Transformasi Layanan di Sektor Perbankan: Otomasi Keuangan - IDS Digital College

Transformasi Layanan di Sektor Perbankan: Otomasi Keuangan

Perubahan yang terjadi di era digital ini mau tidak mau memaksa banyak sektor industri ikut mengalami perubahan. Yang tadinya offline hampir semua berubah ke arah digital. Salah satunya bidang perbankan.

 

Kini bidang perbankan mengalami transformasi dari segi model bisnis, angkatan kerja, proses, dan jasa ke arah digital. Perubahan ini harus dilakukan jika tidak ingin kalah dalam berkompetisi. Perbankan yang terlambat mengaplikasikan digitalisasi akan kalah dari segi manajemen risiko maupun biaya.

 

Dilansir dari cloudcomputing.id, di era revolusi industri 4.0 ini, pebisnis dihadapkan pada kebutuhan akan layanan keuangan dan perbankan yang mampu mengimbangi perubahan cepat dalam perkembangan usaha. Hal ini sesuai dengan riset yang ditulis oleh firma konsultan keuangan global McKinsey dengan judul “The Transformative Power of Automation in Banking”.

 

Mckinsey membuat prediksi bahwa tren otomasi akan terjadi di masa depan dalam waktu dekat. Riset itu ditulis pada tahun 2017 dimana perusahaan besar secara bersamaan telah melakukan uji coba pemanfaatan tentang AI (Artificial Intelligence) dan otomasi untuk melihat sejauh apa AI mampu mempengaruhi proses bisnis.

 

Dalam mengatasi perubahan yang terjadi, ada yang namanya “Transformasi ABC” di dunia perbankan. A (Automation) atau otomasi, B (Big Data dan Analitik), dan C (Cloud Computing). Yang artinya, dengan Automation akan memungkinkan layanan bank bergerak dengan cepat dan otomatis. Terutama dalam pengambilan keputusan yang menyangkut layanan keuangan nasabah.

 

Proses otomatisasi ini akan mempermudah dan mempercepat pekerjaan dan layanan yang dibutuhkan oleh nasabah ketimbang melalui proses manual. Selain itu, dengan adanya transformasi perubahan digitalisasi dan otomatisasi membuat peningkatan efisiensi kerja.  Meminimalisir proses kerja manual yang membutuhkan banyak tahapan maupun sumber daya manusia.

 

Selain itu dengan otomasi bisa dengan lebih mudah mendeteksi adanya fraud lebih dini melalui pemrograman yang dilakukan oleh software atau mesin. Sehingga bisa membuat perubahan juga dalam manajemen resiko.

 

Dengan adanya pandemi COVID-19 ini juga mendorong ke perubahan digital yang lebih maju. Perintah untuk social distancing dan work from home membuat banyak perubahan revolusi dalam berbagai macam sektor industri termasuk perbankan.

 

Diyakini bahwa pandemi ini menimbulkan munculnya gelombang kedua dalam proyeksi yang dibuat oleh McKinsey tentang penggunaan otomasi. Dimana kebutuhan akan otomasi dan digitalisasi kian mendesak lantaran proses pertemuan tatap muka dan transaksi manual yang dibatasi. Orang lebih nyaman untuk melakukan semuanya serba cepat tanpa harus melakukan kontak. Mereka merasa lebih terjamin keamanannya sesuai dengan protokol yang ditetapkan oleh pemerintah.

 

Kebutuhan layanan digital dan otomasi ini membuat banyak perubahan cukup drastis sehingga mau tak mau setiap sektor industri harus mau beradaptasi dengan cepat. Sektor perbankan telah memahami akan hal ini sehingga selalu berusaha untuk melakukan transformasi sesuai dengan kebutuhan nasabah.

 

Karena semua sektor industri mengalami perubahan dengan cepat, kamu yang tertarik dengan bisnis dalam dunia digital, bisa ambil Jurusan Teknik Informatika  di Ids Digital Collage.

Posted in: News


error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

WhatsApp chat