Mengenal Apa Itu Valuasi Start Up - IDS Digital College

Mengenal Apa Itu Valuasi Start Up

Jika bicara tentang startup, kamu biasanya akan sering mendengar istilah valuasi. Valuasi sendiri adalah nilai ekonomi dari sebuah bisnis, sedangkan startup merupakan bisnis baru yang memiliki potensi untuk berkembang sangat pesat dan tujuannya untuk mengisi celah pasar. Caranya dengan mengembangkan produk, menawarkan layanan baru yang unik untuk mengatasi berbagai masalah. Dari sini bisa disimpulkan, definisi valuasi startup adalah nilai ekonomi yang dimiliki bisnis baru supaya di kemudian hari berpeluang untuk berkembang pesat. Jika sebuah perusahaan startup memiliki valuasi senilai Rp1 miliar, maka para investor harus mengakuisisi penuh perusahaan tersebut dengan minimal budget tersebut. Angka valuasi inilah yang biasanya dijadikan sebagai acuan untuk mengukur seberapa besar potensi bisnis sebuah perusahaan startup. Faktor Positif dan Negatif yang Mempengaruhi Valuasi Ada dua faktor yang mempengaruhi valuasi startup, yang pertama adalah faktor positif dan kedua adalah faktor negatif. Faktor positif terdiri dari transaksi, reputasi, prototipe, penawaran & permintaan, penghasilan, saluran distribusi, dan honest of industry. Sedangkan faktor negatif terdiri dari margin yang rendah, industri yang buruk, persaingan, manajemen, Management Not Up To Scratch, produk, dan kondisi keuangan bisnis yang sekarat. Faktor Lain yang Mempengaruhi Startup Menurut Investor Salah satu investor dari Foundry Group, Brad Feld mengungkapkan hal-hal apa saja yang bisa mempengaruhi valuasi adalah sebagai berikut: Pada tahap perkembangan startup Dalam tahap awal valuasi startup ada beberapa faktor yang dilihat mulai dari pengalaman founder, hingga prediksi dari peluang yang bisa diraih oleh startup tersebut. Setelah valuasi ini selesai, maka tahapan selanjutnya tergantung dari kinerja perusahaan dan bagaimana proyeksi keuangan. Persaingan Pendanaan Setelah usai melalui tahap valuasi perkembangan startup - makin banyak investor yang tertarik ingin mendanai, maka makin tinggi juga valuasi startup tersebut. Pengalaman kepemimpinan Seorang founder yang berpengalaman memimpin tim umumnya menghasilkan valuasi startup lebih tinggi. Perlu kamu tahu jika kualitas kepemimpinan seorang founder seringkali memiliki bias yang tinggi. Tren Pasar Ukuran pasar dan pertumbuhan permintaan yang dilayani startup juga mempengaruhi bagaimana valuasinya. Makin besar tren pasar dan permintaan, makin tinggi valuasi startup. Referensi Investor Tiap investor memiliki batasan nilai investasi masing-masing. Beberapa investor ada yang hanya berinvestasi pada perusahaan dengan nilai tak lebih dari Rp200 miliar. Keuangan dan Metrik Semakin tinggi performa finansial dan metrik pengukuran kinerja startup dibanding pencapaian rata-rata industri - makin tinggi nilai valuasinya. Iklim Ekonomi Ada hubungan secara tidak langsung antara angka valuasi startup dengan nilai indeks saham. Jika indek saham bagus, maka angka valuasi startup akan semakin tinggi. Untuk kamu yang ingin bekerja di dunia startup, ada banyak pilihan kampus yang memungkinkan kerja sambil kuliah dengan jurusan relevan, seperti IDS Digital College misalnya. Ada beberapa program yang bisa kamu pilih di kampus ini, mulai dari Jurusan Teknik Informasi, hingga Jurusan Teknik Informatika.

Jika bicara tentang startup, kamu biasanya akan sering mendengar istilah valuasi. Valuasi sendiri adalah nilai ekonomi dari sebuah bisnis, sedangkan startup merupakan bisnis baru yang memiliki potensi untuk berkembang sangat pesat dan tujuannya untuk mengisi celah pasar. Caranya dengan mengembangkan produk, menawarkan layanan baru yang unik untuk mengatasi berbagai masalah. 

Dari sini bisa disimpulkan, definisi valuasi startup adalah nilai ekonomi yang dimiliki bisnis baru supaya di kemudian hari berpeluang untuk berkembang pesat. Jika sebuah perusahaan startup memiliki valuasi senilai Rp1 miliar, maka para investor harus mengakuisisi penuh perusahaan tersebut dengan minimal budget tersebut. Angka valuasi inilah yang biasanya dijadikan sebagai acuan untuk mengukur seberapa besar potensi bisnis sebuah perusahaan startup.

Faktor Positif dan Negatif yang Mempengaruhi Valuasi 

Ada dua faktor yang mempengaruhi valuasi startup, yang pertama adalah faktor positif dan kedua adalah faktor negatif. Faktor positif terdiri dari transaksi, reputasi, prototipe, penawaran & permintaan, penghasilan, saluran distribusi, dan honest of industry. Sedangkan faktor negatif terdiri dari margin yang rendah, industri yang buruk, persaingan, manajemen, Management Not Up To Scratch, produk, dan kondisi keuangan bisnis yang sekarat. 

Faktor Lain yang Mempengaruhi Startup Menurut Investor

Salah satu investor dari Foundry Group, Brad Feld mengungkapkan hal-hal apa saja yang bisa mempengaruhi valuasi adalah sebagai berikut:

1. Pada tahap perkembangan startup 

Dalam tahap awal valuasi startup ada beberapa faktor yang dilihat mulai dari pengalaman founder, hingga prediksi dari peluang yang bisa diraih oleh startup tersebut. Setelah valuasi ini selesai, maka tahapan selanjutnya tergantung dari kinerja perusahaan dan bagaimana proyeksi keuangan. 

2. Persaingan Pendanaan 

Setelah usai melalui tahap valuasi perkembangan startup – makin banyak investor yang tertarik ingin mendanai, maka makin tinggi juga valuasi startup tersebut. 

3. Pengalaman kepemimpinan

Seorang founder yang berpengalaman memimpin tim umumnya menghasilkan valuasi startup lebih tinggi. Perlu kamu tahu jika kualitas kepemimpinan seorang founder seringkali memiliki bias yang tinggi. 

4. Tren Pasar

Ukuran pasar dan pertumbuhan permintaan yang dilayani startup juga mempengaruhi bagaimana valuasinya. Makin besar tren pasar dan permintaan, makin tinggi valuasi startup. 

5. Referensi Investor

Tiap investor memiliki batasan nilai investasi masing-masing. Beberapa investor ada yang hanya berinvestasi pada perusahaan dengan nilai tak lebih dari Rp200 miliar. 

Baca Juga : Pengen Bisnis StartUp Sukses? Hindari 6 Kesalahan Ini!

6. Keuangan dan Metrik

Semakin tinggi performa finansial dan metrik pengukuran kinerja startup dibanding pencapaian rata-rata industri – makin tinggi nilai valuasinya. 

7. Iklim Ekonomi

Ada hubungan secara tidak langsung antara angka valuasi startup dengan nilai indeks saham. Jika indek saham bagus, maka angka valuasi startup akan semakin tinggi. Untuk kamu yang ingin bekerja di dunia startup, ada banyak pilihan kampus yang memungkinkan kerja sambil kuliah dengan jurusan relevan, seperti IDS Digital College misalnya. Ada beberapa program yang bisa kamu pilih di kampus ini, mulai dari Jurusan Teknik Informasi, hingga Jurusan Teknik Informatika.

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat