4 Cara Mengatasi Cemas dan Stres Dalam Bekerja
4 Cara Mengatasi Cemas dan Stres Dalam Bekerja
Pada dasarnya, bekerja memang bukan hal yang menyenangkan. Barangkali karena itu banyak orang juga tidak menyukai hari senin, hari di mana kita harus kembali bekerja setelah berlibur di akhir pekan. Namun, kita semua pasti pernah merasa malas, tidak termotivasi, dan berujung pada penundaan pekerjaan. Jika hal tersebut terjadi dalam jangka panjang dan tidak kunjung membaik, bisa jadi kamu sebenarnya sedang mengalami cemas dan stres. Nah, artikel ini akan membahas bagaimana cara mengatasi cemas dan stres dalam bekerja, baca sampai habis ya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), 1 dari 13 orang di dunia menderita gangguan kecemasan dan stres dalam bekerja. Ini merupakan gangguan mental yang paling umum di dunia.
Tambahan dari laporan Healthline mengungkapkan jika 1 dari 3 karyawan, terutama yang bekerja di perusahaan besar sering mengalami gangguan kecemasan dan stres.
Menurut Naomi Torres-Mackie, psikolog klinis di Lenox Hill Hospital menyatakan bahwa mungkin kecemasan sosial menjadi alasan utama mengapa banyak orang stres saat bekerja.
Kecemasan bisa ditandai dengan perasaan gelisah dan khawatir. Sementara dari kondisi fisik, gejala cemas ditandai dengan kondisi pusing, mulut kering, sakit kepala, dan lainnya.
Namun, kecemasan dan stres merupakan hal normal. Orang seringkali mengalami cemas ketika seseorang merasa tidak yakin dapat menghadapi permasalahan tertentu. Kamu selalu bisa mengatasi rasa cemas dan stres dengan cara-cara berikut ini:
- Terima Perasaanmu
Rasa cemas dan stres akan terasa jauh lebih buruk jika kamu tidak menerima dan malah menyangkal perasaan tersebut. Menerima perasaan cemas dan stres yang kamu rasakan bisa membantu menenangkan otak.
Akui dan terima perasaan cemas tersebut, meski kedua perasaan tadi tidak enak kamu rasakan. Jangn anggap ada sesuatu yang salah dengan diri sendiri ketika merasa cemas, khawatir, atau gugup ketika bekerja. Hal tersebut normal dan banyak orang merasakannya juga.
- Identifikasi Pemicunya
Selanjutnya, ketika kamu sudah bisa menerima kecemasan dan stres yang kamu rasakan, kamu dapat mencari tahu asal datangnya perasaan tersebut.
Amati kapan dan situasi seperti apa yang memicu kecemasan kamu, buat daftarnya. Kemudian periksa apakah kondisi dan situasi apa yang dapat kamu tangani dan yang tidak.
Mengidentifikasi pemicu cemas dan stres dapat membantu kamu menemukan strategi yang terbaik untuk menanganinya di masa depan.
- Ambil Tindakan untuk Kelola Perasaan Tersebut
Kamu telah mengetahui pemicu perasaan cemas dan stres yang kamu rasakan. Langkah selanjutnya adalah mengambil tindakan untuk mengelola perasaan tersebut.
Sadari hal-hal yang masih dalam kendalimu dan fokus terhadapnya. Kamu dapat mencoba membuat daftar kegiatan secara rinci dan lakukan secara rutin. Cara ini akan membantu kamu mengatur diri agar tetap tenang.
Jika rasa cemas datang kembali, kamu dapat mencoba mengatur ritme pernapasan. Perlambat alur napas, dan itu akan mengirim pesan ke otak agar kamu lebih tenang dan kecemasan yang kamu rasakan berkurang
- Seimbangkan dengan Gaya Hidup Sehat
Fisik dan mental saling mempengaruhi satu sama lain. Ketika mental kamu terganggu, fisik akan ikut merasakan sakit. Berlaku pula sebaliknya, jika kondisi fisikmu buruk, maka akan meningkatkan risiko kesehatan mental kamu.
Ikuti gaya hidup sehat untuk menghindari perasaan cemas dan stres. Kamu bisa memulainya dengan olahraga serta memperbaiki pola makan.
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga rutin akan mempengaruhi pelepasan dan penyerapan bahan kimia bernama endorfin di otak. Hormon endorfin ini berguna untuk menghilangkan rasa sakit alami dan juga menciptakan rasa senang.
Nutrisi yang baik yang masuk ke perut juga mempengaruhi perasaan seseorang. Setiap makanan yang kamu konsumsi dapat mempengaruhi perkembangan, pengelolaan, dan pencegahan berbagai kondisi kesehatan mental.
Kesimpulan
Itulah 4 cara yang dapat kamu terapkan untuk mengatasi rasa cemas dan stres yang kamu rasakan ketika bekerja. Ambil sedikit dari waktu kamu untuk menerapkan langkah-langkah di atas.
Terima perasaan cemas dan stress yang kamu rasakan, identifikasi datangnya perasaan tersebut dan catat satu per satu, serta ambil tindakan untuk menghadapinya, seperti membuat daftar jadwal kegiatan secara mendetail.
Dengan begitu kamu dapat meningkatkan produktivitas ketika bekerja. Kamu tidak perlu lagi melabeli diri sebagai pemalas.
Jadi kamu sudah tau kan bagaimana cara mengatasi cemas dan stres dalam bekerja, Semoga artikel ini bermanfaat.
Sumber: 1000startupdigital.id

