Pengenalan Backup dan Recovery Data Perusahaan - IDS Digital College

Pengenalan Backup dan Recovery Data Demi Keamanan Data Perusahaan Kamu

Salah satu hal yang sangat penting bagi keberlangsungan dan jalannya bisnis, adalah data. Data merupakan bentuk paling sederhana dari sebuah informasi, baik itu informasi mengenai perusahaan, pasar, pesaing, dan pelanggan (4P). Informasi mengenai 4P ini penting untuk menentukan pengambilan keputusan demi keberlangsungan bisnis.

Karena itulah, kamu perlu memberikan proteksi terhadap data perusahaan, sebab ada banyak resiko dan ancaman kerusakan dan kehilangan data yang dapat menghambat keberlangsungan bisnis sehingga berujung pada kerugian perusahaan.

Lakukan Backup dan Recovery Data

Untuk melindungi data penting perusahaan, perlu dilakukan backup dan recovery data. Backup data dan recovery data adalah proses penyalinan data kemudian menyimpannya di lokasi alternatif yang aman sehingga data dapat dipulihkan kemudian.

Beda Backup dan Recovery Data

Meski saling terkait, backup data dan recovery data memiliki perbedaan mendasar.

Backup data merupakan  tindakan pencegahan yang dilakukan dengan menyalin data dan menyimpannya di lokasi alternatif yang aman sebagai persiapan ketika data mengalami kerusakan atau hilang.

Recovery data merupakan proses pemulihan sistem yang bermasalah agar bisa pulih seperti sedia kala.

Backup data dilakukan sebelum terjadi kerusakan atau kehilangan data, sementara recovery dapat dilakukan ketika data sudah terhapus, bahkan untuk data yang sudah tidak tersedia di recycle bin.

Manfaat Backup dan Recovery Data

  • Keamanan – Merupakan salah satu aspek penting dari backup dan recovery data. Saat sistem IT perusahaan kamu terus bertumbuh, potensi ancaman terhadap informasi yang dimiliki perusahaan juga menyertainya. Menggunakan backup dan recovery data yang memiliki sistem keamanan yang kuat adalah hal yang utama untuk melindungi data perusahaan.
  • Menghindari Kerugian Apabila data perusahaan hilang atau rusak, maka akan menghambat bisnis karena operasional bisnis terhambat sampai data tersebut kembali. Hal ini akan menyita waktu dan menghambat kinerja karyawan karena data pelanggan atau sistem tidak dapat berjalan.
  • Menjaga Reputasi Perusahaan Bisnis yang terhenti, akan mempengaruhi kepuasan pelanggan. Skenario terburuk jika data tersebut hilang karena dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab. Kepercayaan customer akan dipertaruhkan dan reputasi perusahaan akan hancur.
  • Menghindari Hal Tak Terduga Data dapat hilang atau rusak akibat dari kesalahan manusia (human error), kerusakan perangkat maupun bencana alam. Karena itu lakukan backup dan recovery data, sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, data dapat dikembalikan seperti semula.

Bagaimana cara mem-backup Data?

Untuk melakukan backup data, kamu dapat menyalin dan menyimpannya ke lokasi lain, seperti CD, flashdisk, hard drive maupun hard disk eksternal. Kamu juga bisa menggunakan cloud computing, selain lebih murah karena kamu tidak perlu membeli storage eksternal, kamu juga bisa mengaksesnya kapan saha dan di mana saja, karena data tersebut tersimpan di internet.

Backup data dapat kamu lakukan dengan menggunakan 3 cara yang paling umum. Berikut adalah jenis-jenis backup data yang dapat kamu gunakan:

  1. Full Backup – Membuat salinan semua data yang tersimpan ke dalam satu lokasi. Backup data ini dapat memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari tergantung pada banyaknya data yang disimpan.
  2. Incremental Backup – Penyalinan data baru sejak backup data terakhir dilakukan. Namun full backup perlu dilakukan terlebih dahulu sebelum melakukan incremental backup dilakukan untuk pertama kali. Setelah itu, sistem secara otomatis dapat melakukan incremental backup sesuai dengan tanggal dan waktu terakhir backup dilakukan.
  3. Differential Backup – Salinan semua data yang telah diubah dari proses backup sebelumnya. Differential backup akan terus melakukan penyalinan data yang diubah sejak proses backup sebelumnya selesai.

Bagaimana dengan Recovery Data?

Recovery dilakukan ketika backup gagal dilakukan, seperti misalnya data rusak oleh virus atau terhapus oleh kelalaian manusia (human error). Untuk melakukan recovery data, kamu dapat menggunakan alat recovery data. Ada banyak perusahaan penyedia layanan recovery yang dapat kamu akses secara gratis maupun berbayar, namun tentu dengan tingkat kepuasan yang berbeda-beda.

Ada beberapa jenis recovery data yang umum digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk melindungi data-data penting perusahaan. Jenis-jenis tersebut dapat kamu pilih untuk mengamankan data, diantaranya adalah:

  1. Virtual Recovery – Didukung oleh portal visualisasi yang juga menghadirkan layanan backup. Seperti namanya, jenis recovery ini menggunakan virtualisasi dalam proses pemulihan datanya. Pusat data virtual ditempatkan untuk menginstal server fisik sebagai perangkat utama.
  2. Jaringan Recovery – Berpusat pada pemulihan jaringan. Prosedur ini melibatkan koneksi dengan anggota departemen IT, perangkat jaringan, serta sejumlah usaha lain yang terkait dengan konektivitas yang terputus.
  3. Recovery di Data Center – Data center atau pusat data perusahaan ditempatkan dalam sebuah sistem khusus dengan fasilitas komputerisasi. Untuk melakukan recovery ini, pusat data perlu dikembangkan terlebih dahulu lewat prosedur penanganan lokasi, pemantapan perangkat dan pegawai, serta pengaturan HVAC ruangan (heating, ventilation, air conditioning).
  4. Recovery Data Berbasis Cloud – Merupakan jenis recovery data yang paling populer. Recovery data menggunakan portal penyimpanan dan pemulihan data yang diatur layanan pihak ketiga. Dengan begitu, perusahaan tidak perlu mengembangkan fasilitas sendiri atau tenaga ahli.

Pastikan kamu melakukan backup dan recovery data secara rutin agar data tidak mengalami kehilangan atau kerusakan. Jika kamu memutuskan untuk menggunakan layanan backup dan recovery data dari pihak ketiga, pastikan juga kamu menggunakan layanan yang andal dan dapat dipercaya. Demikian artikel ini, semoga bermanfaat. 

Sumber: helios.id[/vc_column_text][/vc_column]

[/vc_row]

Posted in: News



    WhatsApp chat