywriting.

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa IDS Digital College tidak hanya memberikan pendidikan tinggi berkualitas, tetapi juga memperluas wawasan mahasiswa melalui kemitraan yang strategis dengan institusi-institusi ternama di Indonesia. Dengan demikian, memilih IDS Digital College adalah langkah cerdas bagi mereka yang ingin menggabungkan keunggulan pendidikan formal dengan pengalaman dunia nyata yang relevan dengan tuntutan industri.

Posted in: News