Persiapkan Hal Ini Kalo Mau Jadi Game Developer - IDS Digital College

Persiapkan Hal Ini Kalo Mau Jadi Game Developer

Dunia sudah berubah sejak lama, begitu juga game. Dulu, kita udah seneng banget mainan game dalam gembot. Beberapa tahun kemudian kita beralih ke PS atau sekedar game ular-ularan di hp jadul. Sekarang, game ikut canggih seiring semakin kerenya teknologi. 

Game bisa dimainkan melalui komputer dan juga melalui smartphone. Saat koneksi di Indonesia juga semakin stabil, game offline mulai mundur dan digantikan oleh game online. Serunya saat game online mulai muncul adalah, kita bisa berduel dengan orang lain. Jadi tidak selamanya kita bermain game sendirian.

Semakin kesini, game menjadi suatu hal yang profitable.  Game kian menggoda dengan keuntungan yang ditawarkan. Pasar game kian meluas. Dari anak-anak hingga dewasa semua menyukai game. 

Genre dan tipe game juga semakin variatif dan berubah secara dinamis. Beberapa tahun yang lalu, Clash Of Clan masih yang paling ngehits. Tetapi sekarang sudah bermunculan banyak game yang dimainkan secara sendiri maupun berkelompok. 

Dalam pemikiran seseorang yang sangat menyukai dan memainkan game, mungkin pernah bermimpi untuk membuat atau menciptakan game sendiri atau yang disebut game developer. 

Game developer sebenarnya adalah seorang software developer yang memiliki spesialisasi dalam pembuatan video game. Oleh karena itu, kebanyakan posisi game developer ditempati oleh para lulusan ilmu komputer dan teknik informatika.

Namun tidak hanya menguasai kemampuan pemrograman saja, seorang game developer dituntut memiliki citarasa seni serta yang pasti kesukaan pada video game. Pembuatan sebuah video game memang melalui serangkaian proses panjang.

Jika kalian ingin menjadi game developer, kalian harus mempersiapkan hal ini :

  • Game Programmer

Apabila kamu pernah membuat sebuah game dari nol sampai jadi, itu akan menjadi nilai tambah yang tak tergantikan saat kamu melamar pekerjaan menjadi game programmer.

Menguasai setidaknya 1 bahasa pemrograman dan Game Engine. Lakukanlah research mengenai Game Studio yang ingin kamu masuki dan pelajarilah Game Engine yang mereka gunakan. 

Misal, apabila kamu hanya menguasai bahasa pemrograman berbasis web (HTML5), kurang bijak apabila kamu melamar di perusahaan game yang menggunakan Unity Game Engine sebagai engine utama.

  • Game Designer

Seorang game designer perlu memiliki skill komunikasi yang baik. Skill komunikasi tersebut digunakan untuk menyampaikan ide game yang ada di kepalanya kepada tim produksi, dan juga seorang game designer harus bisa mengerti apa yang dikatakan oleh tim produksi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.

Sebagai seorang game developer, kamu akan merancang, membuat, dan menghidupkan sebuah dunia virtual baru yang penuh dengan strategi, intrik, dan animasi visual.

Oleh karena itu, kamu harus memiliki kreativitas yang tinggi untuk bisa mendesain sebuah video game yang unik, menarik secara visual, dan menggelitik para penikmat game untuk semakin penasaran memainkannya.

Seorang game developer harus mampu membangun plot cerita yang menantang gamers, mendorong mereka untuk membeli game baru yang dirilis untuk distribusi publik.

Selain cerita, para tokoh atau karakter juga menjadi daya tarik yang penting bagi sebuah video game. Karakter utama yang atraktif biasanya menjadi pusat dari cerita sebuah game.

Karakter yang menarik dan related dengan pribadi gamer akan menarik mereka untuk terus memainkan game tersebut dan menyelesaikan semua tantangan.

Selain kreativitas dalam mendesain cerita dan karakter, seorang video game developer harus memiliki perhatian tinggi pada detil desain.

Desain sebuah video game memiliki banyak komponen yang harus diperhatikan, seperti warna, tekstur, pakaian, dan latar belakang lingkungan.

  • Artist (2D Artist D Artist, Sound Artist)

Apabila kamu seorang artist, portofolio adalah hal yang paling penting saat kamu melamar kerja ke game studio. Banyaklah berkarya dengan cara menggambar, lalu tambahkan karyamu ke dalam portofolio. 

Begitu juga dengan 3D Artist, buatlah berbagai macam 3D model. Untuk Sound Artist, buatlah banyak aransemen musik.Satu hal yang perlu diingat. Kualitas dibanding kuantitas. Dibanding memenuhi portfolio kalian dengan karya yang kurang bagus, sebaiknya pilihlah Top 10 dari karya terbaik kalian untuk dimasukkan ke dalam portfolio.

  • Quality Assuranc

Untuk bisa menjadi quality assurance yang paling dibutuhkan adalah pengalaman bekerja. Anda bisa mulai dengan bekerja praktek/magang di studio game. Banyak studio game yang menerima part timer untuk quality assurance.

Yang paling penting dalam melamar menjadi quality assurance adalah kamu bisa menjelaskan metode dan disiplin apa yang kamu gunakan dalam pengetesan game sehingga nantinya di dalam game tidak ada bug/error.

  • Berbagai Skill Kerja

Seorang game developer dituntut untuk memiliki berbagai kemampuan sekaligus dalam bekerja. Untuk melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrograman, kamu harus memiliki kemampuan problem solving yang kuat, terutama dalam membuat dan mengoreksi berbagai error dalam kode yang telah dibuat.

Tidak hanya keahlian teknis yang mumpuni, seorang game developer harus mampu menunjukkan etos kerja yang baik, terutama dalam bekerja dalam sebuah tim. Seorang game developer dituntut untuk mengatur waktunya dengan baik dalam mengejar deadline pekerjaan yang diberikan.

Selain itu, seorang game developer harus memiliki kemampuan untuk mengatur sumber daya yang dimiliki serta mengoperasikan peralatan-peralatan video dan audio.

  • Suka Bermain Game

Menjalani hobi yang dibayar adalah pekerjaan impian bagi banyak orang. Perusahaan pengembang video game sudah menerapkan hal ini. Dalam proses recruitment mereka tidak hanya mencari para game developer yang mumpuni dalam skill, tapi juga seorang maniak video game.

Bekerja menjadi seorang game developer memang bukanlah pekerjaan yang bisa cocok dengan semua orang. Pekerjaan ini memiliki tekanan deadline yang tinggi, menuntut kesempurnaan dan improvement yang berkelanjutan. Jika bermain game adalah hobimu, kamu akan lebih menikmati setiap aktivitas, tugas, dan bahkan tekanan yang kamu hadapi sehari-hari sebagai seorang game developer.

Selain itu, seorang game developer yang memang menggemari bermain game akan lebih mudah memahami selera para gamer, baik dari sisi plot cerita, karakter, cara bermain, serta desain audio dan visual.

Itu tadi hal yang harus kamu persiapkan untuk menjadi seorang game developer. Bekerja di dunia video game memang memberikan pengalaman yang menarik untukmu. Tapi sebelum kamu bekerja, pastikan kamu menguasai kualifikasi kompetensi yang dibutuhkan.

Belajarlah dengan tekun dan terus berlatih untuk bisa menguasai kemampuan teknis seperti pemrograman. Selain itu, tingkatkan soft skill untuk mendukung hard skill yang sudah kamu pelajari di bangku kuliah. Dan yang terpenting, jangan lupa tetap bermain video game!

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


WhatsApp chat