Siapa Aja Sih Startup Unicorn Indonesia di 2020? Berikut Daftarnya! - IDS Digital College

Siapa Aja Sih Startup Unicorn Indonesia di 2020? Berikut Daftarnya!

Berdasarkan startup report 2019, ada beberapa startup yang menonjol dan berhasil masuk ke dalam jejeran daftar Unicorn Indonesia 2020. Unicorn sendiri merupakan sebutan yang diberikan kepada para startup yang telah memiliki nilai valuasi di atas 1 miliar dollar AS atau setara dengan 14,1 triliun. Terdapat 6 startup yang masuk jejeran tersebut. Kira-kira apa saja ya? Simak daftarnya, yuk!

 

Gojek

Urutan pertama ada Gojek yang berdiri pada tahun 2010 oleh Nadiem Makarim, Kevin Aluwi, dan Michaelangelo Moran. Gojek mendapatkan gelar Unicorn pertamanya di tahun 2017 dan dua tahun setelahnya berubah menjadi ‘Decacorn’. Bahkan, valuasinya pun diperkirakan telah mencapai  $9,5 miliar. Awalnya, perusahaan rintisan ini berdiri dengan menyediakan layanan ojek motor panggilan melalui call center.

 

Seiring dengan perkembangannya, kini Gojek memperluas layanannya. Tidak hanya bergerak di bidang transportasi seperti Go Ride dan Go Car, tapi juga Go Food, Go Send, Go Massage, dan lain-lain. Selain Indonesia, Gojek juga sudah berhasil memasuki pasar di beberapa negara di Asia Tenggara, di antaranya Thailand, Vietnam dan Singapura. Sedangkan, untuk negara Malaysia dan Filipina masih dalam tahap pematangan.

 

Tokopedia

Berikutnya datang dari startup e-commerce Tokopedia yang dikabarkan tengah mengumpulkan pendanaan putaran baru (fundraising) pada akhir tahun 2019 lalu. Nilai yang ditargetkan mencapai angka $1,5 miliar atau setara 21,1 triliun Rupiah. Sepanjang tahun 2019 pun Tokopedia mengumumkan bahwa GMV telah tembus di angka 222 triliun rupiah. Besar kemungkinan bahwa dana tambahan yang dikumpulkan akan dialihkan untuk fokus dalam meningkatkan traksi perusahaan, sebelum akhirnya miliki keuangan yang “hijau” dan IPO.

 

Traveloka

 

Kamu yang suka bepergian dan membeli tiket atau pesan hotel pasti sudah tidak asing lagi dengan Traveloka. Startup yang didirikan oleh Ferry Unardi, Albert Zhang, dan Derianto Kusuma berdiri sejak tahun 2012. Keberadaannya pun menjadi startup travel di Asia Tenggara yang menjabat status Unicorn. Saat ini, Traveloka telah berekspansi di tujuh negara. Fokus layanannya pun diperluas dan tidak hanya seputar akomodasi juga transportasi.

 

Ovo

Valuasi OVO senilai US$ 1 miliar dan berhasil memasuki jajaran Startup Unicorn Indonesia di tahun 2020. Startup besutan Grup Lippo ini menyediakan layanan layanan pembayaran elektronik. Menurut Fintech Report Indonesia tahun 2019, OVO menjadi e-wallet yang populer dan menempati posisi kedua sebagai dompet digital yang paling sering digunakan. Layanan yang ditawarkan berhasil mencuri perhatian. Tak heran, pada Startup Report 2018 yang disusun DSResearch,  Ovo ditempatkan sebagai calon terdekat untuk status unicorn, di antara jajaran startup yang memiliki valuasi di atas $100 juta.

 

Bukalapak

E-commerce lainnya yang juga berhasil meraih gelar Unicorn datang dari Bukalapak. Menginjak tahun 2017, valuasinya mencapai lebih dari US$1 miliar (sekitar Rp13,5 triliun) dan menyandang status unicorn menyusul Gojek, Traveloka, juga Tokopedia. Tokoh di balik berdirinya Bukalapak, yaitu Achmad Zaky bersama dua orang temannya, Nugroho Herucahyono dan Fajrin Rasyid. Lahir sejak 2010, kini perusahaan ini mencapai milestone dengan lebih dari 70 pengguna dan kunjungan ke aplikasi tembus 420 juta kali per bulan. Tercatat ada lima juta pelapak dan tiga juta Mitra Bukalapak telah bergabung.

 

JD.id

Masih di bidang e-commerce, JD.id memiliki valuasi yang besar, yaitu melebihi US$1 miliar. Pertama kali beroperasi pada November 2015, situs Bukalapak merupakan hasil kerja sama strategis antara raksasa e-commerce Tiongkok JD.com dan private equity Provident Capital. Berbeda dengan Bukalapak dan Tokopedia yang berfokus pada program kemitraan, JD.id lebih berfokus dalam memperkuat logistik.

 

Itu tadi deretan startup di Indonesia yang berhasil memperoleh gelar Unicorn. Kamu pasti juga tidak asing dengan keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut kan? Yuk, cari tahu lebih dalam soal dunia digital dengan kuliah jurusan Teknik Informatika di IDS College!

Posted in: News


WhatsApp chat