Pentingnya Artificial Intelligence Untuk Startup Masa Depan - IDS Digital College

Pentingnya Artificial Intelligence Untuk Startup Masa Depan

Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan – AI) tidak hanya meningkatkan daya saing Indonesia melalui inovasi-inovasi yang dihadirkan oleh pelaku usaha ketika mengimplementasikan AI di setiap strateginya, tetapi juga mentransformasi masyarakat menjadi lebih kompetitif melalui perubahan-perubahan yang terjadi di ruang lingkup bisnis. Untuk dapat meraih potensi-potensi tersebut secara menyeluruh, diperlukan elemen pendukung seperti keterampilan sumber daya yang memadai untuk dapat tetap relevan di lingkungan bisnis yang berbasis AI.

Dalam konteks perkembangan teknologi, selain dari berkarya berdasarkan kapabilitas sekarang, kita juga harus bisa melihat peluang apa saja yang muncul pada industri di seluruh dunia. Salah satu topik perbincangan yang sedang hot adalah terkait 4th Industrial Revolution (4IR) atau yang bisa diartikan sebagai revolusi industri ke-4.

 

Istilah revolusi industri ke-4 ini pertama kali dicetuskan oleh Klaus Schwab, beliau adalah ketua yang sedang menjabat dari World Economic Forum. Klaus sering kali mengasosiasikan fenomena revolusi industri ke-4 ini sebagai era mesin kedua dimana mesin sudah mulai menjadi “pintar”. Hal ini ditandakan dengan pencapaian-pencapaian teknologi terbaru dari berbagai bidang dan mulai masuknya teknologi tinggi ke ranah masyarakat umum, bukan hanya dalam bentuk riset saja.

Mengapa AI penting untuk Startup di masa depan?

Bagaimanapun juga, perkembangan bisnis ke arah teknologi digital ini sudah tidak dapat dihindari lagi. Jika tidak ingin tertinggal, maka harus selalu mengikuti trend yang terjadi, serta update terhadap perkembangan teknologi. Saat ini pelaku bisnis tentu dituntut untuk lebih memanfaatkan teknologi dalam berinovasi demi masa depan perusahaan. Selain sebagai strategi mempertahankan bisnis, penggunaan AI dalam bisnis dapat memberikan dampak positif yaitu untuk meningkatkan kualitas pemenuhan kebutuhan dan layanan kepada konsumen.

Dengan kata lain, penggunaan AI dalam bisnis dapat memberikan manfaat yang baik. Karena saat ini trend sedang bergerak ke arah digitalisasi, maka tentu para pemilik bisnis harus mengikutinya. Jika tetap menggunakan metode lama dan tradisional, bukan tidak mungkin perusahaan tersebut akan kalah oleh para pesaingnya. Dimana perusahaan yang lain sudah menggunakan bantuan AI untuk memanage customer service, aplikasi chat, dan lain sebagainya.

 

Berikut merupakan beberapa manfaat dari penggunaan AI dalam bisnis di kutip dari ekrut.com:

 

1. Membantu Promosi menjadi lebih strategis

 

Teknologi AI dapat membantu perusahaan dalam menganalisis jenis dan target promosi yang lebih strategis.

Akses terhadap data yang luas juga memungkinkan perusahaan untuk menggali potensi yang lebih besar melalui pencarian kata kunci, profil pengguna, maupun data online lainnya.

 

2. Teknologi search engine yang lebih pintar

 

Perkembangan teknologi berjalan seiring dengan kepintaran pengguna. Melalui mesin pencari dan media sosial, masyarakat kini bisa menemukan berbagai hal dalam waktu cepat.

Teknologi AI akan membantu dalam pola pencarian pengguna sehingga para digital marketer dapat lebih fokus mendalami area tertentu yang paling diminati

 

3. Lebih efisien

 

Di masa depan, perusahaan dapat memanfaatkan teknologi bot AI untuk menjalankan fungsi customer service sehingga pengeluaran dari segi biaya maupun waktu dapat diminimalisasi.

Teknologi bot juga akan dilengkapi dengan akses informasi dan riwayat pencarian internet yang membuat kinerjanya lebih efisien.

4. Distribusi konten semakin disempurnakan

Para pelaku marketing kini dapat memanfaatkan teknologi AI untuk mengambil data dan menyasar pengguna dalam jangkauan yang lebih luas.

Kamu bahkan dapat menggunakan AI untuk menemukan calon klien yang menjanjikan serta mendistribusikan konten yang berkaitan dengan kebutuhan mereka.

 

5. Pembelajaran yang berkelanjutan

 

Ciri khas AI adalah kemampuannya untuk belajar dan mempelajari hal-hal baru dalam bidang terkait. Melalui fungsi ini, AI dapat belajar untuk hanya menyasar para pengguna maupun klien yang relevan.

Pembelajaran ini akan terus berlanjut dan teknologi AI akan bertambah pintar seiring waktu sehingga proses marketing bisa berjalan dengan lebih efektif.

6. Penghematan biaya pemasaran dalam ROI

Tahukah kamu bahwa artificial intelligence akan membantumu untuk menghemat anggaran pemasaran?

Targetable jauh lebih murah dan didukung AI untuk memberi kamu ROI sebaik mungkin.

AI otomatis menghemat waktu dan biaya pemasaran, sekaligus menjadikan pengalaman pelanggan lebih personal dan efisien. 

 

7. Analisis umpan balik konsumen terhadap produk

 

Teknologi AI dapat digunakan untuk menganalisis komentar maupun tanggapan konsumen terhadap produk yang telah dirilis.

Sebagai contoh, umpan balik maupun keluhan konsumen dapat dideteksi melalui platform media sosial yang populer. Ini akan memudahkan perusahaan dalam mengevaluasi dan mengembangkan produk-produk yang dihasilkan.

Artificial intelligence dalam bidang marketing dapat memudahkan perusahaan dalam menjalankan berbagai fungsi yang memakan waktu dan sumber daya.

Teknologi ini juga dapat mengubah wajah ekonomi dengan merancang produk-produk dan model bisnis baru berdasarkan potensi yang seringkali luput dari pemantauan manusia.

Proses pengembangannya memang akan memakan waktu, tapi hasilnya akan sepadan dengan manfaat yang diperoleh oleh perusahaan. Cepat atau lambat, sinergi teknologi dan kepintaran manusia akan menghasilkan kemajuan yang pesat dalam berbagai bidang yang menerapkannya.

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


WhatsApp chat