4 Kunci Bagi Startup dalam Menentukan Harga Jual - IDS Digital College

4 Kunci Bagi Startup dalam Menentukan Harga Jual

Semakin berkembangnya zaman, semakin banyak perusahaan startup yang menjamur. Seperti yang disebutkan oleh wikipedia, startup adalah perusahaan rintisan yang merujuk pada semua perusahaan yang belum lama beroperasi. Sebagian besar perusahaan startup merupakan perusahaan yang baru didirikan dan berada dalam fase pengembangan juga penelitian untuk menemukan pasar yang tepat. 

Meskipun disebutkan dengan bisnis yang baru berkembang dan bisa merujuk ke perusahaan manapun, namun bisnis startup ini lebih populer dan identik dengan bisnis yang bergelut di bidang teknologi, web dan internet. Di indonesia sendiri perkembangan bisnis startup cukup bagus dalam beberapa tahun terakhir. Setiap tahun banyak perusahaan-perusahaan startup bermunculan yang juga memberikan kesempatan dengan lowongan kerja yang terbuka luas.

Dikutip dari dailysocial.net, startup di indonesia dibagi dalam tiga kelompok besar. Yaitu perusahaan startup untuk pencipta game, startup aplikasi edukasi, dan startup e commerce dan informasi. Hal ini terjadi karena pengguna internet di indonesia yang semakin naik dari tahu ke tahun, ditambah sifat masyarakat indonesia yang konsumtif sudah mulai menggunakan lapak e-commerce untuk melakukan transaksi jual beli terlebih lagi di masa pandemi COVID 19 ini. 

Dengan berkembangnya internet dan smartphone, perusahaan startup bisa meraup banyak keuntungan di masa kini. Namun bagaimanakah mengelola perusahaan startup yang baik agar bisa terus bertahan dan tidak mudah tenggelam? Kamu tidak perlu khawatir, yuk simak 4 kunci bagi perusahaan startup dalam menentukan harga jual produknya agar tidak kalah saing di pasaran dan bisa bertahan lama di bidang ini. 

1. Brand Value
Sebagai sebuah perusahaan startup baru, kamu harus bisa mendapatkan kepercayaan dalam mempromosikan brand value atau nilai merek dari perusahaanmu. Kesadaran para target pasar tentang brand perusahaan merupakan kunci keberhasilan perusahaan manapun. Untuk bisa menyadarkan orang akan brand startup kamu, kamu bisa menggunakan jasa pr, promosi baik melalui internet atau word of mouth (dari mulut ke mulut). Ketika orang telah sadar akan adanya brand kamu, mereka akan tergerak untuk tertarik dan mencobanya menggunakan bran startup kamu. 

2. Lihat Persaingan Pasar
Akan sedikit lebih mudah bagi para perusahaan startup yang memulai usahanya dengan mengikuti menjual produk yang sudah ada. Namun akan terlihat sedikit menakutkan bagi perusahaan startup yang memulai dengan ide suatu produk yang baru. Karena mereka harus benar-benar memastikan produk baru tersebut cocok dengan pasar yang akan di target, juga harus meyakinkan investor akan persaingan di pasar dan kematangan produk. Juga meyakinkan pasar tentang produk mereka sehingga bisa mendapatkan konsumen. 

3. Iklan dan Pembayaran
Memang masyarakat banyak yang menyukai aplikasi dan situs yang gratis, namun beberapa investor terkadang menginginkan adanya fitur berbayar baik di aplikasi sosial media, game, hingga aplikasi kencan. Karena itu meskipun terdapat beberapa fitur yang dapat gratis digunakan biasanya beberapa aplikasi akan memberikan fitur premium yang berbayar. Untuk sosial media dan situs-situ yang tidak memungkinkan untuk terdapat fitur premium, pembayaran biasanya bisa dilakukan dengan cara menaruh slot iklan. 

4. Pahami Model Bisnis
Dengan memahami model bisnis startup yang kamu geluti, kamu akan bisa memilah mana sekiranya investor yang cocok. Juga memudahkan perusahaan kamu untuk membidik target pasar yang tepat dan menentukan harga jual yang dapat bersaing di pasaran. Jangan lupa melihat harga jual yang diberikan kompetitor untuk membandingkan keuntungan dan kelebihan menggunakan produk kamu dari pada produk kompetitor namun dengan harga yang masuk akal dan bisa diterima oleh konsumen. 

Posted in: News

Comments (No Responses )

No comments yet.


WhatsApp chat