Xiaomi Mi 360 Home Security Terbukti Lindungi Cyber Security Indonesia - IDS Digital College

Xiaomi Mi 360 Home Security Terbukti Lindungi Cyber Security Indonesia

Perkembangan teknologi memberikan berbagai dampak kepada manusia. Hadirnya teknologi dapat membantu kinerja manusia dan dapat mendukung mobilitas yang tinggi. Negatifnya, dapat memicu kebocoran informasi dan privasi pengguna, terutama untuk pemakaian smartphone serta teknologi berbasis perangkat lunak. Namun, kamu tak perlu khawatir akan hal itu. Kebocoran data pribadi dapat diatasi dengan adanya cyber security. Tugas dari cyber security ini melindungi dan memantau data dalam sumber daya claud yang berbasis perangkat lunak. Selain itu, ada banyak aplikasi yang telah mengantongi sertifikasi keamanan pengguna dari British Standard Institution (BSI). Salah satunya Mi 360 Home Security Camera 2K dan aplikasinya. Mi 360 Home Security ini merupakan perangkat kamera keamanan untuk rumah yang diproduksi oleh Xiaomi. Perangkat tersebut hadir dengan dukungan resolusi video 2K yang dapat memudahkan pengguna mempertahankan detail berharga pada video. Resolusi yang tinggi ini pula memungkin pengguna bisa memotong atau meng-crop gambar lebih banyak untuk melihat objek lebih kecil. Mi 360 Home Security memiliki lensa f/14 yang juga berfungsi baik saat kondisi minim cahaya. Bahkan dalam keadaan gelap, kamera ini tetap berfungsi karena dilengkapi lampu LED inframerah. Fitur AI ini dapat mendeteksi orang atau gerakan yang ada di depan atau di jangkauan kamera. Video yang direkam oleh kamera keamanan ini disimpan di microSD dengan kapasitas 16GB dan 32 GB. Produk yang diluncurkan pada Februari 2021 ini telah mendapatkan sertifikasi BSI yaitu Kitemark Certification for Residential IoT Devices. Sertifikasi tersebut membuktikan jika produk Xiaomi menjalankan praktik keamanan terbaik dalam melindungi privasi dan informasi pengguna. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, Xiaomi telah melakukan pengujian teknis dan keamanan berdasarkan standar EN303645 yang dikeluarkan oleh Institut Standar Telekomunikasi Eropa (ETSI). Selain itu, aplikasi Xiaomi Home juga mendapatkan sertifikasi Kitemark Certification for Secure Digital Applications. Sertifikasi ini menjadi bukti keamanan data pengguna terjamin. Selain Itu juga memudahkan pengguna untuk mengidentifikasi produk ekosistem yang aman dan bisa dipercaya. Lewat aplikasi Mi Home, pengguna bisa mengakses kamera lewat internet. Tentunya jika kamera juga terhubung ke router yang terhubung ke internet. Keamanan informasi dan pengguna untuk perangkat Xiaomi Mi 360 ini sangat menjanjikan. Keamanan siber atau cyber security tidak melindungi pada perangkat lunak saja. Namun, juga pada jaringan, server, hingga komputer yang rentan terkena serangan-serangan jahat. Indonesia sendiri termasuk negara paling rentan dan rawan terhadap kejahatan siber atau cyber crime, mengingat pertumbuhannya sangat cepat. Cyber security Indonesia juga menggerakkan seluruh kemampuan, tapi kasus kejahatan masih saja terjadi. Kamu pun bisa menjadi salah satu orang yang dapat memproteksi keamanan data dan informasi dari kejahatan siber. Caranya dengan mempelajari ilmu tentang cyber security. Salah satu jurusan yang membahas tentang keamanan siber yaitu Jurusan Teknik Informatika. Kamu bisa mempelajari pembelajaran keamanan serta kejahatan siber dengan kuliah di IDS Digital College. Untuk informasi selengkapnya mengenai pendaftaran bisa mengunjungi website IDS DC.

Perkembangan teknologi memberikan berbagai dampak kepada manusia. Hadirnya teknologi dapat membantu kinerja manusia dan dapat mendukung mobilitas yang tinggi. Negatifnya, dapat memicu kebocoran informasi dan privasi pengguna, terutama untuk pemakaian smartphone serta teknologi berbasis perangkat lunak. 

Namun, kamu tak perlu khawatir akan hal itu. Kebocoran data pribadi dapat diatasi dengan adanya cyber security. Tugas dari cyber security ini melindungi dan memantau data dalam sumber daya claud yang berbasis perangkat lunak. Selain itu, ada banyak aplikasi yang telah mengantongi sertifikasi keamanan pengguna dari British Standard Institution (BSI). Salah satunya Mi 360 Home Security Camera 2K dan aplikasinya.

Mi 360 Home Security ini merupakan perangkat kamera keamanan untuk rumah yang diproduksi oleh Xiaomi. Perangkat tersebut hadir dengan dukungan resolusi video 2K yang dapat memudahkan pengguna mempertahankan detail berharga pada video. Resolusi yang tinggi ini pula memungkin pengguna bisa memotong atau meng-crop gambar lebih banyak untuk melihat objek lebih kecil. 

Mi 360 Home Security memiliki lensa f/14 yang juga berfungsi baik saat kondisi minim cahaya. Bahkan dalam keadaan gelap, kamera ini tetap berfungsi karena dilengkapi lampu LED inframerah. Fitur AI ini dapat mendeteksi orang atau gerakan yang ada di depan atau di jangkauan kamera. Video yang direkam oleh kamera keamanan ini disimpan di microSD dengan kapasitas 16GB dan 32 GB. 

Produk yang diluncurkan pada Februari 2021 ini telah mendapatkan sertifikasi BSI yaitu Kitemark Certification for Residential IoT Devices. Sertifikasi tersebut membuktikan jika produk Xiaomi menjalankan praktik keamanan terbaik dalam melindungi privasi dan informasi pengguna. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, Xiaomi telah melakukan pengujian teknis dan keamanan berdasarkan standar EN303645 yang dikeluarkan oleh Institut Standar Telekomunikasi Eropa (ETSI). 

Baca Juga: Cara Cyber Security Indonesia Lawan Hacker Mobile Banking

Selain itu, aplikasi Xiaomi Home juga mendapatkan sertifikasi Kitemark Certification for Secure Digital Applications. Sertifikasi ini menjadi bukti keamanan data pengguna terjamin. Selain Itu juga memudahkan pengguna untuk mengidentifikasi produk ekosistem yang aman dan bisa dipercaya. Lewat aplikasi Mi Home, pengguna bisa mengakses kamera lewat internet. Tentunya jika kamera juga terhubung ke router yang terhubung ke internet. 

Keamanan informasi dan pengguna untuk perangkat Xiaomi Mi 360 ini sangat menjanjikan. Keamanan siber atau cyber security tidak melindungi pada perangkat lunak saja. Namun, juga pada jaringan, server, hingga komputer yang rentan terkena serangan-serangan jahat. Indonesia sendiri termasuk negara paling rentan dan rawan terhadap kejahatan siber atau cyber crime, mengingat pertumbuhannya sangat cepat. Cyber security Indonesia juga menggerakkan seluruh kemampuan, tapi kasus kejahatan masih saja terjadi.

Kamu pun bisa menjadi salah satu orang yang dapat memproteksi keamanan data dan informasi dari kejahatan siber. Caranya dengan mempelajari ilmu tentang cyber security. Salah satu jurusan yang membahas tentang keamanan siber yaitu Jurusan Teknik Informatika. Kamu bisa mempelajari pembelajaran keamanan serta kejahatan siber dengan kuliah di IDS Digital College. Untuk informasi selengkapnya mengenai pendaftaran bisa mengunjungi website IDS DC.

Posted in: News



    error

    Enjoy this blog? Please spread the word :)

    WhatsApp chat